Breaking

Integrasi Layanan Bawa OCBC Sekuritas Raih Penghargaan BIA 2026

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 03 Juli 2026
Integrasi Layanan Bawa OCBC Sekuritas Raih Penghargaan BIA 2026
ILUSTRASI, Betty Goenawan menerima penghargaan The Most Integrated Investment Ecosystem dari Bisnis Indonesia Awards 2026. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – PT OCBC Sekuritas Indonesia sukses mengamankan penghargaan The Most Integrated Investment Ecosystem pada pergelaran Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026 yang dilaksanakan di Hotel Raffles, Jakarta, pada hari Kamis (2/7/2026).

Apresiasi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Strategis Bisnis Indonesia Group, Maria Yuliana Benyamin, bersama Kepala Divisi Pemberitaan Bisnis Indonesia Group, Setyardi Widodo, dan diterima langsung oleh President Director PT OCBC Sekuritas Indonesia, Betty Goenawan.

Penghargaan ini diperoleh atas kesuksesan OCBC Sekuritas Indonesia dalam menciptakan ekosistem investasi yang terpadu secara menyeluruh, yang mengombinasikan layanan sekuritas, perbankan, serta platform digital demi memberikan pengalaman investasi yang seamless bagi para nasabah ritel maupun institusi di Indonesia.

BIA sendiri merupakan pergelaran tahunan yang diinisiasi oleh Bisnis Indonesia Group sejak tahun 2002 sebagai wujud apresiasi terhadap performa gemilang emiten dan korporasi di Tanah Air. Pada penyelenggaraan BIA tahun ini, tema yang diposisikan adalah Where Growth Meets Strength.

Penghargaan diserahkan kepada deretan korporasi dengan performa terbaik berdasarkan hasil penilaian dewan juri, yang di antaranya meliputi Ketua Dewan Juri BIA 2026 sekaligus Senior Economist di Creco Research Raden Pardede, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Eduardus Tandelilin, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih, serta Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo.

OCBC Sekuritas dinilai memiliki keunggulan pada kategori ini karena strategi mereka dalam membentuk konektivitas layanan investasi lintas platform, yang dimulai dari perdagangan efek, riset pasar, hingga kolaborasi dengan ekosistem digital serta perbankan grup OCBC. 

Berstatus sebagai anggota Bursa Efek Indonesia, perusahaan ini mengantongi izin ganda sebagai perantara perdagangan efek dan penjamin emisi efek, sehingga dapat menyediakan solusi investasi pasar modal sekaligus pembiayaan ekuitas dan utang untuk nasabah perorangan maupun perusahaan.

Salah satu perwujudan nyata dari strategi penyatuan ekosistem ini tampak dari kemitraan strategis bersama PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) yang diresmikan pada bulan Januari 2026. 

Melalui kolaborasi ini, para pengguna platform Makmur sekarang bisa mengakses instrumen saham serta reksa dana di dalam satu aplikasi tunggal, yang memperluas keterlibatan para investor ritel di pasar modal nasional.

Konektivitas ekosistem OCBC Sekuritas ini juga terintegrasi dengan kapabilitas grup OCBC secara lebih meluas. Bersama PT Bank OCBC NISP Tbk dan PT Great Eastern Life Indonesia (GELI), OCBC Sekuritas masuk ke dalam rantai pelayanan yang meliputi sektor perbankan, pasar modal, hingga asuransi jiwa dalam satu kesatuan ekosistem wealth management yang terhubung secara digital.

Lini bisnis wealth management grup OCBC sendiri mengukuhkan pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) di angka 29% sepanjang periode 2022 sampai Desember 2025, dengan nominal total aset kelolaan menembus lebih dari Rp120 triliun. 

Porsi transaksi kekayaan lewat saluran digital mengalami kenaikan dari 30% di tahun 2024 menjadi 44% pada tahun 2025, sedangkan volume transaksi obligasi melalui platform digital melesat 89% secara tahunan.

OCBC Sekuritas berstatus sebagai anak perusahaan dari OCBC Bank Singapura, yang merupakan grup layanan keuangan terbesar kedua di Asia Tenggara ditinjau dari aspek aset, dengan peringkat kredit Aa1 dari Moody's serta AA- dari Fitch dan S&P.

Grup OCBC mengoperasikan lebih dari 400 kantor cabang di sembilan negara, termasuk Singapura, Malaysia, Indonesia, Vietnam, Thailand, China, Hong Kong, Makau, dan Taiwan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua