Breaking

Dorong Green Mining PTRO Sediakan Gardu Pengisian Daya Listrik

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 03 Juli 2026
Dorong Green Mining PTRO Sediakan Gardu Pengisian Daya Listrik
ILUSTRASI, PT Petrosea Tbk. menandatangani perjanjian sewa gardu listrik untuk mendukung kendaraan listrik di area tambang. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Emiten jasa pertambangan PT Petrosea Tbk. (PTRO) Memperkuat implementasi praktik pertambangan hijau (green mining) melalui pembangunan infrastruktur pendukung kendaraan listrik di area operasional tambang.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Sewa Menyewa Gardu Listrik (substation) untuk pengisian daya kendaraan listrik antara Petrosea dan PT Chandra Investa Prima, anak usaha PT Chandra Daya Investasi Tbk., pada 30 Juni 2026.

Infrastruktur tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional proyek pertambangan di area tambang milik PT Multi Tambangjaya Utama yang berlokasi di Ugang Sayu, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Presiden Direktur Petrosea Michael mengatakan penyediaan infrastruktur kendaraan listrik merupakan bagian dari strategi perseroan dalam mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan sekaligus menekan emisi karbon dari aktivitas operasional.

"Kehadiran infrastruktur kendaraan listrik akan memperkuat keandalan dan efisiensi operasional perusahaan, sekaligus berkontribusi pada penurunan intensitas emisi karbon melalui penggunaan teknologi yang lebih bersih dan efisien," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menurut Michael, inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari upaya dekarbonisasi operasional melalui peningkatan efisiensi energi dan pengurangan emisi gas rumah kaca.

Selain itu, Petrosea menyatakan dukungannya terhadap pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik yang menjadi salah satu proyek strategis nasional. 

Perseroan berharap penerapan infrastruktur tersebut dapat menciptakan operasional pertambangan yang lebih efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan. 

Ke depan, perusahaan menilai implementasi teknologi kendaraan listrik juga akan memperkuat kontribusi terhadap para pemangku kepentingan dengan tetap mengedepankan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Sebagai informasi, Petrosea merupakan perusahaan jasa pertambangan terintegrasi yang menyediakan layanan mulai dari engineering, procurement and construction (EPC), jasa pertambangan, engineering, procurement, construction and installation (EPCI) lepas pantai, hingga logistik untuk sektor pertambangan serta minyak dan gas di kawasan Asia Pasifik dan Oseania. 

Perseroan menyebut seluruh aktivitas operasional didukung penerapan standar keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan (K3L), serta prinsip operational excellence, continuous improvement, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua