Breaking

Semester I-2026, Hartadinata Catat Lonjakan Penjualan Emas

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Selasa, 04 Agustus 2026
Semester I-2026, Hartadinata Catat Lonjakan Penjualan Emas
Ilustrasi Penjualan emas PT Hartadinata Abadi naik 46,74 persen semester I-2026. (sumber foto: NET)

JAKARTA – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) membukukan kinerja keuangan solid semester I-2026. Pendapatan naik 124,61 persen YoY ke Rp 33,80 triliun, sementara laba bersih melonjak 100,86 persen YoY ke Rp 700,01 miliar.

Pertumbuhan didukung penjualan emas murni 13 ton, naik 46,74 persen YoY, dengan average selling price Rp 2.591.673 per gram, naik 53,21 persen YoY. Segmen grosir mendominasi 89,33 persen, termasuk kontribusi institusi keuangan dan Bullion Bank 80,34 persen. Segmen ritel 10,31 persen dan bisnis gadai 0,33 persen.

Profitabilitas HRTA menguat dengan ROA 12,33 persen dan ROE 37,37 persen. Rasio utang berbunga terhadap ekuitas terjaga di 1,11 kali.

Harga emas global Juli 2026 stabil di US dolar 4.072,54 per ons troi, naik 21,99 persen YoY. Harga emas domestik rata-rata Rp 2.356.050 per gram, naik 34,66 persen YoY. Prospek harga emas tetap positif, dengan proyeksi Reuters 2026 di kisaran US dolar 4.509 per ons troi. UBS, Goldman Sachs, dan JP Morgan menargetkan US dolar 4.800–5.400 per ons troi.

Direktur Utama HRTA, Sandra Sunanto, menegaskan, “Dengan fundamental bisnis yang semakin solid, dukungan dari pertumbuhan permintaan institusi keuangan dan Bullion Bank, serta prospek industri emas yang tetap menjanjikan, kami akan terus berfokus pada penciptaan pertumbuhan yang berkelanjutan,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

HRTA mengoperasikan pabrik terintegrasi emas dan bullion, fasilitas pemurnian logam mulia, serta jaringan distribusi lebih dari 1.000 point of sales termasuk grosir, ritel, dan e-commerce.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua