Logam Mulia Menguat Didukung Penurunan Inflasi dan Minyak
JAKARTA – Harga emas dunia melesat lebih dari 1 persen pada Jumat (7/8/2026) dan berada di jalur kenaikan mingguan terbesar sejak Januari.
Penguatan logam mulia ini didorong oleh meredanya kekhawatiran inflasi seiring penurunan harga minyak, sementara pasar menanti rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed.
Harga emas spot naik 1,1 persen ke level US Dolar 4.285,89 per ons troi pada pukul 06.35 GMT, setelah sehari sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam tujuh pekan. Secara mingguan, harga emas melonjak sekitar 6 persen, menjadi kenaikan terbesar sejak Januari. Kontrak berjangka emas AS juga menguat 1,1 persen ke US Dolar 4.344,90 per ons troi.
Analis Senior StoneX Matt Simpson mengatakan,
"Terlepas dari bagaimana hasil data nonfarm payrolls nanti, level US Dolar 4.000 telah terbukti menjadi area dukungan yang kuat dan harga emas masih berpeluang melanjutkan reli menuju US Dolar 4.600," ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber, Matt Simpson, Analis Senior StoneX.
Sentimen pasar turut dipengaruhi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut perang dengan Iran diyakini akan segera berakhir. Optimisme ini mendorong harga minyak mentah menuju penurunan mingguan, sehingga mengurangi tekanan inflasi dan meredakan ekspektasi suku bunga tinggi dalam waktu lama.
Kondisi tersebut menguntungkan emas karena biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil menjadi lebih rendah. Fokus investor kini tertuju pada laporan nonfarm payrolls (NFP) AS untuk Juli yang dijadwalkan dirilis pada Jumat.
Data NFP akan menjadi indikator penting untuk mengukur kekuatan pasar tenaga kerja sekaligus memengaruhi ekspektasi arah kebijakan moneter The Fed. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September sebesar 55 persen.
Lembaga perdagangan Marex menilai prospek emas memasuki Agustus lebih positif dengan potensi pergerakan harga dalam rentang lebih lebar. Menurut Marex, tren kenaikan masih terbuka seiring meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai.
Tidak hanya emas, logam mulia lain juga menguat. Harga perak spot naik 3,3 persen menjadi US Dolar 63,48 per ons troi, platinum naik 1,5 persen ke US Dolar 1.755,90 per ons troi, dan paladium bertambah 0,3 persen menjadi US Dolar 1.374,30 per ons troi. Ketiganya berada di jalur kenaikan sepanjang pekan.