Breaking

EUR/USD Berpotensi Naik, Hambatan di Zona 1,1560/1,1565

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Jumat, 07 Agustus 2026
EUR/USD Berpotensi Naik, Hambatan di Zona 1,1560/1,1565
Ilustrasi Pasangan EUR/USD menghadapi hambatan kuat di zona resistance 1,1560/1,1565. (sumber foto: NET)

JAKARTA – Euro (EUR/USD) rebound tajam setelah bergerak sideways usai penurunan dari puncak Januari ke titik terendah pertengahan Juni. 

Menurut Quek Ser Leang dari UOB Group, pasangan mata uang ini masih berpotensi melanjutkan kenaikan, namun menghadapi hambatan kuat di zona 1,1560/1,1565 yang sejajar dengan puncak cloud Ichimoku harian dan garis tren mingguan. Support tercatat di 1,1470 dan 1,1445.

Quek Ser Leang menjelaskan, 

"EUR/USD sempat naik ke 1,2078 pada akhir Januari sebelum turun ke 1,1324 pada pertengahan Juni. Setelah itu, pasangan mata uang ini bergerak sideways hingga pekan lalu, ketika rebound tajam terjadi. Mengingat Slow Stochastic mingguan yang sangat jenuh jual, rebound tersebut tidak mengejutkan," ujar Quek Ser Leang, UOB Group sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Meskipun ada ruang bagi EUR/USD untuk rebound lebih lanjut, pasangan mata uang ini harus terlebih dahulu menembus resistance signifikan di 1,1560/1,1565," ujar Quek Ser Leang, UOB Group sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Quek juga menekankan, 

"Batas atas cloud Ichimoku harian di 1,1560 sempat diuji beberapa kali pekan ini tetapi tetap bertahan. Garis tren mingguan yang menurun dari tertinggi Januari saat ini berada di dekat 1,1565. Ke depan, jika EUR/USD menembus dan bertahan di atas 1,1560/1,1565, pasangan mata uang ini bisa naik menuju 1,1622, puncak minor pada Juni," ujar Quek Ser Leang, UOB Group sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu, "Support berada di 1,1470 (level EMA 21-hari saat ini), diikuti oleh batas bawah cloud Ichimoku harian di 1,1445. Jika EUR/USD menembus di bawah 1,1445, itu berarti puncak cloud mungkin akan terus bertindak sebagai resistance signifikan untuk beberapa waktu," ujar Quek Ser Leang, UOB Group sebagaimana dilansir dari berita sumber.

 

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua