Breaking

Dividen BBCA Naik, Siapkan Dana Rp3,07 Triliun untuk Investor

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Kamis, 20 Agustus 2026
Dividen BBCA Naik, Siapkan Dana Rp3,07 Triliun untuk Investor
Ilustrasi BBCA siapkan dana Rp3,07 triliun untuk pembagian dividen interim tahun buku 2026. (sumber foto: NET)

JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali membagikan dividen kepada investor. Pembagian tersebut menjadi dividen kedua dari tahun buku 2026 karena manajemen berencana membagikan dividen empat kali atau setiap tiga bulan.

BBCA menetapkan dividen tunai interim tahun buku 2026 sebesar Rp25 per saham. Nilai tersebut meningkat dibandingkan dividen interim yang dibayarkan pada Juni 2026 sebesar Rp20 per saham.

Total dividen interim yang akan dibagikan sekurang-kurangnya dan setinggi-tingginya mencapai Rp3,07 triliun. Jumlah final saham yang berhak menerima dividen akan menyesuaikan posisi saham perseroan pada tanggal pencatatan.

Dividen interim Rp25 per saham tersebut mengacu pada laporan keuangan BCA per 30 Juni 2026. Pada periode tersebut, BCA mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp29,53 triliun.

BCA juga memiliki saldo laba ditahan tidak terbatas sebesar Rp251,49 triliun. Total ekuitas perseroan tercatat Rp270,67 triliun.

Berdasarkan data tersebut, perseroan memiliki basis laba dan saldo laba yang menjadi dasar pembagian dividen interim tahun buku 2026.

Namun, jumlah saham yang berhak menerima dividen dapat lebih rendah akibat akumulasi saham hasil buyback hingga tanggal pencatatan atau record date. Karena itu, total dividen yang dibayarkan dapat menyesuaikan jumlah saham yang berhak menerima dividen pada record date.

Di pasar saham, harga BBCA ditutup stagnan pada perdagangan Rabu (19/8/2026) di level Rp6.300 per saham.

Meski tidak berubah secara harian, kinerja saham BBCA masih tertekan jika dihitung sejak awal tahun. Secara year to date (YtD), harga saham BBCA telah turun 21,50% sepanjang 2026.

Pembagian dividen interim menjadi salah satu faktor yang dapat diperhatikan investor di tengah tekanan harga saham BBCA.

Namun, investor tetap perlu memperhitungkan dividend adjustment ketika saham memasuki periode ex dividen. Secara teori, penurunan harga pada saat ex dividen mencerminkan berkurangnya hak atas dividen yang telah dipisahkan dari saham.

Berikut jadwal dividen interim BBCA tahun buku 2026:

  • Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 28 Agustus 2026.
  • Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 31 Agustus 2026.
  • Cum dividen pasar tunai: 1 September 2026.
  • Ex dividen pasar tunai: 2 September 2026.
  • Daftar Pemegang Saham (DPS): 1 September 2026 pukul 16.00 WIB.
  • Pembayaran dividen: 16 September 2026.

Investor yang ingin memperoleh dividen melalui perdagangan reguler dan negosiasi harus memiliki saham BBCA paling lambat pada 28 Agustus 2026.

Investor yang membeli saham BBCA pada atau setelah tanggal ex dividen, yakni 31 Agustus 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi, tidak berhak menerima dividen interim tersebut.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua