Xiaomi Smart Storage Resmi Dibuka Pre-order, NAS Pertama Xiaomi Mulai Rp 6 Jutaan
INSIDERINDONESIA.COM — Xiaomi memperluas lini produknya dengan merilis perangkat Network Attached Storage (NAS) pertama mereka, Xiaomi Smart Storage. Perangkat ini bukan sekadar kotak penyimpanan biasa; ia hadir dengan konfigurasi yang menarik di kelasnya, memadukan prosesor yang sudah terbukti dengan spesifikasi pendukung yang lebih berani dari para pesaingnya.
Reservasi sudah dibuka di JD.com mulai 27 Agustus hingga 26 September 2026, menyusul fase crowdfunding yang menjadi langkah khas Xiaomi untuk kategori produk baru. Hingga saat ini, perangkat tersebut baru tersedia di pasar China dan belum ada konfirmasi mengenai ketersediaannya di Indonesia.
Spesifikasi Utama Xiaomi Smart Storage
Xiaomi Smart Storage hadir dalam bodi aluminium alloy berukuran ringkas 200,5 x 85 x 161 mm dengan bobot sekitar 2,3 kg. Perangkat ini didesain untuk dua slot SATA yang kompatibel dengan drive 3,5 inci maupun 2,5 inci.
- Prosesor: Realtek RTD1619B quad-core Cortex-A55 1,7 GHz
- RAM: 4 GB
- Penyimpanan internal: 32 GB
- Jaringan: Ethernet 2,5 Gbps
- Port: HDMI, USB-A
- Kapasitas maksimal: 60 TB (2 x 30 TB)
Konfigurasi Lebih Kaya dari Synology
Realtek RTD1619B memang bukan prosesor anyar. Chip yang sama dipakai Synology pada DS223 dan DS223j, dua NAS entry-level yang rilis pada 2023. Namun, Xiaomi memberikan sentuhan berbeda pada paket keseluruhan.
Synology DS223j hanya dibekali RAM 1 GB dan port Ethernet gigabit biasa. Xiaomi menggandakannya menjadi 4 GB RAM dan port 2,5 Gbps yang jelas lebih cepat untuk transfer data di jaringan lokal. Kehadiran port HDMI juga menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki model Synology tersebut, sekaligus memperkuat posisi perangkat ini sebagai media player mengingat basis chip Realtek yang memang berasal dari lini prosesor media.
Harga dan Varian yang Ditawarkan
Xiaomi memasarkan Smart Storage dalam tiga konfigurasi yang semuanya sudah termasuk hard disk di dalam paket penjualan. Ini menjadi poin penting karena harga yang tercantum sudah siap pakai tanpa perlu membeli drive tambahan.
- Varian 4 TB (2 x 2 TB): CNY 2.699 (sekitar Rp 6,1 juta)
- Varian 8 TB (2 x 4 TB): CNY 3.499 (sekitar Rp 7,9 juta)
- Varian 16 TB (2 x 8 TB): CNY 5.499 (sekitar Rp 12,5 juta)
Jika dihitung dari harga komponen, nilai yang ditawarkan Xiaomi terbilang agresif. Sebagai gambaran, harga dua buah hard disk NAS 2 TB di pasar Amerika Serikat hampir menyamai harga satu unit varian 4 TB Xiaomi. Artinya, "otak" perangkat ini bisa dibilang didapatkan dengan harga yang sangat murah, bahkan hampir gratis jika dikalkulasi dari harga eceran drive.
Xiaomi juga menjual aksesori UPS pendamping seharga CNY 349 (sekitar Rp 790 ribu) untuk menjaga perangkat tetap menyala saat listrik padam. Kapasitas maksimal yang didukung mencapai 60 TB, sedikit lebih rendah dari kompetitor yang mengiklankan dukungan hingga 124 TB atau 132 TB pada perangkat serupa.
Siapa yang Cocok dengan NAS Pertama Xiaomi Ini?
Xiaomi Smart Storage jelas menyasar pengguna rumahan dan prosumer yang menginginkan NAS dengan harga masuk akal tanpa perlu merakit sendiri. Kombinasi RAM besar, port 2,5 Gbps, dan dukungan media playback via HDMI menjadikannya pilihan menarik untuk backup foto keluarga, streaming video lokal, hingga pengelolaan file antar perangkat.
Namun, keputusan akhir tetap menunggu hasil pengujian independen, terutama soal kualitas software yang diintegrasikan Xiaomi. Pengalaman pengguna NAS sangat bergantung pada ekosistem aplikasi dan kemudahan pengelolaannya, bukan hanya sekadar spesifikasi keras di atas kertas.