Breaking

Hartarto Ciputra Beli 500.000 Saham NASI di Rp 140, Kepemilikan Jadi 5,87 persen

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Rabu, 26 Agustus 2026
Hartarto Ciputra Beli 500.000 Saham NASI di Rp 140, Kepemilikan Jadi 5,87 persen
Ilustrasi Harga saham NASI ditutup pada Rp 146 pada 24 Agustus 2026, naik 0,69 persen dari sebelumnya. (sumber foto: NET)

JAKARTA - Pemegang saham PT Wahana Inti Makmur Tbk Hartarto Ciputra kembali menambah kepemilikannya di perusahaan produsen dan pemasok beras tersebut. Salah satu investor saham kelas kakap di Bursa Efek Indonesia ini terus menambah kepemilikan saham NASI di tengah tren kenaikan harga.

Hartarto Ciputra membeli 500.000 saham NASI pada 21 Agustus 2026.

Transaksi tersebut dilakukan pada harga Rp 140 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi pembelian saham NASI tersebut mencapai sekitar Rp 70 juta.

Setelah transaksi, kepemilikan Hartarto Ciputra di NASI meningkat menjadi 47.385.200 saham atau setara dengan 5,87% dari sebelumnya 5,81%.

Aksi pembelian ini menambah rangkaian akumulasi saham NASI yang dilakukan Hartarto Ciputra dalam beberapa bulan terakhir.

Pada Juli 2026, Hartarto tercatat membeli tambahan 1.812.100 saham NASI sehingga kepemilikannya meningkat menjadi 5,81%.

Sebelumnya, pada Juni 2026, Hartarto juga menambah kepemilikan sebanyak 1.403.000 saham. Transaksi tersebut membuat porsi kepemilikannya naik menjadi 5,48%.

Dengan pembelian terbaru, Hartarto Ciputra kini menguasai lebih 5% saham Wahana Inti Makmur.

Di pasar saham, harga saham NASI ditutup pada level Rp 146 pada perdagangan 24 Agustus 2026. Harga tersebut naik Rp 1 atau 0,69% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Dalam sebulan terakhir, saham NASI mencatat penguatan sekitar 17,74%.

Kenaikan harga saham tersebut terjadi di tengah aksi akumulasi saham oleh Hartarto Ciputra dalam beberapa bulan terakhir.

Investor tetap perlu mencermati keterbukaan informasi berikutnya, terutama terkait perubahan kepemilikan pemegang saham utama serta perkembangan kinerja Wahana Inti Makmur.

Wahana Inti Makmur merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi dan perdagangan beras. Perubahan kepemilikan oleh pemegang saham dengan porsi di atas 5% menjadi salah satu informasi yang perlu diperhatikan investor dalam menilai dinamika saham NASI.

Merujuk BEI, Hartarto Ciputra adalah satu investor kelas kakap di BEI. Ia tercatat menjadi pemegang saham 1% lebih di sejumlah emiten. Per 31 Maret 2025, koleksi saham Hartarto Ciputra selain NASI adalah PT Indo Boga Sukses Tbk, PT Indo Komoditi Korpora Tbk dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

Hartarto menyimpan saham IBOS sebanyak 94,1 juta atau 1,17% dari saham beredar. Kemudian, saham INCF sebanyak 84,7 juta 5,89% dan saham DGNS 13,1 juta 1,05%.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua