Breaking

Kericuhan Pejompongan Renggut Satu Nyawa, DPR Minta Polisi Tuntaskan

RE
Selasa, 01 September 2026
Kericuhan Pejompongan Renggut Satu Nyawa, DPR Minta Polisi Tuntaskan

INSIDERINDONESIA.COM — Korban jiwa dalam kerusuhan pasca demo di depan Gedung DPR/MPR menjadi perhatian serius parlemen. Ketua DPR RI Puan Maharani secara tegas meminta kepolisian menyelidiki secara menyeluruh peristiwa yang menewaskan satu warga di Pejompongan, Jakarta Barat, pada Kamis (27/8) malam itu.

Kronologi Ditemukannya Korban

Polda Metro Jaya mengonfirmasi adanya satu korban jiwa akibat insiden tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya warga tersebut dalam konferensi pers, Jumat (28/8).

Peristiwa berawal saat petugas menerima informasi masih adanya kerusuhan di wilayah Pejompongan. Saat itu, situasi di lokasi dinilai belum aman sehingga aparat tidak bisa langsung mengevakuasi korban.

"Rumah sakit terdekat adalah RS Angkatan Laut Mintoharjo, tapi pada saat penanganan di rumah sakit, yang bersangkutan meninggal dunia," jelas Budi. Korban yang merupakan seorang pria ditemukan dalam kondisi pingsan saat berhasil dievakuasi dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Desakan Investigasi Tuntas dari DPR

Menanggapi kejadian tersebut, Puan Maharani menekankan pentingnya penyelidikan yang transparan oleh aparat penegak hukum. Ia enggan berkomentar detail saat ditanya mengenai keberadaan ormas GRIB Jaya dalam kericuhan itu.

"Ya kita minta semuanya itu diselidiki oleh pihak penegak hukum dengan tuntas dan kita lihat apa yang terjadi dan ya dituntaskan dengan sebaik-baiknya," kata Puan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (1/9).

Politisi senior PDI-Perjuangan itu juga mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi seharusnya berlangsung tertib. Ia menegaskan DPR sejak awal meminta agar aksi unjuk rasa tidak berujung pada keributan atau pengrusakan fasilitas umum.

"Jadi kami meminta pada aparat terkait bisa menyelidiki dan menyelesaikan masalah ini dengan sebaik-baiknya," imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas tewasnya warga tersebut. Hasil investigasi diharapkan dapat mengungkap fakta di balik insiden yang mencoreng jalannya aksi damai tersebut.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua