BMRI, ASII, dan CUAN Jadi Fokus Investor di Tengah Penguatan IHSG
JAKARTA – IHSG ditutup naik 1,14 persen ke level 6.599,94 pada Selasa (1/9/2026), bergerak dalam rentang 6.535–6.608. Penguatan terutama ditopang saham perbankan seperti BBRI, BBCA, dan BMRI. Investor asing mencatat net buy Rp1,76 triliun di pasar reguler.
BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan resistance di 6.650. Jika breakout, momentum bisa berlanjut ke kisaran 6.665–6.732.
Rekomendasi Saham:
BMRI
- Rekomendasi: BUY
- Buy: Rp4.250–Rp4.300
- Resistance 1: Rp4.375
- Resistance 2: Rp4.460–Rp4.570
- Stop loss: di bawah Rp4.190
BMRI membentuk fase konsolidasi dan berpotensi menguji resistance 4.375 dengan indikator MACD positif.
ASII
- Rekomendasi: BUY
- Buy: Rp4.850–Rp4.900
- Resistance 1: Rp4.980
- Resistance 2: Rp5.050
- Stop loss: di bawah Rp4.800
ASII rebound dari support 4.720–4.830, menembus MA20 di 4.884, momentum teknikal membaik.
CUAN
- Rekomendasi: BUY
- Buy: Rp870–Rp900
- Resistance 1: Rp940
- Resistance 2: Rp985
- Stop loss: di bawah Rp850
CUAN membentuk pola higher low, bertahan di atas MA20, dengan volume perdagangan meningkat.
Katalis Positif:
- Foreign inflow Rp1,76 triliun
- Akumulasi saham big caps (BBRI, BBCA, BMRI)
- Potensi belanja pemerintah dan konstruksi
Risiko:
- Tekanan nilai tukar rupiah (Rp17.744 per USD)
- Konflik AS–Iran dan ekspektasi kebijakan hawkish The Fed
- Volatilitas pasar global, Wall Street melemah
Dengan dukungan aliran dana asing dan penguatan sektor perbankan, IHSG berpeluang melanjutkan tren positif, sementara saham BMRI, ASII, dan CUAN menjadi fokus utama investor.