Breaking

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Belum Padam, Luas Lahan Terdampak Capai 17 Hektare

RE
Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Belum Padam, Luas Lahan Terdampak Capai 17 Hektare

INSIDERINDONESIA.COM — Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo masih berjibaku menjinakkan si jago merah. Kendala utama di lapangan adalah tiupan angin kencang yang membuat api cepat merambat ke area lain dan menyulitkan proses pemadaman.

Lokasi Kebakaran dan Skala Luasan Area Terdampak

Kebakaran melanda TPA Putri Cempo yang berada di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo. Dengan luas total mencapai 17 hektare, kobaran api dilaporkan terus membesar dan sulit dikendalikan sejak pertama kali terdeteksi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, dampak asap dan potensi meluasnya area terbakar masih menjadi perhatian utama warga sekitar serta aparat setempat.

Kendala di Lapangan: Angin Kencang dan Cuaca

Proses pemadaman yang dilakukan petugas mengalami hambatan signifikan. Faktor utama yang memperlambat upaya pengendalian api adalah kondisi angin yang bertiup cukup kencang di kawasan tersebut.

"Hingga saat ini petugas masih terus melakukan pemadaman di TPA Putri Cempo," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Solo, Indradi. Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa operasi pemadaman masih berlangsung intensif hingga malam hari dan belum ada titik aman yang diumumkan.

Upaya Pemadaman dan Investigasi Penyebab Kebakaran

Belum ada keterangan resmi mengenai asal mula api. Tim gabungan masih fokus pada upaya pembasahan area yang terbakar untuk mencegah munculnya titik api baru, terutama mengingat material sampah yang mudah terbakar.

Pihak kepolisian dan instansi terkait dijadwalkan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Masyarakat diimbau untuk menjauhi area terdampak dan melaporkan potensi bahaya kepada petugas.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua