Breaking

Maruarar Sirait dan Bos Pulauintan Jual Saham COCO

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Jumat, 04 September 2026
Maruarar Sirait dan Bos Pulauintan Jual Saham COCO
Ilustrasi Saham (FOTO : NET)

JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melepaskan kepemilikan sahamnya pada emiten makanan olahan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO).

Aksi serupa turut diambil oleh beberapa pemegang saham lainnya, termasuk Pui Sudarto yang merupakan pemilik Grup Pulauintan.

Berdasarkan rilis daftar pemegang saham di atas 1% oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sejak Maret 2026, Maruarar Sirait serta Pui Sudarto sempat tercatat memegang saham COCO melebihi 1%.

Kala itu, Maruarar Sirait menguasai 3,31% saham, sedangkan Pui Sudarto menggenggam 2,82% saham. Namun, porsi kepemilikan keduanya merosot tajam pada akhir Juli 2026 menjadi masing-masing 1,40% dan 1,07%.

Selanjutnya pada akhir Agustus 2026, nama Maruarar Sirait dan Pui Sudarto resmi keluar dari daftar pemegang saham COCO dengan kepemilikan di atas 1%.

Walau begitu, tidak dicatat adanya laporan transaksi penjualan ataupun pembelian saham COCO yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun BEI sepanjang tahun ini. Pemberitahuan perubahan kepemilikan saham COCO terakhir kali diserahkan oleh Mahogany Global Investment Pte Ltd pada Oktober 2025 ketika melepas 0,51% sahamnya.

Kendati demikian, Maruarar Sirait dan Pui Sudarto masih mempertahankan porsi saham mereka di beberapa emiten lain.

Maruarar Sirait terpantau tetap mengantongi 1,10% saham PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), 1,91% saham PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), serta 4,92% saham PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS).

Di sisi lain, saham yang dikuasai Pui Sudarto secara langsung saat ini berada di CARS dengan porsi kepemilikan 1,02%.

Maruarar Sirait sebelumnya lebih dikenal luas sebagai politikus asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Setelah Prabowo Subianto memenangi Pemilihan Presiden pada 2024, ia pun masuk dalam Kabinet Merah Putih menjabat sebagai Menteri PKP.

Maruarar juga dikenal mempunyai hubungan dekat bersama deretan konglomerat Tanah Air, seperti Prajogo Pangestu, Franky Wijaya, hingga Boy Thohir.

Sementara itu, Pui Sudarto dikenal sebagai sosok pendiri PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi, salah satu kontraktor swasta terbesar di Indonesia. Hanya saja, unit bisnis tersebut hingga kini belum melantai di BEI.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua