BBRI hingga ISAT Masih Bullish, Simak Target Harga Sahamnya
JAKARTA - Sejumlah saham masih menunjukkan tren bullish dan berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (14/9/2026).
Tiga saham yang dinilai menarik untuk diperhatikan investor ritel adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Indosat Tbk (ISAT).
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta memperkirakan struktur bullish saham BBRI masih terjaga. Ia merekomendasikan investor untuk melakukan add atau menambah posisi, terutama pada area harga Rp 3.230-Rp 3.320.
“BBRI - Bullish structure remains intact,” tulis Nafan dalam risetnya yang dipublikasi Senin pagi ini, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Nafan memperkirakan target harga pertama (TP1) BBRI berada pada level Rp 3.350, dengan potensi kenaikan 2,45 persen.
Selanjutnya, target harga kedua berada di Rp 3.440 atau berpotensi menguat 5,20 persen, sedangkan target ketiga mencapai Rp 3.570 dengan potensi kenaikan 9,17 persen.
Area support BBRI berada di level Rp 3.230 dan Rp 3.100.
Selain BBRI, saham ERAA juga dinilai masih berada dalam tren penguatan atau uptrend. Nafan merekomendasikan investor melakukan add pada saham ERAA, khususnya ketika harga berada di area Rp 580-Rp 600.
Untuk ERAA, target harga pertama ditetapkan sebesar Rp 605 dengan potensi kenaikan 1,68 persen. Target kedua berada di Rp 620 atau berpotensi menguat 4,20 persen, sementara target ketiga mencapai Rp 655 dengan potensi kenaikan 10,08 persen. Level support ERAA berada di Rp 580 dan Rp 560.
Selain BBRI dan ERAA, Nafan juga memberikan rekomendasi terhadap saham ISAT. Menurutnya, struktur bullish saham tersebut masih tetap terjaga.
Nafan memberikan rekomendasi buy untuk ISAT, terutama pada area harga Rp 2.320-Rp 2.490.
Ia menetapkan target harga pertama ISAT sebesar Rp 2.520 dengan potensi kenaikan 3,32 persen. Target kedua berada di Rp 2.590 atau berpotensi menguat 5,20 persen. Sementara target ketiga mencapai Rp 2.980 yang mencerminkan potensi kenaikan hingga 22,63 persen.
Level support ISAT berada di Rp 2.320 dan Rp 2.200.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor.