Atalanta Tersingkir dari Liga Champions, Berat Djimsiti Fokus ke Serie A
- Rabu, 19 Februari 2025
JAKARTA - Atalanta harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions setelah tersingkir di babak 16 besar dalam pertandingan yang penuh drama. Klub asal Bergamo itu mengalami kekalahan menyakitkan dari Club Brugge setelah dua leg yang diwarnai keputusan kontroversial dan sejumlah momen krusial yang tidak berpihak kepada mereka.
Pada leg pertama, Atalanta kalah 2-1 akibat penalti yang diberikan wasit di babak tambahan waktu. Keputusan tersebut menuai perdebatan karena dinilai terlalu ringan untuk diberikan sebagai pelanggaran yang berujung penalti. Di leg kedua yang berlangsung di Stadion Gewiss, Atalanta kembali menghadapi tantangan besar. Mereka tertinggal 3-0 di babak pertama, sebuah kondisi yang semakin menyulitkan upaya mereka untuk lolos ke perempat final.
Meskipun sempat memiliki beberapa peluang emas, keberuntungan tampaknya tidak berpihak pada skuad Gian Piero Gasperini. Peluang yang mereka ciptakan digagalkan oleh performa gemilang kiper lawan, tiang gawang, hingga keputusan offside yang membuat gol Mateo Retegui dianulir. Ademola Lookman, yang baru kembali dari cedera, hampir membawa harapan bagi timnya. Namun, tendangan penaltinya berhasil ditepis oleh Simon Mignolet, yang tampil sebagai pahlawan bagi Club Brugge.
Baca Juga7 Resep Olahan Nasi Bergizi yang Cocok untuk Menu Diet Keluarga
Bek Atalanta, Berat Djimsiti, mengakui bahwa kekalahan ini sangat mengecewakan. Dalam wawancara bersama Sky Sport Italia, ia menilai bahwa Club Brugge tampil lebih efektif dalam memanfaatkan serangan balik. "Kami telah berusaha sebaik mungkin, tetapi mereka lebih efisien dalam menyelesaikan peluang. Sekarang kami harus bangkit dan mengalihkan fokus ke Serie A," ujar Djimsiti.
Atalanta memang masih memiliki peluang besar di kompetisi domestik. Dengan posisi mereka yang masih bersaing di papan atas Serie A, tim asuhan Gian Piero Gasperini harus segera melupakan kekecewaan di Liga Champions dan kembali fokus untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Djimsiti menegaskan bahwa timnya akan menggunakan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga. "Kami harus lebih kuat dan lebih siap menghadapi pertandingan berikutnya. Liga Champions adalah pengalaman besar bagi kami, tetapi sekarang saatnya berjuang di Serie A," katanya.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Atalanta, yang telah menunjukkan performa impresif di fase grup. Namun, mereka kini harus kembali memusatkan perhatian ke kompetisi domestik agar tidak kehilangan momentum di sisa musim ini.
Yoga
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Harga Perak Antam Naik Signifikan, Investor Melihat Peluang Investasi Menjanjikan
- Sabtu, 07 Maret 2026
Tips Praktis Lapor SPT Tahunan Pribadi Secara Online Melalui Coretax DJP
- Sabtu, 07 Maret 2026
Tips Belanja Baju Lebaran Dengan Strategi Finansial Bijak Bagi Keluarga
- Sabtu, 07 Maret 2026
Cara Praktis Belanja Online Saat Ramadan Aman Agar Terhindar Penipuan Digital
- Sabtu, 07 Maret 2026
Berita Lainnya
Harga Perak Antam Naik Signifikan, Investor Melihat Peluang Investasi Menjanjikan
- Sabtu, 07 Maret 2026
Tips Praktis Lapor SPT Tahunan Pribadi Secara Online Melalui Coretax DJP
- Sabtu, 07 Maret 2026
Tips Belanja Baju Lebaran Dengan Strategi Finansial Bijak Bagi Keluarga
- Sabtu, 07 Maret 2026
Cara Praktis Belanja Online Saat Ramadan Aman Agar Terhindar Penipuan Digital
- Sabtu, 07 Maret 2026
OJK Dorong Penggunaan ETF dan Tokenisasi Emas Sebagai Alternatif Investasi
- Sabtu, 07 Maret 2026








