Jumat, 15 Mei 2026

Pertagas Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, Tegaskan Komitmen Sosial Global

Pertagas Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, Tegaskan Komitmen Sosial Global
Pertagas Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, Tegaskan Komitmen Sosial Global

Jakarta - PT Pertamina Gas (Pertagas), anak usaha Subholding Gas PT Pertamina (Persero), kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons krisis kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak konflik. Kali ini, Pertagas bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan DT Peduli menyalurkan 450 paket makanan ke dua kamp pengungsi di Gaza, Palestina, sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina yang mengalami penderitaan akibat konflik berkepanjangan dengan Israel, Senin, 14 April 2025.

Bantuan tersebut didistribusikan pada Maret 2025 ke Kamp Sukhnah dan Kamp Zoufah, dua lokasi pengungsian yang dihuni lebih dari 2.700 warga sipil Palestina. Bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di luar negeri.

Krisis Gaza dan Tanggung Jawab Kemanusiaan

Konflik bersenjata yang telah berlangsung lebih dari 15 bulan di Jalur Gaza akibat serangan Israel menyebabkan krisis kemanusiaan yang semakin parah. Ribuan warga tewas dan terluka, sementara jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal serta akses terhadap kebutuhan dasar seperti makanan dan air bersih.

Baca Juga

Harga Minyak Brent Dekati 106 Dolar AS Akibat Perang Iran yang Suram

Bantuan yang diberikan berupa paket makanan siap saji yang menyasar kebutuhan dasar para pengungsi. Aksi ini menambah daftar kontribusi kemanusiaan internasional Pertagas yang sebelumnya juga menyalurkan bantuan ke wilayah bencana lain seperti gempa bumi di Turki dan krisis kelaparan di Timor Leste.

Program CSR Aktif di Dalam Negeri

Selain berkiprah di panggung internasional, Pertagas juga konsisten menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) di dalam negeri. Terbaru, perusahaan menyalurkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di 14 kota/kabupaten di Indonesia, dalam rangkaian kegiatan sosial yang berlangsung pada Februari hingga Maret 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial yang diarahkan untuk membantu masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan. Menurut Sulthani, Pertagas tak hanya fokus pada operasional bisnis, tapi juga hadir secara aktif di tengah masyarakat.

Komitmen Terhadap Energi dan Kemanusiaan

Sebagai entitas yang mengelola lebih dari 3.535 kilometer jaringan pipa minyak dan gas alam di Indonesia, Pertagas memainkan peran strategis dalam menjaga keandalan distribusi energi nasional. Namun demikian, perusahaan tetap menempatkan nilai kemanusiaan sebagai prioritas penting.

Dukungan Penuh Terhadap Misi Kemanusiaan

Langkah Pertagas ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, khususnya lembaga kemanusiaan yang menjadi mitra. DT Peduli, sebagai mitra distribusi bantuan, menyatakan terima kasih atas dukungan perusahaan yang berkelanjutan terhadap misi kemanusiaan global.

Dengan langkah konkret seperti ini, Pertagas tidak hanya memperkuat citra perusahaan sebagai pemimpin di sektor energi, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki kepedulian sosial tinggi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Tri Kismayanti

Tri Kismayanti

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Ini Harga Perak Antam Stagnan 47.279 Rupiah per Gram pada 15 Mei 2026

Ini Harga Perak Antam Stagnan 47.279 Rupiah per Gram pada 15 Mei 2026

Ini Harga Emas Perhiasan Hari Ini Stabil di Tengah Fluktuasi Rupiah

Ini Harga Emas Perhiasan Hari Ini Stabil di Tengah Fluktuasi Rupiah

Harga Emas Spot Hari Ini Turun ke USD4.650 Akibat Dolar Menguat

Harga Emas Spot Hari Ini Turun ke USD4.650 Akibat Dolar Menguat

Ini Rekomendasi Saham RATU ELSA dan ADMR untuk Trading Hari Ini

Ini Rekomendasi Saham RATU ELSA dan ADMR untuk Trading Hari Ini

IHSG Melemah 3,53 Persen SHIP dan SGRO Masuk Deretan Top Losers

IHSG Melemah 3,53 Persen SHIP dan SGRO Masuk Deretan Top Losers