Update Harga BBM Pertamina Januari Tetap Stabil untuk Dukung Aktivitas Masyarakat
- Rabu, 21 Januari 2026
JAKARTA - Penyesuaian harga bahan bakar minyak menjadi perhatian penting bagi masyarakat di berbagai daerah.
Pada Januari 2026, PT Pertamina melakukan penurunan harga untuk sejumlah jenis BBM nonsubsidi di seluruh SPBU Indonesia. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat yang lebih efisien.
Penurunan harga BBM nonsubsidi mencakup beberapa produk unggulan yang banyak digunakan oleh konsumen. Produk tersebut antara lain Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, serta Pertamina Dex. Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap dipertahankan tanpa perubahan.
Baca JugaPengembangan SPKLU Dorong PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Kaltara
Kebijakan penyesuaian harga ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di sektor energi. Mekanisme penetapan harga mempertimbangkan formula harga dasar yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, perubahan harga tetap berada dalam kerangka regulasi nasional.
Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi
Harga Pertamax untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen seperti DKI Jakarta dan sekitarnya ditetapkan sebesar Rp12.350 per liter. Angka tersebut turun dari harga sebelumnya yang berada di level Rp12.750 per liter. Penurunan ini menjadi salah satu yang paling diperhatikan oleh konsumen perkotaan.
Pertamax Turbo juga mengalami penyesuaian harga menjadi Rp13.400 per liter dari sebelumnya Rp13.750 per liter. Selanjutnya, Pertamax Green 95 kini dijual dengan harga Rp13.150 per liter setelah sebelumnya berada di angka Rp13.500 per liter. Penurunan ini memperluas pilihan BBM ramah lingkungan dengan harga lebih terjangkau.
Untuk jenis solar nonsubsidi, Dexlite kini dibanderol Rp13.500 per liter dari sebelumnya Rp14.700 per liter. Pertamina Dex juga turun menjadi Rp13.600 per liter dari harga awal Rp15.000 per liter. Penyesuaian ini memberikan efisiensi biaya bagi sektor transportasi dan logistik.
Harga BBM Subsidi Tetap
Di tengah penurunan harga BBM nonsubsidi, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dipatok pada harga Rp10.000 per liter di seluruh wilayah. Stabilitas harga ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat.
Bio Solar subsidi juga dipertahankan di harga Rp6.800 per liter. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi sektor transportasi umum dan pelaku usaha kecil. Dengan harga tetap, distribusi energi dapat berjalan lebih stabil.
Konsistensi harga BBM subsidi menjadi bagian dari strategi perlindungan sosial. Pemerintah memastikan akses energi tetap terjangkau bagi kelompok yang membutuhkan. Langkah ini juga menjaga keseimbangan antara subsidi dan efisiensi anggaran.
Harga BBM Wilayah Sumatra dan Sekitarnya
Di wilayah Aceh dan Sumatra Utara, Pertalite dijual Rp10.000 per liter dan Pertamax Rp12.500 per liter. Pertamax Turbo dipatok Rp13.400 per liter, Dexlite Rp13.800 per liter, serta Pertamina Dex Rp13.900 per liter. Harga Solar subsidi di wilayah ini tetap Rp6.800 per liter.
Untuk wilayah Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Bengkulu, Pertamax ditetapkan Rp12.800 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter, Dexlite Rp14.100 per liter, dan Pertamina Dex Rp14.200 per liter. Pertalite dan Solar subsidi masing-masing tetap di Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Di wilayah Sumatra Selatan, Jambi, Bangka Belitung, dan Lampung, harga Pertamax sebesar Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dipatok Rp13.700 per liter, Dexlite Rp13.800 per liter, dan Pertamina Dex Rp13.900 per liter. Harga Pertalite dan Solar subsidi tidak berubah.
Harga BBM Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara
Wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur menetapkan Pertamax Rp12.350 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.400 per liter, Pertamax Green 95 Rp13.150 per liter, Dexlite Rp13.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp13.600 per liter. Solar subsidi tetap Rp6.800 per liter.
Di Bali dan Nusa Tenggara Barat, harga BBM relatif sama dengan wilayah Jawa. Pertamax ditetapkan Rp12.350 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.400 per liter. Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing dijual Rp13.500 dan Rp13.600 per liter.
Untuk Nusa Tenggara Timur, Pertamax dijual Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dipatok Rp13.700 per liter, Dexlite Rp13.800 per liter, dan Pertamina Dex Rp13.900 per liter. Bio Solar nonsubsidi dijual Rp13.700 per liter sementara Solar subsidi tetap Rp6.800 per liter.
Harga BBM Kalimantan, Sulawesi, dan Papua
Di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah, harga Pertamax ditetapkan Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter, Dexlite Rp13.800 per liter, dan Pertamina Dex Rp13.900 per liter. Harga subsidi tidak mengalami perubahan.
Wilayah Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan menetapkan Pertamax Rp12.950 per liter. Pertamax Turbo dipatok Rp14.000 per liter, Dexlite Rp14.100 per liter, dan Pertamina Dex Rp14.200 per liter. Solar subsidi tetap Rp6.800 per liter.
Di wilayah Papua dan sekitarnya, Pertamax dijual Rp12.650 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.700 per liter. Dexlite dipatok Rp13.800 per liter dengan Solar subsidi Rp6.800 per liter. Penetapan harga ini memastikan pemerataan akses energi di wilayah timur Indonesia.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
12 Tempat Makan Malam Terbaik di Purwokerto 2026 yang Wajib Dikunjungi
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
12 Tempat Makan Malam Terbaik di Purwokerto 2026 yang Wajib Dikunjungi
- Rabu, 21 Januari 2026








