Solusi Kemacetan: Jalan Khusus Batubara Mengurangi Beban Lalu Lintas Umum
- Jumat, 28 Februari 2025
Jakarta - Masalah kemacetan akibat kendaraan angkutan batubara yang melintas di jalan raya atau jalan umum tampaknya mulai menemukan solusi efektif. Keberadaan jalan khusus angkutan batubara yang dikelola oleh PT Titan Infra Sejahtera (TIS) melalui anak perusahaannya, PT Servo Lintas Raya, menjadi jawabannya. Pemanfaatan jalan khusus ini tidak hanya sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi juga memberikan solusi konkret terhadap permasalahan lalu lintas, Jumat, 28 Februari 2025.
Undang-Undang Melarang Penggunaan Jalan Umum
Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penggunaan jalan umum untuk angkutan komoditas, termasuk batubara, sebenarnya telah dilarang. Namun, selama ini, pelanggaran terhadap aturan tersebut masih banyak terjadi, mengakibatkan kemacetan parah dan kerusakan pada infrastruktur jalan umum.
Jalur Khusus Batubara Sebagai Solusi
Mengatasi masalah tersebut, PT Titan Infra Sejahtera telah membangun dan mengoperasikan jalan khusus angkutan batubara sepanjang 118 kilometer. Jalur ini membentang dari Muara Enim hingga pelabuhan Batubara PT Swarnadwipa Dermaga Jaya di Sungai Musi. Rute ini melewati tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Lahat, Muara Enim, dan PALI, yang dikenal sebagai jalur hauling batubara. Keberadaan jalur ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang sebelumnya kerap terjadi, terutama di kota-kota seperti Palembang.
"Dengan adanya jalur khusus untuk transportasi batubara, pergerakan kendaraan angkutan batubara tidak lagi mengganggu lalu lintas umum, yang pada gilirannya mengurangi potensi kerusakan jalan dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas," ungkap Yayan Suhendri, Head of Government Relations PT Servo Lintas Raya, pada hari Jumat, 28 Februari 2025.
Tata Kelola dan Efisiensi
Dalam pengelolaannya, PT Titan Infra Sejahtera terus berupaya meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional jalur hauling tersebut. Yayan Suhendri menjelaskan bahwa pihak perusahaan secara konsisten mengatur lalu lintas dalam jalur ini untuk memastikan keselamatan semua pengguna jalan.
Meski demikian, masih ada isu yang berkembang terkait dengan potensi pembangunan jalan layang (fly over) di KM 48 Kabupaten PALI. Namun, langkah ini dianggap belum mendesak mengingat jalur hauling yang ada dinilai masih mencukupi untuk keperluan angkutan batubara saat ini.
"PT Servo Lintas Raya juga terus melakukan pengaturan lalu lintas dengan cermat untuk memastikan keselamatan semua pengguna jalan," tambah Yayan. Ia juga menyebutkan kemungkinan pembangunan jalan layang di masa depan jika terjadi lonjakan kebutuhan yang melebihi kapasitas jalur yang ada saat ini.
Mendukung Target Produksi Nasional
Selain mengurangi kemacetan, jalur khusus ini juga berperan penting dalam mendukung target produksi batubara yang ditetapkan. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Selatan menargetkan produksi batubara mencapai 131 juta ton pada tahun ini. Dengan cadangan batubara di kawasan tersebut yang mencapai 9,3 miliar ton, sekitar 25 persen dari total cadangan nasional, diperlukan sistem angkutan yang efisien dan aman.
Kehadiran jalur khusus angkutan batubara ini tidak hanya mematuhi regulasi yang ada tetapi juga memberikan keuntungan bagi perekonomian daerah melalui dukungan terhadap industri batubara. Dengan strategi pengelolaan yang matang, PT Titan Infra Sejahtera melalui PT Servo Lintas Raya telah membuktikan bahwa sinergi antara regulasi, industri, dan teknologi dapat menghasilkan solusi bermartabat bagi permasalahan lalu lintas yang selama ini membayangi masyarakat umum.
Jalan khusus ini diharapkan menjadi model efisien dalam penanganan transportasi komoditas berat seperti batubara di Indonesia. Langkah ini juga mempertegas komitmen perusahaan dan pemerintah daerah untuk mencapai keseimbangan antara perkembangan industri dan kepentingan masyarakat luas dalam hal keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas.
Tri Kismayanti
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Livin Mandiri Dorong Transformasi Digital Transaksi Nasabah Ritel di Era Modern
- Rabu, 21 Januari 2026
Solusi Finansial Fleksibel Jadi Kunci Dukung Kebutuhan dan Gaya Hidup Modern
- Rabu, 21 Januari 2026
OJK Perkuat Perlindungan Konsumen Sektor Keuangan Agar Transaksi Lebih Aman
- Rabu, 21 Januari 2026
Harga Emas Antam Terus Naik, Saatnya Pertimbangkan Investasi Emas Sekarang
- Rabu, 21 Januari 2026
Chelsea Bersiap Sambut Vinicius Junior yang Diprediksi Pecahkan Rekor Transfer
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
Solusi Finansial Fleksibel Jadi Kunci Dukung Kebutuhan dan Gaya Hidup Modern
- Rabu, 21 Januari 2026
OJK Perkuat Perlindungan Konsumen Sektor Keuangan Agar Transaksi Lebih Aman
- Rabu, 21 Januari 2026
Harga Emas Antam Terus Naik, Saatnya Pertimbangkan Investasi Emas Sekarang
- Rabu, 21 Januari 2026
Chelsea Bersiap Sambut Vinicius Junior yang Diprediksi Pecahkan Rekor Transfer
- Rabu, 21 Januari 2026
Terpopuler
1.
Peran Baru OJK dalam Perlindungan Konsumen di Sektor Keuangan
- 21 Januari 2026
2.
JMA Syariah Targetkan Kenaikan Pendapatan 20% di 2026
- 21 Januari 2026
3.
Harga Emas Perhiasan Terkini 21 Januari 2026, Naik Pesat
- 21 Januari 2026
4.
Harga Emas Antam Pegadaian 21 Januari 2026 Naik Signifikan
- 21 Januari 2026
5.
MSIG Life Targetkan Pasar Kelas Menengah Atas di 2026
- 21 Januari 2026








