JAKARTA - Di awal bulan suci Ramadan ini, terdapat kabar menggembirakan bagi para guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan lulusan Program Pendidikan Guru (PPG) Piloting tahap pertama, kedua, dan ketiga. Setelah penantian cukup panjang, Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, siap mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk tahun 2025.
Kabar baik ini juga dipertegas dengan terbitnya surat edaran terbaru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memberikan panduan bagi calon penerima TPG 2025. Surat edaran dengan nomor 900.1.14.2/864/Keuda tertanggal 26 Februari 2025 ini menjelaskan skema pembayaran baru untuk TPG. Sesuai dengan surat edaran tersebut, TPG 2025 akan langsung dibayarkan ke rekening para guru yang bersangkutan. Hal ini berarti para guru harus diakomodasi untuk mendaftarkan detail rekening mereka, agar proses pencairan berjalan lancar.
Kemendagri menekankan pentingnya kerjasama dari para guru calon penerima dalam memastikan bahwa data rekening mereka sudah lengkap dan benar. Dalam surat tersebut, Kemendagri menghimbau agar setiap guru ASN mengirimkan data rekamannya yang meliputi NIP, nama PTK, nomor rekening, nama bank, dan nama pemilik rekening sesuai dengan format yang telah ditentukan.
Langkah-langkah yang harus ditempuh oleh para guru sama sekali tidak boleh diabaikan, terutama oleh mereka yang terlibat dalam PPG Piloting 1, 2, dan 3. Pertama, para guru harus segera menyusun dan mengirimkan data rekening gaji mereka seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Kedua, data tersebut harus diunggah melalui tautan yang telah disediakan oleh Kemendagri yakni: htpps://.s.id/daknfguru. Batas waktu pengumpulan data ini adalah tanggal 5 Maret 2025, sehingga para guru diharapkan dapat menyelesaikan proses ini secepat mungkin untuk menghindari kemungkinan terlewatnya pencairan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengonfirmasi bahwa pencairan TPG 2025 untuk triwulan pertama akan dilakukan pada bulan Maret, sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri. "Kami berkomitmen memastikan bahwa tunjangan ini dapat diterima tepat waktu sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kami terhadap profesionalisme dan dedikasi para guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia," ujar Sri Mulyani.
Keputusan ini disambut dengan antusias oleh para guru di seluruh Indonesia, terutama mengingat banyaknya kebutuhan menjelang hari raya. "Setelah menunggu sekian lama, akhirnya ada kepastian tentang pencairan TPG ini. Tentunya ini sangat membantu kami menghadapi kebutuhan Ramadan hingga Lebaran nanti," ungkap Joko Susanto, salah satu guru di Jakarta yang mengikuti program PPG Piloting.
Pemerintah berharap pencairan TPG ini dapat memberikan dorongan motivasi bagi para guru untuk terus berkarya dan membawa pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik. "Pencairan TPG ini bukan hanya mengenai hak para guru, tetapi juga merupakan salah satu pendorong semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi peserta didik," tambah Joko.
Menanggapi hal ini, sejumlah pihak juga berharap agar kedepannya proses administrasi dan birokrasi terkait pencairan TPG dapat semakin disederhanakan dan dipercepat. "Kami berharap prosedur di masa mendatang menjadi lebih efisien sehingga tidak ada lagi keterlambatan dalam penerimaan tunjangan ini," kata Joko menutup pembicaraan.
Dengan adanya inisiatif ini, pemerintah sekaligus menunjukkan komitmennya dalam menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan bangsa. TPG 2025 adalah bagian dari program prioritas Presiden RI yang diharapkan dapat membangun masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik melalui peningkatan kesejahteraan pendidik. Program seperti PPG yang dikombinasikan dengan pencairan TPG diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kinerja para guru dalam mencetak generasi penerus yang unggul.
Yoga
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Eduwisata Panas Bumi Perkuat Daya Tarik Geopark Dieng sebagai Destinasi Wisata
- Rabu, 21 Januari 2026
Distribusi Gas LPG 3 Kg Bangka Dipastikan Aman Meski Sempat Tertahan Sementara
- Rabu, 21 Januari 2026
Regenerasi Petani Muda Jadi Fokus Utama Menjamin Keberlanjutan Pertanian Nasional
- Rabu, 21 Januari 2026
Pelni Hadirkan Jadwal KM Tatamailau Januari 2026 untuk Memudahkan Akses Antarpulau
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
Eduwisata Panas Bumi Perkuat Daya Tarik Geopark Dieng sebagai Destinasi Wisata
- Rabu, 21 Januari 2026
Distribusi Gas LPG 3 Kg Bangka Dipastikan Aman Meski Sempat Tertahan Sementara
- Rabu, 21 Januari 2026
Regenerasi Petani Muda Jadi Fokus Utama Menjamin Keberlanjutan Pertanian Nasional
- Rabu, 21 Januari 2026
Pelni Hadirkan Jadwal KM Tatamailau Januari 2026 untuk Memudahkan Akses Antarpulau
- Rabu, 21 Januari 2026
Terpopuler
1.
Menjaga Momentum EV, Industri Siap Hadapi Tanpa Insentif
- 21 Januari 2026
2.
IPC TPK Perkuat Operasional dan Layanan Tahun 2026
- 21 Januari 2026
3.
Batam Lampaui Target Investasi Riil, Capai Rp69 Triliun
- 21 Januari 2026
4.
Pertamina Patra Niaga Raih Rating ESG A pada 2025
- 21 Januari 2026
5.
Rumah Subsidi Rp 173 Juta Tersedia Tanjung Pinang Timur
- 21 Januari 2026








