Bupati Kerinci Menjalin Kerjasama Strategis Dengan UNJA Guna Perkuat Sektor Pariwisata

Bupati Kerinci Menjalin Kerjasama Strategis Dengan UNJA Guna Perkuat Sektor Pariwisata
Kamis, 05 Februari 2026 | 12:00:18 WIB

JAKARTA - Dalam upaya mengoptimalkan potensi daerah melalui pendekatan saintifik dan kolaboratif, Pemerintah Kabupaten Kerinci secara resmi memperkuat jalinan kemitraan dengan Universitas Jambi (UNJA). Langkah besar ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilakukan langsung oleh Bupati Kerinci. Fokus utama dari kesepakatan ini adalah pengintegrasian pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dengan pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan di wilayah berjuluk "Sekepal Tanah dari Surga" tersebut. Kemitraan ini dipandang sebagai langkah visioner untuk memastikan pembangunan Kerinci didasarkan pada riset dan kajian akademis yang mendalam.

Bupati Kerinci menyadari bahwa tantangan pembangunan di masa depan tidak bisa hanya dihadapi dengan pendekatan birokrasi konvensional, melainkan butuh dukungan dari institusi pendidikan tinggi. Kerjasama ini diharapkan mampu menciptakan sinkronisasi antara kebijakan pemerintah dengan inovasi dari para akademisi. Melalui MoU ini, UNJA akan berperan sebagai mitra strategis dalam memberikan masukan teknis serta pendampingan untuk memaksimalkan daya tarik wisata Kerinci tanpa mengabaikan kelestarian alam yang menjadi modal utama daerah.

Sinergi Strategis Pemerintah Dan Akademisi Dalam Mengelola Sumber Daya Alam Kerinci

Penandatanganan kerjasama ini menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk saling berbagi peran dalam pembangunan daerah. Bagi Pemerintah Kabupaten Kerinci, kolaborasi ini adalah pintu masuk bagi hadirnya tenaga ahli yang dapat membantu memetakan potensi sumber daya alam yang belum terjamah secara optimal. Sebaliknya, bagi Universitas Jambi, kerjasama ini membuka ruang luas bagi para dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian lapangan yang relevan dengan kebutuhan nyata masyarakat, sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Bupati menegaskan bahwa pengelolaan SDA yang baik adalah fondasi dari ekonomi kerakyatan. Dengan bantuan pemikiran dari civitas akademika UNJA, diharapkan ada terobosan baru dalam pengelolaan lahan pertanian dan kawasan hutan yang bersinggungan dengan zona pariwisata. Harmonisasi antara perlindungan alam dan pemanfaatan ekonomi menjadi target utama yang ingin dicapai melalui kesepakatan ini, sehingga kesejahteraan masyarakat Kerinci dapat meningkat secara signifikan namun tetap menjaga keseimbangan ekosistem.

Bupati Kerinci Menjadi Narasumber Utama Dalam Kuliah Umum Perdana JISIP UNJA

Selain agenda penandatanganan MoU, Bupati Kerinci juga mendapatkan kehormatan untuk berdiri di podium sebagai narasumber dalam Kuliah Umum Perdana yang diselenggarakan oleh Program Studi Jurnalistik, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (JISIP) UNJA. Di hadapan ratusan mahasiswa dan dosen, Bupati berbagi pengalaman nyata mengenai tantangan kepemimpinan dan manajemen daerah di era modern. Kehadirannya memberikan perspektif praktis bagi para mahasiswa untuk melihat bagaimana teori-teori politik dan sosial diimplementasikan dalam kebijakan publik di tingkat lokal.

Dalam pemaparannya, Bupati menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dan peran komunikasi publik dalam mendukung program-program pembangunan. Ia mengajak para mahasiswa untuk kritis namun tetap kontruktif dalam mengawal kebijakan pemerintah. Kuliah umum ini menjadi ajang dialog yang dinamis, di mana Bupati menjawab berbagai pertanyaan terkait strategi pengembangan daerah terpencil, penanganan konflik sosial, hingga cara membangun citra positif pariwisata Kerinci di kancah nasional maupun internasional.

Transformasi Pariwisata Kerinci Melalui Dukungan Inovasi Dan Riset Perguruan Tinggi

Sektor pariwisata merupakan salah satu pilar ekonomi yang paling diandalkan oleh Kabupaten Kerinci. Melalui kerjasama dengan UNJA, Bupati berharap adanya inovasi dalam tata kelola destinasi wisata yang lebih modern dan berbasis teknologi. Riset-riset mengenai perilaku wisatawan, strategi pemasaran digital, hingga pengembangan desa wisata berbasis komunitas menjadi area kerja sama yang sangat potensial untuk segera ditindaklanjuti. Dengan data yang akurat dari hasil penelitian UNJA, pemerintah daerah dapat mengambil keputusan yang lebih tepat sasaran.

Inovasi yang diusung bukan hanya terbatas pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di desa-desa wisata. UNJA diharapkan dapat menerjunkan mahasiswanya melalui program pengabdian masyarakat untuk memberikan pelatihan-pelatihan praktis kepada warga lokal. Sinergi ini akan memastikan bahwa pariwisata Kerinci tidak hanya tumbuh secara statistik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata dan langsung dirasakan oleh penduduk setempat secara berkelanjutan.

Komitmen Berkelanjutan Untuk Membangun Daerah Melalui Kolaborasi Lintas Institusi

Penandatanganan MoU ini bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari kerja keras yang nyata. Bupati Kerinci menyatakan komitmennya untuk segera memerintahkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna menindaklanjuti poin-poin kesepakatan dengan langkah-langkah teknis di lapangan. Komitmen berkelanjutan ini sangat penting agar MoU tidak hanya berhenti sebagai dokumen di atas kertas, tetapi bertransformasi menjadi program kerja yang memberikan manfaat konkret bagi kemajuan Kabupaten Kerinci dan UNJA.

Optimisme terpancar dari kedua belah pihak bahwa kolaborasi ini akan menjadi model bagi daerah lain dalam menjalin hubungan antara pemerintah daerah dengan universitas. Dengan menyatukan kekuatan politik pemerintah dan kekuatan intelektual akademisi, Kerinci optimis dapat menghadapi segala tantangan pembangunan ke depan dengan lebih tangguh. Kerjasama ini adalah investasi masa depan yang akan membawa Kerinci menuju kemandirian ekonomi berbasis kekayaan alam dan keindahan pariwisata yang dikelola secara profesional dan saintifik.

Reporter: Gemilang Ramadhan