Vale Indonesia Gelar RUPST Hari Ini, Bahas Dividen Laba Tahun Lalu

ILUSTRASI, INCO (Sumber Gambar : ajaib.co.id)
Selasa, 02 Juni 2026 | 10:46:03 WIB

JAKARTA – PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) dijadwalkan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari ini, Selasa (2/6/2026). Salah satu poin pembahasan dalam RUPST emiten milik Grup Mind ID tersebut yakni persetujuan terhadap alokasi pemanfaatan laba bersih yang berhasil diperoleh INCO.

Merujuk pada laporan keuangannya, INCO mencatatkan laba bersih senilai US$76,1 juta atau berkisar Rp1,27 triliun (mengacu kurs jisdor Rp16.720 per dolar AS) di sepanjang tahun 2025. 

Perolehan tersebut tumbuh 32% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, didorong oleh performa operasional yang tetap kuat serta efisiensi biaya yang berhasil dikendalikan di tengah volatilitas harga nikel dunia.

Kenaikan laba bersih INCO pada tahun lalu memicu spekulasi mengenai potensi pembagian dividen yang nilainya lebih tinggi tahun ini. Kendati demikian, jika melihat rekam jejaknya, terdapat masa di mana INCO memilih absen membagikan dividen meskipun sanggup mencetak performa yang relatif kuat.

Berdasarkan data yang dihimpun, INCO mendistribusikan dividen sejumlah US$34,65 juta atau setara Rp573,04 miliar pada tahun 2024, dari total laba bersih yang diraih saat itu mencapai Rp931,33 miIiar.

Sementara pada tahun buku 2023, INCO tidak membagikan dividen. Pihak manajemen kala itu memberikan penjelasan sebagaimana dilansir dari berita sumber bahwa "para pemegang saham sepakat untuk tidak membagikan dividen lantaran INCO tengah mengejar tenggat penyelesaian tiga proyek bernilai jumbo di Sulawesi."

Untuk tahun buku 2022, nilai dividen yang dikeluarkan oleh INCO tercatat US$60,12 juta atau berkisar Rp890,38 miliar, sehingga per lembar saham menerima Rp89,6. 

Rasio pembayaran dividen tersebut setara dengan 30% dari total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yakni sebesar US$200,4 juta.

Memasuki tahun buku 2021, INCO memutuskan tidak mendistribusikan keuntungan bagi para pemegang sahamnya. 

Langkah tersebut disepakati melalui RUPST 2021 dengan mempertimbangkan alokasi belanja modal yang diperlukan untuk mendanai tiga proyek berjalan di Bahodopi, Pomalaa, dan Sorowako, serta pemenuhan modal kerja INCO ke depan.

Selanjutnya pada tahun buku 2020, INCO menyetujui pengucuran dividen total US$33 juta, atau setara dengan 40% dari perolehan laba bersih tahun 2020 yang berada di angka US$82,82 juta. 

Pendistribusian dividen pada tahun 2020 ini merupakan yang pertama kalinya setelah sempat absen selama enam tahun berturut-turut, di mana dividen terakhir sebelum itu dibagikan atas kinerja tahun buku 2013.

Pada RUPST untuk tahun buku 2019, pemegang saham juga menetapkan kebijakan untuk tidak membagikan dividen karena melihat kondisi likuiditas kas internal korporasi.

Adapun mengenai agenda RUPST Vale yang berlangsung hari ini, berdasarkan keterbukaan informasi, setidaknya terdapat lima poin pembahasan lainnya. 

Poin-poin tersebut mencakup pengesahan laporan tahunan, persetujuan atas remunerasi dan gaji, penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, pemaparan realisasi serapan dana hasil rights issue, hingga restrukturisasi susunan pengurus perusahaan.

Reporter: Gemilang Ramadhan