16 Emiten Gelar RUPS Hari Ini Bahas Dividen dan Pengurus Baru

ILUSTRASI, saham (Sumber Gambar : Net)
Selasa, 02 Juni 2026 | 12:15:34 WIB

JAKARTA – Transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dibuka hari ini, Selasa (2/6), usai libur Hari Lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni 2026. Para investor perlu mencermati pergerakan dari 16 saham berikut ini karena adanya agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Selasa (2/6/2026).

Merujuk pada agenda yang telah dipublikasikan kepada masyarakat, terdapat setidaknya 16 emiten yang melangsungkan RUPS Tahunan maupun RUPS Luar Biasa. 

Sebagian besar agenda rapat tersebut meliputi persetujuan laporan tahunan serta laporan keuangan tahun buku 2025, pemanfaatan laba bersih, penunjukan akuntan publik, hingga pergantian susunan direksi serta komisaris.

Sejumlah emiten juga dijadwalkan bakal membahas agenda strategis layaknya penyesuaian kegiatan usaha, penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD), hingga persetujuan penjaminan aset korporasi. Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "IHSG Melesat 1,5% ke 6.220,9 di Pagi Ini (2/6), Top Gainers LQ45: CUAN, BRPT, AMRT".

Daftar Emiten yang Menggelar RUPS 2 Juni 2026 Di bawah ini merupakan deretan emiten yang melangsungkan RUPS hari ini:

PT Eratex Djaja Tbk (ERTX)

PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF)

PT Era Digital Media Tbk (AREA)

PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU)

PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF)

PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO)

PT Penta Valent Tbk (PEVE)

PT Vastland Indonesia Tbk (VAST)

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET)

PT Estee Gold Feet Tbk (EURO)

PT Logisticsplus International Tbk (LOPI)

PT Temas Tbk (TMAS)

PT Anugerah Damai Mandiri Tbk (ADMG)

PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG)

PT Emdeki Utama Tbk (MDKI)

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Agenda Penting yang Menjadi Sorotan Beberapa agenda memikat yang berpeluang menyita perhatian investor di antaranya:

Perubahan Pengurus Sejumlah emiten bakal meminta restu dari pemegang saham terkait pergantian susunan direksi ataupun dewan komisaris, antara lain:

ERTX

AREA

TMAS

ADMG

EURO

INCO Pergantian pengurus umumnya menjadi fokus penanam modal lantaran bisa memengaruhi arah strategi bisnis korporasi ke depan.

Penggunaan Laba Bersih dan Potensi Dividen Sebagian besar emiten bakal membahas pemanfaatan laba bersih tahun buku 2025 yang berpeluang mencakup pembagian dividen kepada para pemegang saham. Agenda ini ada pada:

GOLF

AREA

SPTO

PEVE

TMAS

ADMG

MDKI

INCO Para pemegang saham biasanya memperhatikan keputusan pemanfaatan laba guna mengetahui jumlah dividen yang bakal dibagikan.

Perubahan Kegiatan Usaha Beberapa perusahaan pun akan mengusulkan penyelarasan kegiatan usaha berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Agenda itu di antaranya diulas oleh:

INET

TMAS

BLOG

MDKI Perubahan KBLI dapat menjadi petunjuk adanya ekspansi bisnis ataupun diversifikasi usaha yang tengah dijalankan perusahaan.

PMTHMETD dan Aksi Korporasi PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) bakal meminta persetujuan dari pemegang saham menyangkut rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).

Langkah korporasi ini lazimnya ditempuh guna memperkokoh modal kerja, ekspansi usaha, ataupun keperluan pendanaan lainnya.

Persetujuan Penjaminan Aset PT Temas Tbk (TMAS) juga akan meminta restu pemegang saham untuk menjaminkan sebagian besar ataupun seluruh aset korporasi beserta entitas anak dalam rangka memperoleh fasilitas pendanaan dari lembaga keuangan. 

Agenda tersebut tergolong ke dalam salah satu langkah strategis yang berpotensi memengaruhi struktur pembiayaan perusahaan.

Vale Indonesia Gelar RUPS Salah satu emiten yang tengah menjadi sorotan pasar yaitu PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Di samping membahas pemanfaatan laba bersih tahun buku 2025, INCO juga akan memohon persetujuan terkait pergantian susunan pengurus serta memaparkan laporan realisasi pemanfaatan dana hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT) 2024.

Hasil keputusan dari RUPS INCO berpotensi menjadi perhatian tersendiri bagi penanam modal mengingat kedudukan korporasi sebagai salah satu produsen nikel terbesar di tanah air. 

Investor dapat mengamati hasil keputusan dari tiap-tiap RUPS sebab berpeluang memicu sentimen atas pergerakan saham emiten yang bersangkutan dalam jangka pendek maupun menengah.

Reporter: Gemilang Ramadhan