Pendatang Baru IDX MES BUMN 17, Saham IPCM Amankan Porsi 0,18 Persen

Ilustrasi kapal milik PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) (Foto: NET)
Selasa, 02 Juni 2026 | 14:22:25 WIB

JAKARTA – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) secara resmi telah tergabung sebagai konstituen anyar dalam indeks IDX-MES BUMN 17 (IDXMESBUMN). Hal ini didasarkan pada Pengumuman BEI No. Peng-00089/BEI.POP/05-2026 yang diterbitkan pada 26 Mei 2026. IPCM tercatat masuk dengan porsi bobot sebesar 0,18 persen dan mulai berlaku secara efektif untuk periode 2 Juni hingga 30 November 2026.

Keberhasilan IPCM menembus indeks IDX-MES BUMN 17 ini menjadi cerminan dari pengakuan pasar terhadap performa perseroan yang senantiasa memperlihatkan pertumbuhan secara berkelanjutan. 

Indeks IDX-MES BUMN 17 itu sendiri merupakan sebuah indeks yang mengukur performa dari 17 saham syariah BUMN beserta afiliasinya yang dinilai memiliki likuiditas yang baik, nilai kapitalisasi pasar yang besar, serta ditopang oleh fundamental perusahaan yang kokoh. Indeks tersebut terbentuk atas kerja sama yang terjalin antara Bursa Efek Indonesia dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Pencapaian yang diraih ini turut menjadi salah satu indikator dari semakin meningkatnya rasa kepercayaan pasar terhadap masa depan bisnis IPCM di tengah pergerakan dinamis industri maritim di tingkat nasional. 

Selaras dengan langkah strategis perusahaan dalam memperlebar jangkauan layanan maritim serta memaksimalkan efisiensi operasional, IPCM senantiasa berkomitmen untuk menjaga performa yang sehat dan menghadirkan nilai tambah yang berkesinambungan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, mengutarakan bahwa bergabungnya IPCM ke dalam indeks ini merupakan sebuah wujud apresiasi atas kinerja, tingkat likuiditas saham, serta aspek fundamental yang dimiliki perusahaan. 

Kepercayaan yang didapatkan lewat masuknya IPCM ke dalam roda indeks IDX-MES BUMN 17 ini menjadi sebuah pembuktian bahwa arah strategi bisnis yang diterapkan oleh Perseroan sudah berjalan di jalur yang tepat.

"Ini juga menjadi momentum positif bagi IPCM untuk memperkuat daya tarik bagi investor dan melengkapi posisi IPCM di papan utama BEI," ujar Shanti dalam keterangannya, Senin (1/6) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Ke depan, perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa pemanduan dan penundaan kapal yang juga merupakan bagian dari Pelindo Group ini merasa optimis bahwa kepercayaan atas masuknya mereka dalam indeks ini bakal mendongkrak visibilitas perusahaan sekaligus memperluas jaringan basis investor, terutama untuk segmen institusi serta syariah, sekaligus menjadi pemacu motivasi bagi perseroan agar terus memacu kinerja dan tata kelola perusahaan yang baik.

Reporter: Gemilang Ramadhan