Emiten Emas PSAB Bagikan Dividen Rp2,78 Triliun, Simak Jadwalnya

ILUSTRASI, PSAB (Sumber Gambar : Net)
Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:55:24 WIB

JAKARTA – Emiten tambang emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) bersiap menggelontorkan dividen tunai bernilai Rp2,78 triliun atau setara Rp105 per lembar saham kepada para pemegang sahamnya untuk tahun buku 2025. Langkah pembagian keuntungan ini resmi mengantongi persetujuan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang terlaksana pada Rabu (3/6/2026).

Mengacu pada keterbukaan informasi perusahaan, nominal keseluruhan dividen yang dialokasikan ialah Rp2.778.300.000.000 (Rp2,77 triliun) yang bakal disalurkan kepada 26,46 miliar saham beredar. Lewat perhitungan tersebut, angka dividen per saham ditetapkan sebesar Rp105.

Bagi para investor yang membidik hak atas dividen ini, terdapat rangkaian tanggal krusial yang wajib dicatat. Batas cum dividen untuk pasar reguler serta negosiasi ditetapkan pada 11 Juni 2026, yang disusul oleh ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 12 Juni 2026. 

Sementara itu, recording date atau batas pencatatan investor yang berhak atas dividen jatuh pada 15 Juni 2026. Pihak manajemen mengagendakan proses pembayaran dividen secara serentak pada 30 Juni 2026.

Agenda Lengkap Pembagian Dividen PSAB:

Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 11 Juni 2026

Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 12 Juni 2026

Cum dividen pasar tunai: 15 Juni 2026

Recording date: 15 Juni 2026

Ex dividen pasar tunai: 17 Juni 2026

Pembayaran dividen: 30 Juni 2026

Pembagian dividen berskala besar ini terealisasi di kala PSAB mencatatkan lonjakan performa yang impresif di sepanjang tahun 2025, ditopang oleh melesatnya harga komoditas emas di pasar internasional.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Direktur Utama PSAB Edi Permadi mengatakan harga emas pada 2025 meningkat sekitar 66,48% atau sebesar US$1.732,93 per ons, dari US$2.606,72 per ons pada akhir 2024 menjadi US$4.339,65 per ons pada akhir 2025.

Berkat dorongan dari meroketnya harga komoditas tersebut, PSAB sukses mengamankan nilai penjualan mencapai US$288,7 juta pada tahun 2025, atau tumbuh US$52,7 juta bila disandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar US$236 juta. 

Perusahaan juga berhasil meraup laba kotor senilai US$170,1 juta, atau melesat sebesar 49,6% dari capaian US$113,8 juta pada periode 2024. Rasio margin laba kotor pun merangkak naik menjadi 58,94% dari posisi semula yang berada di angka 48%.

Bukan hanya mencetak raport hijau pada performa keuangan, PSAB terpantau mengeksekusi sejumlah keputusan strategis sepanjang tahun 2025. 

Salah satunya ditandai lewat kesepakatan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) yang dilakukan oleh anak usahanya, yakni PT J Resources Nusantara (JRN) bersama PT Danusa Tambang Nusantara yang merupakan anak usaha United Tractors, guna melepas 99,99996% kepemilikan saham pada PT Arafura Surya Alam.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Perseroan menilai transaksi tersebut akan memberikan dampak positif terhadap arus kas," ujarnya, mengutip laporan tahunan PSAB.

Pada periode tahun yang sama, PSAB turut melangsungkan aksi korporasi berupa pelunasan dipercepat atas seluruh obligasi perusahaan, yang mana proses tersebut telah rampung dituntaskan pada tanggal 21 Oktober 2025 setelah mengantongi restu dari seluruh pemegang obligasi.

Reporter: Gemilang Ramadhan