Saham Oracle Tergelincir Empat Persen Saat Stitch Fix Melonjak Naik
JAKARTA – Saham Oracle (ORCL) mengalami penurunan sebesar -4% walaupun emiten ini sukses membukukan capaian kuartal keempat yang kokoh serta proyeksi pertumbuhan yang meyakinkan untuk kuartal pertama tahun fiskal 2027.
Korporasi ini masih memegang teguh target pendapatan setahun penuh di level $90 miliar sekaligus menaikkan perkiraan laba per saham (EPS) non-GAAP ke angka $8,05.
Namun, sikap waspada para investor mencuat merespons strategi besar perusahaan yang berniat menghimpun dana berkisar $40 miliar demi mendanai ekspansi infrastruktur cloud AI mereka secara masif.
Sementara itu, Stitch Fix (SFIX) mencatatkan kenaikan +3,9%. Perusahaan penyedia jasa penataan gaya personal secara daring ini melesat setelah mempublikasikan kerugian kuartal ketiga senilai $0,01 per saham, hasil yang lebih rendah dari perkiraan semula sekaligus sukses melewati konsensus pendapatan.
Estimasi pendapatan total tahun fiskal 2026 yang dibidik perseroan pada rentang $1,346 miliar sampai $1,351 miliar turut melampaui prediksi Wall Street, yang seketika memicu reli di pasar setelah jam perdagangan reguler ditutup.
Di sisi lain, Oxford Industries (OXM) merosot hingga -10%. Kendati pabrikan sandang ini menorehkan realisasi keuntungan kuartal pertama yang kuat, harga sahamnya jatuh bebas menyusul target jangka pendek dan estimasi setahun penuh yang berada di bawah ekspektasi.
Untuk periode kuartal kedua 2026, perseroan memperkirakan pendapatan di kisaran $380 juta sampai $400 juta, di mana performa tersebut berada cukup jauh di bawah konsensus para analis yang menargetkan angka $413,9 juta, sebagaimana dilansir dari berita sumber.