IHSG Pekan Ini Konsolidasi Pantau Rekomendasi 6 Saham Potensial

Ilustrasi: IHSG diproyeksikan bergerak dalam konsolidasi dengan rentang 6.100-6.250 pada pekan ini. (Gambar: NET)
Senin, 22 Juni 2026 | 14:06:29 WIB

JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan oleh Phintraco Sekuritas akan berada dalam fase konsolidasi sepanjang pekan ini. Laju indeks diperkirakan bergerak pada area rentang resistance 6.250, pivot 6.200, serta support 6.100.

Sebagian besar bursa saham di kawasan Asia dan Eropa berakhir di zona merah pada sesi perdagangan hari Jumat (19/6/2026), sedangkan pasar saham Wall Street tidak beroperasi dalam rangka memperingati hari libur Juneteenth. "Pelemahan itu terjadi karena investor meragukan perjanjian perdamaian AS-Iran dapat bertahan lama," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (22/6/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkait hal tersebut, Wakil Presiden AS menegaskan bahwa kucuran bantuan ekonomi bagi Iran sepenuhnya bergantung pada kepatuhan pihak mereka terhadap poin kesepakatan. 

Sementara itu, Presiden Iran menganggap kesepakatan itu bersifat kondisional dan baru memberikan persetujuan setelah memperoleh garansi atas perlindungan hak-hak negaranya.

Perhatian utama pelaku pasar saat ini sedang tertuju pada rencana pembukaan kembali akses lalu lintas di Selat Hormuz setelah adanya perjanjian mengenai pencabutan blokade antara AS dan Iran. 

Meski demikian, pihak Iran justru mengumumkan penutupan kembali jalur selat tersebut pada Jumat (19/6/2026) lantaran menilai ada beberapa ketentuan dalam kesepakatan yang belum dipenuhi.

Di samping itu, para investor juga mengantisipasi perilisan beberapa indikator data ekonomi penting dari Amerika Serikat, seperti indeks harga PCE, pesanan barang tahan lama (durable goods orders), serta indeks sentimen konsumen. Angka indeks PCE inti diperkirakan tumbuh 0,3 persen secara bulanan, meningkat dari posisi 0,2 persen pada bulan April.

Bank sentral AS, The Fed, sebelumnya telah mengerek proyeksi inflasi PCE untuk tahun 2026 ke level 3,6 persen dan menjadi 2,3 persen untuk tahun berikutnya. "Proyeksi indeks PCE inti juga direvisi naik menjadi 3,3% tahun ini," papar Phintraco Sekuritas sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sedangkan dari dalam negeri, data mengenai M2 Money Supply dijadwalkan meluncur pada Selasa (23/6/2026). Sentimen domestik lain yang dinanti oleh pelaku pasar yaitu pengumuman MSCI Annual Market Classification Review pada Rabu (24/6/2026) mengenai status posisi Indonesia di dalam Emerging Market.

Pihak Bursa Efek Indonesia sendiri berniat mengadakan pertemuan khusus dengan MSCI demi mengklarifikasi poin penilaian negatif pada aspek kriteria Information Flow yang tercantum dalam MSCI Global Market Accessibility Review. "Secara teknikal, IHSG pada pekan ini diperkirakan akan berconsolidasi pada kisaran 6.100-6.250," tambah Phintraco Sekuritas sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menyikapi kondisi pasar tersebut, Phintraco Sekuritas membagikan rekomendasi enam emiten saham yang dinilai memiliki peluang mendatangkan cuan bagi para investor. Pilihan saham-saham yang direkomendasikan tersebut meliputi ASII, DSSA, ISAT, HMSP, INET, dan DKFT.

Reporter: Gemilang Ramadhan