Bank bjb Syariah Optimistis Targetkan Pertumbuhan Pembiayaan Akhir 2026
JAKARTA – PT Bank bjb Syariah mencatatkan laba bersih senilai Rp16,04 miliar sampai Mei 2026, mengalami penurunan sebesar 26,80% secara tahunan (year on year/YoY) jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp21,92 miliar.
Walaupun perolehan laba mengalami tekanan, pendapatan setelah distribusi bagi hasil mengalami kenaikan 15,96% YoY menjadi Rp282,16 miar. Dari aspek fungsi intermediasi, jumlah pembiayaan tumbuh sebesar 13,83% YoY menyentuh Rp11,37 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami peningkatan 11,14% YoY menjadi Rp11,60 triliun.
Direktur Utama Bank bjb Syariah Arief Setyahadi mengungkapkan bahwa perseroan masih sanggup mempertahankan pertumbuhan aset ke arah positif lewat pengelolaan aset secara efektif demi menciptakan pendapatan yang optimal sekaligus menyokong performa korporasi.
Berdasarkan penjelasan Arief, sampai Mei 2026 ekspansi pembiayaan masih bergerak pada kisaran 14% secara tahunan, di mana pendorong paling besar bersumber dari sektor pembiayaan produktif yang mencatatkan pertumbuhan sedikit lebih tinggi di atas pembiayaan konsumtif.
Dalam menyongsong paruh kedua pada tahun ini, Bank bjb Syariah sudah melangsungkan langkah penyesuaian terhadap Rencana Bisnis Bank (RBB) seraya konsisten mempertahankan target ekspansi pembiayaan maupun DPK yang positif.
"Penyesuaian RBB dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai tantangan yang dihadapi saat ini maupun yang diperkirakan berkembang pada masa mendatang," ujar Arief sebagaimana dilansir dari berita sumber, Rabu (8/7/2026).
Demi memelihara performa hingga penutupan tahun, sambung Arief, korporasi bakal mengalirkan pembiayaan secara jauh lebih selektif supaya bisa memperoleh portofolio yang bermutu tinggi dan menghasilkan profit yang optimal.
Pada aspek lainnya, bank pun konsisten memangkas rasio pembiayaan bermasalah lewat proses penagihan yang jauh lebih intensif serta penuntasan pembiayaan bermasalah yang selaras dengan regulasi yang berlaku.
Dari aspek pendanaan, Bank bjb Syariah bakal memperkokoh perolehan dana masyarakat dengan konsisten memelihara imbal hasil yang kompetitif, terutama lewat dongkrakkan dana murah atau current account saving account (CASA).