Danamon Dorong Kolaborasi Global Startup Indonesia di Ajang ASEAN
JAKARTA – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) kembali menunjukkan dukungannya terhadap perkembangan startup di tanah air dengan ikut serta dalam ajang Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026.
Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Bank of Ayudhya (Krungsri) ini mengumpulkan para pelaku startup, investor, hingga korporasi asal Jepang dan negara-negara di kawasan ASEAN guna mempererat kerja sama bisnis lintas batas.
Agenda ini sekaligus menjadi bagian dari program MUFG Global Network demi memacu pertumbuhan ekonomi serta mematangkan ekosistem inovasi di wilayah ASEAN-Jepang.
Dalam perhelatan ini, Danamon ikut menyepakati Letter of Intent (LoI) bersama pihak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Krungsri, Krungsri Finnovate, dan MUFG Innovation Partners (MUIP).
Prosesi penandatanganan tersebut menjadi sebuah lompatan strategis demi memperkokoh sinergi sekaligus keterhubungan ekosistem startup regional.
Keikutsertaan Danamon pun selaras dengan berjalannya MUIP Garuda Fund, sebuah dana investasi korporasi yang lahir dari kolaborasi antara MUIP, MUFG, dan Danamon lewat total komitmen bernilai US$100 juta.
Dana jumbo tersebut dialokasikan secara khusus guna menyokong investasi di bidang teknologi serta teknologi finansial (fintech).
Chief Strategy Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Reza Iskandar Sardjono, menyampaikan bahwa keterlibatan pihak Danamon di dalam forum ini adalah langkah nyata untuk membuka jaringan yang kian luas bagi startup lokal agar bisa terhubung dengan jajaran investor dan korporasi global.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Melalui sinergi dengan MUFG Global Network, kami ingin menghadirkan peluang yang lebih besar bagi startup Indonesia untuk berkembang dan menjalin kolaborasi di tingkat internasional," ujar Reza dalam keterangan tertulis, Senin (9/7/2026).
Gelaran Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026 ini tercatat sukses mempertemukan lebih dari 500 sesi temu bisnis (business matching) hanya dalam waktu satu hari.
Agenda ini diramaikan oleh lebih dari 90 startup yang berasal dari enam negara, termasuk Indonesia, bersanding dengan sekitar 140 korporasi serta investor berskala global.
Berdasarkan penuturan Reza, kerja sama antarnegara merupakan elemen krusial untuk menciptakan ekosistem startup yang dapat bertahan lama.
Oleh sebab itu, Danamon bertekad untuk terus menjembatani pelaku startup tanah air dalam meraih peluang di kancah global sekaligus mendongkrak daya saing mereka di pasar luar negeri.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Melalui sinergi bersama para mitra dan dukungan MUIP Garuda Fund, kami ingin membantu startup Indonesia memperluas akses terhadap pendanaan, kemitraan strategis, dan pasar internasional," tutupnya.