MCOL Habiskan Biaya Eksplorasi USD32 Ribu Lebih pada Kuartal II 2026

ILUSTRASI, PT Mandiri Intiperkasa mengeluarkan biaya eksplorasi sebesar USD32.022 pada kuartal II-2026. (Sumber Gambar : Net)
Jumat, 10 Juli 2026 | 10:57:20 WIB

JAKARTA - PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) lewat anak usahanya, PT Mandiri Intiperkasa, mengumumkan telah mengeluarkan biaya operasional senilai USD32.022,12 guna mendanai seluruh aktivitas eksplorasi sepanjang kuartal II-2026. Angka tersebut tercatat melewati estimasi rencana biaya operasional yang sebelumnya dianggarkan sebesar USD28.759,80 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (9/7/2026), keseluruhan aktivitas eksplorasi pada kuartal II-2026 tersebut seluruhnya masih berupa agenda pengeboran infill. Seluruh pendanaan yang dialokasikan tersebut murni berstatus sebagai biaya operasional.

Selama jangka waktu tersebut, PT Mandiri Intiperkasa telah mendirikan pemboran di 29 titik dengan kedalaman menyeluruh mencapai 5.745 meter (metode pengeboran lubang terbuka).

Aktivitas eksplorasi dari PT Mandiri Intiperkasa untuk saat ini difokuskan demi mendapatkan data yang rinci pada wilayah yang masuk rencana penambangan untuk jangka lima tahun mendatang. 

Di samping itu, proses pengeboran dilakukan demi menghimpun data yang dapat meningkatkan jumlah sumber daya sekaligus cadangan batu bara yang dimiliki MIP.

Proses pengeboran MIP meliputi pengeboran lubang terbuka (open hole) serta pengeboran inti (coring) guna mengumpulkan data mengenai tingkat ketebalan lapisan batu bara berikut kualitas yang dimilikinya.

Operasi pengeboran dijalankan memakai metode pemboran lubang terbuka serta pemboran inti. Pada masing-masing lubang bor, dilakukan proses pengukuran lewat geophysical logging demi meraih ketepatan data mengenai ketebalan dari lapisan batu bara.

Bukan hanya itu, pihak perseroan juga memaparkan target pengeboran untuk periode kuartal III-2026 (Juli hingga September) yang diproyeksikan bakal melaksanakan pengeboran di 35 titik pemboran dengan total kedalaman menyentuh 9.270 meter.

Reporter: Gemilang Ramadhan