Rabu, 07 Januari 2026

Teknologi Digital Perkuat Keandalan Penyaluran Gas Bumi Nasional

Teknologi Digital Perkuat Keandalan Penyaluran Gas Bumi Nasional
Teknologi Digital Perkuat Keandalan Penyaluran Gas Bumi Nasional

JAKARTA - Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan kompleksitas pengelolaan infrastruktur migas nasional, penerapan teknologi digital mulai memainkan peran penting dalam memastikan distribusi tetap aman, stabil, dan efisien. 

Digitalisasi tak hanya menjadi alat bantu pemantauan, tetapi juga penentu pengambilan keputusan operasional yang semakin presisi. 

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melihat peluang ini sebagai bagian dari transformasi besar menuju sistem penyaluran gas bumi yang lebih andal dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Baca Juga

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik Sama Sekali

Dengan pengelolaan berbasis data dan sistem pemantauan real-time, PGN berupaya memastikan setiap simpul jaringan bekerja optimal, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi penopang pasokan energi nasional.

Peran Stasiun Gas Dalam Menjaga Keandalan Pasokan

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menerapkan sistem digital dalam menjaga infrastruktur penyaluran gas bumi, terutama pada titik krusial seperti Stasiun Gas Pagardewa sebagai simpul utama penjaga keandalan pasokan gas bumi nasional.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta mengatakan, Stasiun Pagardewa berfungsi sebagai infrastruktur utama pengatur tekanan dan kapasitas jaringan transmisi gas bumi dalam penyaluran gas kepada pelanggan sektor kelistrikan, komersial, dan industri.

Fasilitas ini menjadi bagian penting dalam sistem transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ) yang menyalurkan gas dari Sumatera menuju wilayah Jawa bagian Barat. Skala jaringan yang luas menuntut sistem pengawasan yang terus aktif dan responsif dalam berbagai kondisi.

“Dengan optimalisasi fasilitas kompresor, metering, serta jumperline yang meningkatkan kapasitas linepack, PGN memastikan distribusi gas tetap andal dan stabil. Fasilitas ini memungkinkan suplai gas terpenuhi mulai dari Sumatera, Lampung, hingga Jawa bagian Barat,” kata Hery.

Digitalisasi Untuk Pemantauan Yang Lebih Akurat

Hery melanjutkan, dalam menjaga asset integrity melalui pemeliharaan dan inspeksi berbasis risiko. Penerapan teknologi digital seperti pemanfaatan Integrated Monitoring Center (IMOC) memungkinkan pemantauan real-time terhadap kondisi infrastruktur, data pelanggan, dan aktivitas niaga.

“Digitalisasi membuat keputusan operasional menjadi lebih cepat, tepat, dan terukur,” tambah Hery.

Menurut Hery, seluruh infrastruktur yang kami operasikan harus tetap terjaga keandalannya untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. "PGN berkomitmen menjalankan operasi secara aman dan efisien, serta terus menambah fleksibilitas pasokan melalui penguatan infrastruktur gas bumi termasuk LNG,” lanjut Hery.

Digitalisasi diharapkan tidak hanya mempercepat respons, tetapi juga mengurangi potensi gangguan operasi yang dapat berdampak pada pasokan energi masyarakat dan industri.

Penguatan Infrastruktur Dan Fleksibilitas Pasokan

Selain menjaga keandalan operasi, PGN terus memperkuat fleksibilitas pasokan melalui pengembangan infrastruktur gas bumi, termasuk pemanfaatan LNG. Upaya ini sejalan dengan strategi bisnis Grow–Adapt–Step Out (G-A-S) yang tengah dijalankan perusahaan.

Program strategis tersebut mencakup perluasan jaringan gas rumah tangga, pembangunan pipa BBM Cikampek–Plumpang, revitalisasi tanki LNG Arun, serta pembangunan fasilitas injection point untuk pengembangan biomethane.

Dengan jaringan yang semakin luas, PGN berupaya memastikan energi bersih dapat diakses lebih merata di berbagai wilayah. Hal ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan energi dalam jangka panjang.

Sebelumnya, Indonesia sedang berupaya mewujudkan ketahanan energi nasional yang lebih kuat seperti yang diamanatkan dalam Asta Cita Pemerintah. Gas bumi memiliki peran strategis sebagai jembatan menuju target Net Zero Emission 2060.

“Penurunan konsumsi batu bara mendorong meningkatnya ketergantungan terhadap gas bumi sebagai energi perantara. Hal ini menjadikan gas bumi primadona, baik untuk pembangkit listrik, sektor industri, maupun sebagai bahan baku,” ujar Laode.

Integrasi Sistem Menuju Penyaluran Yang Lebih Efisien

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menjelaskan bahwa PGN menjalankan strategi transisi energi melalui tiga pilar utama G-A-S (Grow, Adapt, Step-Out). 

Pilar Grow difokuskan pada penguatan infrastruktur gas bumi, meliputi jaringan transmisi dan distribusi, fasilitas regasifikasi, serta pengembangan jaringan gas rumah tangga.

Pilar Adapt diarahkan pada pengembangan bisnis LNG trading/bunkering dan infrastruktur upstream LNG domestik guna memberikan total solutions energy services. 

Sementara itu, pilar Step Out merupakan upaya hilirisasi gas bumi ke petrochemical maupun green energy melalui biomethane dan bisnis transportasi carbon.

Hery mengungkapkan bahwa pengelolaan gas bumi nasional tetap menghadapi tantangan seperti jarak sumber pasokan yang jauh dari pusat konsumsi serta kebutuhan investasi infrastruktur. Karena itu, integrasi sistem menjadi kunci agar pasokan dan permintaan tetap seimbang.

“PGN mengintegrasikan infrastruktur gas bumi melalui integrasi fisik dengan menghubungkan berbagai ruas-ruas pipa gas bumi, serta integrasi operasional melalui pengelolaan terpadu sistem transmisi dan regasifikasi,” tambahnya.

Dengan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, PGN berharap distribusi gas semakin efisien, aman, dan mendukung upaya transisi menuju energi yang lebih bersih.

Celo

Celo

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

10 Hp vivo Harga 1 Jutaan Terbaik di Januari 2026

10 Hp vivo Harga 1 Jutaan Terbaik di Januari 2026

Pemerintah dan Pemprov Jambi Dorong Pelestarian Sembilan Budaya Lokal Menjadi Warisan Takbenda

Pemerintah dan Pemprov Jambi Dorong Pelestarian Sembilan Budaya Lokal Menjadi Warisan Takbenda

Proyek Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi Baru Siap Digunakan 2027

Proyek Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi Baru Siap Digunakan 2027

Baznas Hadir dengan Layanan Kesehatan Cepat Tanggap Bagi Korban Banjir Sumatera

Baznas Hadir dengan Layanan Kesehatan Cepat Tanggap Bagi Korban Banjir Sumatera

Pemerintah Didesak Perkuat Pencegahan Superflu dengan Masker dan Imunisasi

Pemerintah Didesak Perkuat Pencegahan Superflu dengan Masker dan Imunisasi