Rabu, 07 Januari 2026

Penemuan Sumur Minyak Baru Dongkrak Produksi Migas Nasional 2026

Penemuan Sumur Minyak Baru Dongkrak Produksi Migas Nasional 2026
Penemuan Sumur Minyak Baru Dongkrak Produksi Migas Nasional 2026

JAKARTA - Penemuan sumur minyak baru kembali memberi harapan bagi upaya penguatan produksi migas nasional. 

Di tengah tantangan menjaga pasokan energi dan mencapai target lifting pemerintah, hasil pengujian terbaru dari PT Pertamina EP (PEP) Adera Field menunjukkan adanya potensi signifikan yang bisa dimaksimalkan. 

Temuan ini bukan hanya tentang besarnya angka produksi, tetapi juga mencerminkan pemanfaatan teknologi, integrasi data, dan strategi pengelolaan reservoir yang semakin matang.

Baca Juga

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik Sama Sekali

Dengan pendekatan pengujian yang terukur, perusahaan memastikan setiap hasil yang diperoleh menjadi dasar perencanaan jangka panjang. Sehingga, peningkatan produksi tetap berjalan dengan prinsip keberlanjutan dan efisiensi operasi.

Potensi Produksi Dari Hasil Uji Awal

PT Pertamina EP (PEP) Adera Field mengumumkan telah menemukan sumur minyak baru dengan potensi hingga 3.442 barel minyak per hari (BOPD). Hal ini didapati dari hasil pengujian yang dilakukan beberapa waktu lalu.

General Manager Pertamina EP Zona 4 Djudjuwanto menjelaskan berdasarkan pengujian dengan durasi dua jam pada 30 Desember 2025 pukul 14.30-16.30 WIB, sumur ABB-143 (U1) menunjukkan kemampuan produksi sebesar 3.442 BOPD. Pengujian berdurasi dua jam ini dinilai lebih merepresentasikan kondisi aliran yang stabil.

Pengujian aliran awal tersebut dilakukan untuk mengetahui kemampuan maksimum (deliverability) sumur mengalirkan minyak secara alami tanpa bantuan alat.

Hasil yang muncul kemudian menjadi gambaran awal tentang potensi yang bisa dikembangkan, sebelum masuk ke tahap evaluasi berikutnya.

Pengujian Untuk Menentukan Kondisi Optimal

Hasil uji ini bukan angka produksi harian jangka panjang, tetapi menjadi dasar awal untuk menilai kinerja sumur dan karakteristik lapisan batuan penyimpanan minyak.

Setelah tahap pembersihan sumur selesai, PEP Adera Field melanjutkan dengan uji multi laju alir. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui laju produksi yang ideal, perbandingan gas terhadap minyak (gas-oil ratio atau GOR), serta kandungan air dalam minyak (watercut).

Data hasil pengujian ini menjadi dasar pengelolaan reservoir yang baik guna menjaga keberlanjutan produksi serta memperoleh perolehan minyak yang optimal.

Dengan pendekatan bertahap, risiko produksi berlebihan dapat dihindari, sementara potensi jangka panjang tetap terjaga.

Proyeksi Tambahan Produksi Dan Estimasi Perolehan

"Sumur ABB-143 (U1) diharapkan dapat memberikan tambahan produksi harian sekitar 458 barel minyak per hari pada kondisi operasi tertentu, dengan estimasi total potensi perolehan minyak atau Estimated Ultimate Recovery (EUR) sekitar 750 ribu barel minyak berdasarkan perbandingan dengan sumur referensi," terang Djudjuwanto.

Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa walaupun angka uji alir awal cukup besar, produksi aktual nantinya disesuaikan dengan kondisi operasi yang aman dan stabil. Ini menjadi bagian dari strategi menjaga umur sumur sekaligus mengoptimalkan perolehan secara bertahap.

Peran Teknologi Dalam Mendorong Keberhasilan

Djudjuwanto juga menyampaikan penemuan sumur minyak baru ini merupakan hasil dari integrasi data seismik 3D Abab yang diakuisisi pada tahun 2023. Pendekatan baru ini diperoleh dari studi Tim Geologi, Geofisika, Reservoir, dan Produksi (GGRP) PEP Adera Field.

Melalui analisis data seismik yang lebih detail, tim dapat memetakan arah dan sebaran lapisan reservoir dengan lebih akurat. Dengan begitu, peluang keberhasilan pengeboran semakin besar.

Djudjuwanto menyampaikan penemuan sumur baru ini menjadi suntikan bagi PEP Adera Field dalam meningkatkan produksi migas di tahun 2026. Penemuan ini juga mendorong pewujudan target lifting 1 juta barel per hari yang ditetapkan pemerintah.

"Inovasi teknologi dan penerapan pendekatan-pendekatan baru mendorong kinerja PEP dalam mewujudkan ketahanan energi nasional," ucap Djudjuwanto.

Dengan kombinasi inovasi, data akurat, dan strategi pengelolaan reservoir, penemuan ini diharapkan tidak sekadar menambah volume, tetapi juga memperkuat fondasi ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.

Celo

Celo

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

10 Hp vivo Harga 1 Jutaan Terbaik di Januari 2026

10 Hp vivo Harga 1 Jutaan Terbaik di Januari 2026

Pemerintah dan Pemprov Jambi Dorong Pelestarian Sembilan Budaya Lokal Menjadi Warisan Takbenda

Pemerintah dan Pemprov Jambi Dorong Pelestarian Sembilan Budaya Lokal Menjadi Warisan Takbenda

Proyek Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi Baru Siap Digunakan 2027

Proyek Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi Baru Siap Digunakan 2027

Baznas Hadir dengan Layanan Kesehatan Cepat Tanggap Bagi Korban Banjir Sumatera

Baznas Hadir dengan Layanan Kesehatan Cepat Tanggap Bagi Korban Banjir Sumatera

Pemerintah Didesak Perkuat Pencegahan Superflu dengan Masker dan Imunisasi

Pemerintah Didesak Perkuat Pencegahan Superflu dengan Masker dan Imunisasi