Kamis, 08 Januari 2026

Pelni Proyeksikan Lonjakan Penumpang dan Inovasi Kapal Ramah Lingkungan 2026

Pelni Proyeksikan Lonjakan Penumpang dan Inovasi Kapal Ramah Lingkungan 2026
Pelni Proyeksikan Lonjakan Penumpang dan Inovasi Kapal Ramah Lingkungan 2026

JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memproyeksikan akan mengangkut 5,7 juta penumpang pada tahun 2026. Angka ini menunjukkan optimisme perusahaan dalam menghadapi permintaan transportasi laut yang terus meningkat.

Direktur Utama Pelni Tri Andayani mengatakan proyeksi itu meningkat sekitar 11,76 persen dibanding realisasi 2025. Tahun lalu, sebanyak 5,15 juta penumpang telah memanfaatkan layanan kapal Pelni di seluruh rute.

Realisasi jumlah penumpang pada 2025 pun meningkat 101,15 persen dari 2024, yang tercatat 5.095.483 penumpang. Kenaikan ini menjadi indikator keberhasilan strategi perusahaan dalam mengelola operasional dan pelayanan publik.

Baca Juga

Penggunaan SPKLU Nasional Meningkat Tajam Selama Libur Akhir Tahun

Anda menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari peningkatan pelayanan, kesiapan armada, dan pengelolaan operasional secara konsisten. Hal ini memastikan kapal Pelni dapat melayani masyarakat dengan andal dan tepat waktu.

Fokus Pelni pada Konektivitas Wilayah 3TP

Pelni terus memperkuat konektivitas wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP). Upaya ini dilakukan agar layanan transportasi laut bisa menjangkau seluruh pelosok negeri.

Berdasarkan data resmi perusahaan, seluruh rute Pelni di 2025 telah melayani lebih dari lima juta penumpang. Hal ini menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam menjangkau wilayah strategis sekaligus mendukung pemerataan ekonomi.

Selain jumlah penumpang, Pelni juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan selama perjalanan. Armada yang andal dan fasilitas memadai menjadi fokus utama untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Tri Andayani menegaskan bahwa strategi konektivitas 3TP bukan hanya soal angka penumpang. Ini juga soal memastikan setiap wilayah terpencil dapat tersambung secara ekonomis dan sosial melalui transportasi laut yang aman dan handal.

Proyeksi Kebutuhan BBM dan Efisiensi Operasional

Pelni memperkirakan kebutuhan BBM operasional pada 2026 mencapai 220 ribu kiloliter. Estimasi ini berlaku untuk pengoperasian 84 kapal dengan alokasi anggaran subsidi sekitar Rp1,5 triliun.

Anda menekankan bahwa perusahaan akan fokus pada efisiensi dan keberlanjutan penggunaan bahan bakar. Hal ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi biaya operasional sekaligus mendukung target ramah lingkungan.

Pengadaan kapal baru dengan teknologi terkini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penggunaan BBM ramah lingkungan. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus berkontribusi pada target net zero emission (NZE).

Selain itu, perawatan rutin tangki dan instalasi bahan bakar di kapal akan terus dilakukan. "Kami akan terus mendukung penggunaan BBM ramah lingkungan melalui perawatan rutin tangki dan instalasi bahan bakar di atas kapal agar tetap andal dan efisien," ujar Anda.

Strategi Keberlanjutan dan Inovasi Pelni

Pelni memandang keberlanjutan sebagai aspek penting dalam pengembangan armada dan operasional kapal. Dengan inovasi teknologi, perusahaan berupaya menekan emisi sekaligus memastikan perjalanan penumpang tetap nyaman dan aman.

Kebijakan ini sejalan dengan target nasional untuk menurunkan emisi dan mencapai net zero emission dalam jangka panjang. Upaya efisiensi bahan bakar menjadi langkah strategis yang mendukung tujuan tersebut.

Selain fokus lingkungan, Pelni juga memprioritaskan layanan penumpang yang berkualitas. Peningkatan kenyamanan, keselamatan, dan ketepatan jadwal menjadi bagian dari strategi perusahaan menghadapi lonjakan penumpang di 2026.

Tri Andayani menekankan bahwa kombinasi antara inovasi teknologi, efisiensi operasional, dan layanan publik yang unggul menjadi kunci kesuksesan perusahaan. Dengan langkah-langkah ini, Pelni siap menyambut peningkatan jumlah penumpang dan tuntutan transportasi ramah lingkungan secara bersamaan.

Pelni juga berharap pengelolaan armada yang modern akan menarik minat masyarakat untuk menggunakan transportasi laut. Dukungan pemerintah dan strategi efisiensi menjadi faktor penting agar proyeksi 5,7 juta penumpang dapat tercapai dengan baik.

Dengan koordinasi yang matang, Pelni yakin target operasional dan lingkungan dapat sejalan. Peningkatan konektivitas, jumlah penumpang, serta penggunaan BBM ramah lingkungan menjadi pilar utama strategi perusahaan untuk 2026.

Dengan langkah-langkah strategis dan fokus pada keberlanjutan, Pelni siap menghadapi tantangan dan peluang transportasi laut. Inovasi kapal baru, efisiensi BBM, dan pelayanan publik yang maksimal menjadi kunci utama kesuksesan perusahaan.

Proyeksi kenaikan penumpang hingga 5,7 juta pada 2026 menunjukkan optimisme perusahaan. Langkah ini sekaligus menjadi bukti kesiapan Pelni dalam menghadapi tuntutan transportasi modern dan ramah lingkungan.

Dengan pengelolaan operasional yang efisien dan armada yang terus diperbarui, Pelni memastikan layanan transportasi laut dapat menjadi andalan masyarakat. Perusahaan juga berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan penumpang, efisiensi biaya, dan tanggung jawab lingkungan.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Daftar Telegram di Web: Solusi Praktis Mengakses Telegram di Browser

Daftar Telegram di Web: Solusi Praktis Mengakses Telegram di Browser

Gibran di Jadwalkan Turun Langsung Bantu Korban Banjir di Kalimantan Selatan

Gibran di Jadwalkan Turun Langsung Bantu Korban Banjir di Kalimantan Selatan

Kestabilan Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini Berikan Kepastian bagi Konsumen

Kestabilan Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini Berikan Kepastian bagi Konsumen

Penggunaan SPKLU Nasional Meningkat Tajam Selama Libur Akhir Tahun

Penggunaan SPKLU Nasional Meningkat Tajam Selama Libur Akhir Tahun

Stabilitas Harga BBM Pertamina Terjaga Memasuki Periode Awal Tahun

Stabilitas Harga BBM Pertamina Terjaga Memasuki Periode Awal Tahun