Kamis, 15 Januari 2026

Maskapai Low-Cost Paling Aman Dunia 2026 Terungkap

Maskapai Low-Cost Paling Aman Dunia 2026 Terungkap
Maskapai Low-Cost Paling Aman Dunia 2026 Terungkap

JAKARTA - Maskapai berbiaya rendah kini tidak hanya bersaing soal harga tiket, tetapi juga kualitas keselamatan penerbangan. Baru-baru ini, Airline Ratings, situs global yang menilai keselamatan maskapai, merilis daftar maskapai low-cost paling aman di dunia. 

Penghargaan ini menegaskan bahwa harga murah tidak harus mengorbankan standar keselamatan.

HK Express dari Hong Kong berhasil menduduki posisi teratas sebagai maskapai berbiaya rendah paling aman di dunia. Penilaian ini didasarkan pada berbagai faktor, termasuk catatan insiden dan kecelakaan, kualitas pelatihan pilot, audit keselamatan internasional, hingga transparansi manajemen maskapai.

Baca Juga

Rekomendasi Kado Pernikahan Terbaik, Berkesan dan Bermanfaat 2026

CEO Airline Ratings, Sharon Petersen, menekankan bahwa HK Express menunjukkan konsistensi tinggi dalam menjalankan prosedur keselamatan meskipun beroperasi di wilayah dengan standar pelaporan insiden yang ketat. 

“Maskapai memiliki salah satu tingkat insiden terendah dalam analisis kami, meskipun beroperasi di yurisdiksi dengan tingkat pelaporan insiden yang sangat tinggi,” ujar Petersen.

Langkah ini penting mengingat reputasi maskapai low-cost seringkali dipertanyakan soal keamanan. Penilaian tahunan ini menjadi tolok ukur penting bagi calon penumpang yang mencari layanan terjangkau sekaligus aman.

HK Express Menjadi Teladan Keselamatan Maskapai

HK Express berhasil menonjol karena armadanya relatif muda, sehingga risiko kerusakan teknis dapat ditekan. Selain itu, maskapai ini memiliki protokol pemeriksaan keselamatan kabin yang sangat ketat. 

Audit independen yang dilakukan oleh Airline Ratings menunjukkan tingkat konsistensi tertinggi dalam penerapan standar keselamatan.

“Kami melihat seluruh prosedur keselamatan kabin di HK Express dilakukan secara konsisten dan menjadi tolok ukur jelas bagi maskapai lain,” kata Petersen. Hal ini membuat HK Express menjadi rujukan penting bagi penumpang yang ingin penerbangan murah namun tetap aman.

Maskapai ini juga memberikan perhatian khusus terhadap pelatihan awak kabin. Penekanan pada kesiapan menghadapi kondisi darurat, prosedur evakuasi, serta komunikasi internal membuat risiko keselamatan bisa diminimalisir.

Jetstar Australia dan Scoot Mengikuti Jejak Aman

Menyusul HK Express, Jetstar Australia menempati posisi kedua. Maskapai ini dikenal mengoperasikan armada yang relatif modern dan memiliki catatan keselamatan yang kuat. 

Jetstar menerapkan standar audit keselamatan internasional yang ketat, termasuk prosedur pelatihan pilot dan pemeriksaan armada rutin.

Sementara itu, peringkat ketiga ditempati Scoot, anak perusahaan Singapore Airlines. Meski berstatus low-cost, Scoot memiliki sistem pengawasan keselamatan yang terintegrasi dengan induknya. 

Hasil audit menunjukkan bahwa protokol penanganan insiden dan kesiapan awak kabin berada di level tinggi, sehingga memberikan rasa aman bagi penumpang.

Kedua maskapai ini menunjukkan bahwa kualitas keselamatan bukan monopoli maskapai full-service. Dengan manajemen yang tepat, operator low-cost juga mampu menjaga standar keselamatan global.

Standar Penilaian Keselamatan Maskapai

Airline Ratings menggunakan kriteria penilaian yang komprehensif. Selain memperhitungkan catatan insiden dan kecelakaan, situs ini menilai audit keselamatan yang dilakukan badan internasional, pelatihan pilot, serta keterbukaan informasi maskapai.

Salah satu syarat penting adalah armada maskapai harus lebih dari 25 pesawat. Hal ini memastikan data keselamatan yang dianalisis cukup representatif untuk maskapai berskala menengah ke atas. Maskapai yang lebih kecil tidak termasuk dalam perhitungan karena keterbatasan data dan variabilitas operasional yang tinggi.

Transparansi manajemen juga menjadi faktor utama. Maskapai yang terbuka terhadap audit independen, laporan insiden, dan prosedur keselamatan internal lebih diunggulkan.

 HK Express, Jetstar, dan Scoot menunjukkan komitmen tinggi dalam hal ini, menjadikan mereka teladan bagi operator lain di Asia dan dunia.

Keselamatan Jadi Faktor Utama Pilihan Penumpang

Bagi penumpang yang memilih maskapai low-cost, keamanan tetap menjadi prioritas. Peringkat Airline Ratings membantu masyarakat menilai risiko secara objektif. 

Pengakuan terhadap HK Express, Jetstar, dan Scoot membuktikan bahwa harga terjangkau tidak selalu identik dengan kompromi keselamatan.

Ke depan, tren keselamatan akan menjadi faktor kompetitif bagi maskapai. Investor, penumpang, dan regulator semakin menekankan pentingnya audit berkala, pelatihan awak kabin, dan transparansi operasional. 

Dengan demikian, maskapai low-cost yang memprioritaskan keselamatan memiliki peluang besar meningkatkan reputasi dan menarik lebih banyak penumpang.

Keberhasilan maskapai Asia ini juga diharapkan menjadi acuan bagi operator lain di seluruh dunia untuk meningkatkan standar keselamatan tanpa harus menaikkan biaya operasional secara signifikan.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Telkomsel Catat Lonjakan Trafik Data 9,30 Persen Selama Periode Nataru 2025

Telkomsel Catat Lonjakan Trafik Data 9,30 Persen Selama Periode Nataru 2025

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo 15 Januari 2026, Cek Jam Terakhir Jelang Long Weekend

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo 15 Januari 2026, Cek Jam Terakhir Jelang Long Weekend

Simak Jadwal Lengkap KA Bandara YIA–Tugu Yogyakarta Kamis 15 Januari 2026

Simak Jadwal Lengkap KA Bandara YIA–Tugu Yogyakarta Kamis 15 Januari 2026

Astra International Setop Buyback Saham Setelah Realisasi Rp1,99 Triliun Dana

Astra International Setop Buyback Saham Setelah Realisasi Rp1,99 Triliun Dana

Leyand Tetapkan Komisaris dan Direksi Baru untuk Percepat Ekspansi Bisnis

Leyand Tetapkan Komisaris dan Direksi Baru untuk Percepat Ekspansi Bisnis