JAKARTA - Pendistribusian bantuan makanan oleh Baznas selama Ramadhan menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Program tersebut tidak hanya bertujuan menyediakan hidangan berbuka puasa, tetapi juga memastikan para mustahik memperoleh asupan makanan yang layak selama menjalankan ibadah puasa. Upaya ini dilakukan dengan menjangkau berbagai wilayah, khususnya di kawasan padat penduduk dan daerah yang terdampak bencana.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mendistribusikan sebanyak 55.150 paket makanan siap saji untuk berbuka puasa bagi para mustahik di wilayah Jabodetabek dan Sumatera selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Baca JugaSyarat Daftar PPG: Ketentuan, Tips, dan Strategi Agar Lolos Seleksi
Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial sekaligus meringankan beban masyarakat yang membutuhkan selama bulan penuh berkah.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan mengatakan paket makanan ini didistribusikan sebagai menu berbuka puasa bagi masyarakat pekerja rentan serta para mustahik yang membutuhkan.
"Kami berharap paket Hidangan Berkah Ramadhan ini dapat memberikan manfaat serta membantu para mustahik untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Program bantuan makanan bagi masyarakat yang membutuhkan
Saidah mengatakan program ini diharapkan dapat membantu para mustahik agar dapat memenuhi kebutuhan makanan berbuka puasa selama bulan suci Ramadhan.
Melalui program tersebut, Baznas berupaya menghadirkan dukungan nyata bagi kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas. Hidangan siap saji yang dibagikan menjadi solusi praktis bagi mereka yang kesulitan memperoleh makanan berbuka, terutama para pekerja rentan yang harus tetap bekerja hingga waktu berbuka puasa.
"Melalui program ini Baznas juga ingin membantu memenuhi kebutuhan gizi para mustahik selama menjalankan ibadah puasa. Mudah-mudahan apa yang kita berikan ini dapat meringankan beban para mustahik," ujarnya.
Program ini tidak hanya berfokus pada pembagian makanan, tetapi juga memastikan bahwa hidangan yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi para penerimanya. Dengan demikian, para mustahik dapat menjalankan ibadah puasa dengan kondisi kesehatan yang tetap terjaga.
Distribusi hidangan berbuka di wilayah Jabodetabek
Di wilayah Jabodetabek, ungkap Saidah, bantuan makanan didistribusikan dengan menggunakan mobil dapur berjalan. Cara ini dipilih agar proses penyaluran makanan dapat dilakukan secara lebih fleksibel dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Mobil dapur berjalan memungkinkan tim Baznas untuk langsung mendatangi titik-titik yang menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat pekerja atau kelompok rentan. Dengan metode ini, makanan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran menjelang waktu berbuka puasa.
Pendekatan tersebut juga membantu memastikan bahwa bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, seperti pekerja informal, pengemudi transportasi, hingga masyarakat yang berada di kawasan padat penduduk.
Penyaluran bantuan makanan di wilayah Sumatera
Sementara itu, di wilayah Sumatera, paket makanan didistribusikan melalui dapur umum yang didirikan di beberapa lokasi terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Keberadaan dapur umum ini menjadi sarana penting untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana tetap mendapatkan makanan yang layak selama bulan Ramadhan. Selain menyediakan hidangan berbuka puasa, dapur umum juga membantu memenuhi kebutuhan makanan bagi warga yang masih berada dalam masa pemulihan pascabencana.
Dengan memanfaatkan dapur umum, proses distribusi makanan dapat dilakukan secara terkoordinasi dan berkelanjutan. Tim Baznas bersama relawan juga dapat memantau langsung kebutuhan masyarakat di lokasi tersebut sehingga bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.
Apresiasi bagi para muzaki yang menyalurkan zakat
Dalam kesempatan yang sama, Saidah juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.
"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas. ZIS yang Anda tunaikan akan kami salurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada para mustahik," ucap Saidah Sakwan.
Diketahui, Baznas menghadirkan 29 program unggulan guna meningkatkan kesejahteraan mustahik selama periode Ramadhan 1447 Hijriah ini. Program-program tersebut nantinya akan menjangkau seluruh provinsi di Indonesia.
Melalui berbagai program tersebut, Baznas berharap dapat memperluas manfaat zakat dan sedekah agar dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah.
Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen lembaga tersebut untuk terus meningkatkan kesejahteraan mustahik sekaligus memperkuat semangat berbagi selama bulan Ramadhan.
Dengan adanya program distribusi makanan ini, diharapkan para mustahik dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang tanpa harus khawatir mengenai kebutuhan berbuka puasa setiap harinya. Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat menjadi kekuatan besar dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Celo
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Menteri Lingkungan Hidup Ingatkan Sampah Bali Jaga Citra Pariwisata Indonesia
- Jumat, 06 Maret 2026
Kemenhut Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Untuk Masa Depan
- Jumat, 06 Maret 2026
Berita Lainnya
Menteri Lingkungan Hidup Ingatkan Sampah Bali Jaga Citra Pariwisata Indonesia
- Jumat, 06 Maret 2026
Kemenhut Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Untuk Masa Depan
- Jumat, 06 Maret 2026









