JAKARTA - Penguatan infrastruktur digital di Indonesia kembali mendapat dorongan baru seiring masuknya investasi besar di sektor pusat data.
Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan cloud, edge computing, dan penyimpanan data berskala besar, kehadiran fasilitas data center modern menjadi elemen penting dalam mendukung transformasi digital nasional.
Karena itu, pembangunan pusat data baru di Jakarta bukan hanya mencerminkan ekspansi bisnis semata, tetapi juga menandai kepercayaan investor global terhadap potensi Indonesia sebagai salah satu pasar digital yang terus bertumbuh di kawasan Asia Tenggara.
Baca JugaAlasan Bukalapak (BUKA) Berbalik Laba Rp3,14 Triliun Pada 2025
Komitmen tersebut kini ditunjukkan DAMAC Digital, perusahaan infrastruktur digital global berbasis di Dubai, yang mempercepat pembangunan pusat data pertamanya di Indonesia.
Proyek bernama JKT01 – Jakarta Central itu menjadi langkah awal perusahaan dalam memperluas portofolio di Asia Tenggara, sekaligus mempertegas ambisi untuk mendukung Indonesia menjadi kekuatan digital baru di Asia.
Dengan nilai investasi mencapai US$ 150 juta atau sekitar Rp2,3 triliun, proyek ini diharapkan menjadi salah satu penopang penting bagi ekosistem teknologi, cloud computing, dan konektivitas data di Tanah Air.
DAMAC Digital Perkuat Ekspansi Infrastruktur Di Indonesia
DAMAC Digital, perusahaan infrastruktur digital global yang berbasis di Dubai, memperkuat jejak bisnisnya di Asia Tenggara dengan pembangunan pusat data pertama di Indonesia, JKT01 – Jakarta Central.
Langkah ini menandai ekspansi strategis perusahaan ke salah satu pasar digital paling menjanjikan di kawasan. Indonesia dinilai memiliki potensi besar seiring pertumbuhan ekonomi digital, kebutuhan penyimpanan data yang terus meningkat, serta berkembangnya layanan teknologi berbasis cloud.
Proyek ini menandai komitmen perusahaan mendukung visi Indonesia menjadi kekuatan digital baru di Asia. Dengan masuknya DAMAC Digital ke Jakarta, perusahaan tidak hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga ikut mengambil peran dalam penguatan fondasi infrastruktur digital nasional.
“Fase pertama dijadwalkan selesai pada kuartal ketiga 2026, sekaligus memperkuat portofolio DAMAC Digital di seluruh Asia Tenggara,” kata Hussain Sajwani, Pendiri DAMAC Digital.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan lokal, melainkan bagian dari strategi regional perusahaan. Indonesia diposisikan sebagai titik penting dalam jaringan ekspansi DAMAC Digital di Asia Tenggara, terutama karena permintaan terhadap infrastruktur digital diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
Kehadiran proyek JKT01 juga menjadi sinyal kuat bahwa pasar data center Indonesia semakin menarik di mata investor global. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa Jakarta masih menjadi lokasi strategis bagi pengembangan infrastruktur teknologi berskala besar.
Struktur Utama Gedung Rampung Dan Fase Pertama Berjalan Cepat
Proses topping off atau penutupan atap menandai rampungnya struktur utama gedung enam lantai yang berada di kawasan MT Haryono.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan konstruksi proyek JKT01. Dengan selesainya struktur utama, proyek kini memasuki tahap berikutnya menuju penyelesaian fase pertama yang ditargetkan selesai pada kuartal ketiga 2026.
Dengan total luas bangunan 15.080 meter persegi di atas lahan 3.600 meter persegi, fasilitas ini dirancang untuk mendistribusikan daya sebesar 19,2 MW, menggunakan sistem menara pendingin air mutakhir, serta mampu menampung hingga 1.350 rak dengan kerapatan rata-rata 13–15 kW.
Skala proyek ini menunjukkan bahwa JKT01 dirancang sebagai pusat data berkapasitas besar yang mampu memenuhi kebutuhan infrastruktur digital modern. Daya yang besar, sistem pendingin mutakhir, serta kapasitas rak yang tinggi menjadi indikator bahwa fasilitas ini dipersiapkan untuk melayani permintaan data yang terus tumbuh.
“Milestone konstruksi ini menonjolkan keunggulan engineering dan strategi jangka panjang kami. Dengan infrastruktur yang scalable, kami siap mendukung tujuan Indonesia menjadi salah satu negara dengan kekuatan digital baru di Asia,” tambah Sajwani.
Selain menonjolkan aspek teknis, pernyataan tersebut juga memperlihatkan bahwa perusahaan menempatkan proyek ini sebagai investasi jangka panjang. Infrastruktur yang scalable atau mudah dikembangkan menjadi keunggulan penting, karena memungkinkan pusat data ini menyesuaikan kebutuhan pasar yang terus berubah.
Sejak groundbreaking pada Agustus 2025, proses konstruksi fase pertama rampung dalam waktu enam bulan, menegaskan kemampuan DAMAC Digital dalam eksekusi proyek skala besar di pasar Asia Tenggara.
Kecepatan pembangunan ini menjadi catatan tersendiri. Dalam waktu relatif singkat, perusahaan mampu menyelesaikan struktur utama proyek besar, yang menunjukkan kapasitas eksekusi dan kesiapan DAMAC Digital dalam memasuki pasar regional.
Fasilitas Dirancang Efisien Dan Siap Layani Permintaan Cloud
Pusat data ini dilengkapi tiga ruang data (data hall) masing-masing seluas 760 meter persegi, dirancang untuk efisiensi energi dan mendukung operasional berkelanjutan sesuai standar global green data center.
Desain tersebut memperlihatkan bahwa JKT01 tidak hanya mengejar kapasitas besar, tetapi juga efisiensi dan keberlanjutan. Konsep green data center menjadi penting karena industri pusat data dikenal membutuhkan konsumsi energi tinggi, sehingga efisiensi operasional menjadi salah satu faktor utama.
Kehadiran JKT01 juga diproyeksikan memenuhi permintaan tinggi dari Penyedia Layanan Cloud (CSP) dan pengembangan edge computing di Indonesia.
Kebutuhan akan layanan cloud dan edge computing memang terus tumbuh seiring transformasi digital yang semakin masif. Banyak perusahaan kini membutuhkan penyimpanan data yang andal, akses cepat, dan sistem komputasi yang mampu mendukung layanan digital secara real time.
Karena itu, pusat data seperti JKT01 dipandang akan memiliki peran strategis dalam menopang kebutuhan tersebut. Tidak hanya bagi perusahaan teknologi besar, tetapi juga bagi ekosistem digital yang lebih luas, termasuk sektor bisnis, layanan publik, hingga startup yang membutuhkan infrastruktur data yang kuat.
Dengan spesifikasi yang dirancang modern dan efisien, JKT01 diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin kompleks. Ini menjadikan proyek tersebut bukan hanya sekadar tambahan kapasitas, tetapi juga bagian dari evolusi infrastruktur digital Indonesia menuju standar yang lebih maju.
Investasi Besar Dan Lokasi Strategis Dorong Ekosistem Digital
Investasi untuk proyek ini mencapai US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,3 triliun, dengan lokasi strategis di MT Haryono, bagian dari klaster pusat data terkoneksi di Jakarta.
Nilai investasi yang besar ini menunjukkan keseriusan DAMAC Digital dalam mengembangkan proyek JKT01 sebagai aset strategis jangka panjang. Selain dari sisi dana, pemilihan lokasi juga menjadi faktor penting dalam menunjang fungsi pusat data sebagai hub yang efisien.
"Pemilihan lokasi ini memungkinkan JKT01 menjadi pusat hub data yang efisien dan terkoneksi di ibu kota," jelas Sajwani.
MT Haryono sendiri dikenal sebagai salah satu area strategis di Jakarta yang memiliki konektivitas baik dan menjadi bagian dari klaster pusat data. Lokasi ini memberi keuntungan dari sisi jaringan, akses, serta integrasi dengan ekosistem infrastruktur digital yang sudah berkembang.
Acara topping off dihadiri jajaran manajemen DAMAC Digital dan mitra strategis, sekaligus menjadi momen apresiasi bagi seluruh pihak yang terlibat, dari tenaga konstruksi hingga perwakilan negara.
Dengan rampungnya struktur utama ini, DAMAC Digital optimistis dapat menghadirkan pusat data generasi terbaru yang mendukung ekosistem digital Indonesia dan membuka peluang bisnis baru di sektor teknologi dan cloud computing.
Optimisme tersebut memperlihatkan bahwa proyek ini diharapkan memberi dampak lebih luas, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan industri teknologi nasional.
Kehadiran pusat data generasi terbaru berpotensi memperkuat daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi digital sekaligus memperluas peluang bisnis baru di sektor cloud, data, dan layanan teknologi berbasis konektivitas tinggi.
Celo
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.








