Menko Tekankan Profesionalisme PMI untuk Jaga Citra Positif Indonesia di Luar Negeri
- Sabtu, 04 April 2026
JAKARTA - Pelepasan pekerja migran Indonesia menjadi momentum penting dalam memperkuat peran tenaga kerja nasional di kancah global.
Kesempatan bekerja di luar negeri bukan hanya tentang mencari penghasilan, tetapi juga membawa nama bangsa. Oleh karena itu, kesiapan mental dan profesionalitas menjadi hal utama yang harus dimiliki setiap pekerja.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menyampaikan pesan kepada para calon pekerja migran Indonesia (PMI) agar bekerja dengan profesional, berintegritas, dan menjaga nama baik Indonesia selama bekerja di luar negeri.
Baca JugaEfisiensi Energi Meningkat Berkat Kombinasi WFH dan Transportasi Umum yang Optimal
Pesan ini menjadi pengingat bahwa setiap individu membawa identitas negara di tempat mereka bekerja. Tanggung jawab tersebut menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Indonesia.
Pesan Tegas tentang Profesionalitas dan Integritas
"Kuncinya adalah profesionalitas anda, integritas anda, dan komitmen kultur anda untuk menjaga nama baik Indonesia. Semua PMI harus bekerja dengan kepala tegak, berani, yakin, profesional, keahlian anda tidak kalah dari keahlian negara-negara lainnya. Inilah Merah Putih yang akan terus kita jaga," ujar Menko Muhaimin Iskandar.
Pernyataan ini menekankan pentingnya rasa percaya diri dan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Pesan tersebut juga menjadi dorongan bagi para PMI untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Dengan profesionalitas yang tinggi, mereka dapat bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional.
Pentingnya Belajar di Tengah Perubahan Global
Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin Iskandar juga menekankan pentingnya untuk terus belajar, mengingat dunia kerja yang selalu berubah cepat. Perkembangan teknologi dan dinamika global menuntut setiap individu untuk terus beradaptasi. Tanpa kemampuan belajar yang berkelanjutan, seseorang akan tertinggal dalam persaingan.
"Saya berharap teruslah belajar, tidak berhenti. Bekerja ya bekerja, tetapi dunia tidak sedang baik-baik saja. Banyak sekali percepatan perubahan di luar kemampuan kita, bukan hanya yang muda, yang tua pun hari ini harus belajar. Kalau tidak belajar maka ketinggalan, sehingga kapasitas kita harus menyesuaikan," jelasnya. Pernyataan ini menunjukkan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan yang tidak terduga.
Dengan semangat belajar, para PMI dapat meningkatkan kapasitas diri secara berkelanjutan. Hal ini menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan di dunia kerja global. Kemampuan beradaptasi akan menentukan keberhasilan dalam jangka panjang.
Program Penempatan dan Dukungan Pemerintah
Sebanyak 200 calon PMI diberangkatkan ke Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) sektor manufaktur, sebagai fase awal yang didukung pembiayaan CSR BUMN.
Program ini menjadi langkah nyata dalam membuka peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Dukungan dari berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas SDM.
Kegiatan ini adalah bagian dari implementasi program SMK Go Global yang bertujuan menyiapkan talenta Indonesia agar bersaing di tingkat internasional. Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar global. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi.
Para calon PMI tersebut diberangkatkan melalui program kolaboratif, termasuk 50 orang melalui CSR PT Angkasa Pura, 30 orang melalui CSR PT Kereta Api Indonesia, dan 120 orang melalui fasilitasi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak. Dengan dukungan tersebut, proses penempatan menjadi lebih terstruktur dan efektif.
Harapan untuk Masa Depan PMI Indonesia
Pesan yang disampaikan dalam kegiatan ini menjadi bekal penting bagi para PMI dalam menjalankan tugasnya. Profesionalitas, integritas, dan semangat belajar menjadi kunci utama keberhasilan. Dengan bekal tersebut, mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Selain itu, para PMI diharapkan mampu menjaga nama baik Indonesia di mata dunia. Sikap dan perilaku mereka akan mencerminkan karakter bangsa secara keseluruhan. Oleh karena itu, tanggung jawab ini harus dijalankan dengan penuh kesadaran.
Secara keseluruhan, pelepasan PMI ini menjadi simbol harapan baru bagi peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia. Dukungan pemerintah dan berbagai pihak menunjukkan komitmen dalam membangun SDM unggul. Dengan kerja keras dan dedikasi, PMI dapat menjadi duta bangsa yang membanggakan di tingkat global.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pilihan Rumah Subsidi Terjangkau di Banyuasin Buka Peluang Hunian bagi Masyarakat
- Sabtu, 04 April 2026
Investasi Otomotif Global Jadi Penggerak Utama Industri dan Ekonomi Nasional
- Sabtu, 04 April 2026
Sinergi Logistik Haji Dorong Penguatan Ekonomi Nasional yang Lebih Kuat dan Stabil
- Sabtu, 04 April 2026
Harga Emas Perhiasan Naik Tipis Beri Sinyal Positif bagi Pasar Logam Mulia
- Sabtu, 04 April 2026
Berita Lainnya
Respons Cepat ASDP Jaga Kelancaran Layanan Penyeberangan Ketapang Secara Optimal
- Sabtu, 04 April 2026
Menhan Lakukan Kunjungan Kerja Perkuat Sinergi Prajurit dan Masyarakat Lokal
- Sabtu, 04 April 2026
Menteri PPPA Pastikan Hak Pendidikan Anak Terpenuhi Lewat Program Sekolah Rakyat
- Sabtu, 04 April 2026
Pemerintah Percepat Penyaluran Bansos April 2026 Agar Lebih Tepat Sasaran
- Sabtu, 04 April 2026












