Rabu, 13 Mei 2026

Dampak Konsumsi Durian Berlebihan Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Dampak Konsumsi Durian Berlebihan Bagi Kesehatan Tubuh Manusia
Dampak Konsumsi Durian Berlebihan Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

JAKARTA - Durian sering disebut sebagai “raja buah” karena aroma khas dan rasa creamy manis yang membuat banyak orang sulit menolaknya. Saat musim durian tiba, buah ini kerap menjadi favorit yang dikonsumsi dalam jumlah besar tanpa memperhatikan batas wajar. 

Padahal, di balik kenikmatannya, durian menyimpan kandungan gula, kalori, dan senyawa aktif yang dapat memberikan dampak tertentu bagi tubuh jika tidak dikontrol.

Meski mengandung berbagai nutrisi seperti vitamin dan antioksidan, konsumsi durian tetap perlu diperhatikan porsinya. Terutama bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu, efek sampingnya bisa muncul lebih cepat dan berpotensi mengganggu keseimbangan tubuh. 

Baca Juga

Cara Membuat Lampu Tidur Darurat Pakai Botol Air dan Flashlight HP

Oleh karena itu, penting untuk memahami risiko yang dapat terjadi akibat konsumsi durian secara berlebihan.

Berikut adalah beberapa dampak yang perlu diwaspadai jika mengonsumsi durian terlalu banyak.

1. Lonjakan Kadar Gula Darah

Durian mengandung gula alami dalam jumlah yang cukup tinggi dibandingkan dengan banyak jenis buah lainnya. Kandungan ini membuat durian memiliki indeks glikemik yang dapat memicu kenaikan gula darah secara cepat, terutama jika dikonsumsi dalam porsi besar sekaligus.

Pada orang dengan kondisi kesehatan normal, efek ini mungkin tidak langsung terasa. Namun bagi penderita diabetes, lonjakan gula darah dapat menjadi risiko serius yang perlu dihindari. 

Ahli gizi Beth Czerwony dari Cleveland Clinic menjelaskan bahwa konsumsi durian tanpa pengaturan porsi dapat menyebabkan peningkatan gula darah yang signifikan. Oleh sebab itu, penderita diabetes disarankan untuk membatasi konsumsi buah tinggi gula seperti durian guna menghindari komplikasi metabolik.

2. Peningkatan Berat Badan Secara Tidak Disadari

Durian termasuk buah yang memiliki kepadatan kalori tinggi. Dalam jumlah kecil saja, durian sudah memberikan asupan energi yang cukup besar bagi tubuh. Jika dikonsumsi tanpa kontrol, jumlah kalori yang masuk bisa melebihi kebutuhan harian, terutama jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.

Dr. Walter Willett dari Harvard T.H. Chan School of Public Health dalam berbagai publikasi nutrisi menjelaskan bahwa konsumsi makanan tinggi kalori secara berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas. Meskipun berasal dari sumber alami, kalori tetap harus diperhitungkan agar tidak menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh.

3. Gangguan Pada Sistem Pencernaan

Durian memang mengandung serat yang bermanfaat bagi sistem pencernaan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun ketika dikonsumsi secara berlebihan, kandungan serat tersebut justru dapat menimbulkan gangguan seperti perut kembung, rasa penuh, hingga diare.

Konsumsi serat dalam jumlah besar secara tiba-tiba dapat mengganggu keseimbangan sistem pencernaan karena tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Akibatnya, fungsi pencernaan bisa menjadi tidak optimal dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

4. Risiko Tekanan Darah Dan Gangguan Jantung

Kandungan kalori dan gula yang tinggi pada durian dapat memengaruhi sistem kardiovaskular jika dikonsumsi berlebihan. Pada individu yang memiliki riwayat hipertensi atau penyakit jantung, kondisi ini berpotensi memperburuk keadaan kesehatan yang sudah ada.

World Health Organization (WHO) juga menekankan bahwa pola makan tinggi gula dan kalori merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Jika tidak dikontrol, kebiasaan ini dapat meningkatkan kemungkinan gangguan kesehatan jangka panjang pada sistem peredaran darah.

5. Sensasi Panas Dalam Tubuh Yang Tidak Nyaman

Banyak orang mengeluhkan rasa panas dalam tubuh setelah mengonsumsi durian dalam jumlah banyak. Kondisi ini bukan sekadar mitos, karena durian memang mengandung senyawa yang dapat memengaruhi suhu tubuh dan metabolisme.

Dr Fox Online Pharmacy menjelaskan bahwa kandungan sulfur dalam durian dapat menyebabkan peningkatan suhu tubuh. Efek ini dapat memunculkan gejala seperti tenggorokan kering, sariawan, hingga rasa tidak nyaman di tubuh. Kondisi tersebut membuat tubuh terasa lebih panas dari biasanya setelah mengonsumsi durian secara berlebihan.

6. Gejala “Mabuk Durian” Pada Tubuh

Istilah “mabuk durian” sering digunakan untuk menggambarkan kondisi pusing, mual, atau tidak nyaman setelah makan durian terlalu banyak. Hal ini terjadi karena kombinasi antara kandungan gula tinggi, kalori besar, dan senyawa aktif di dalam durian yang memengaruhi metabolisme tubuh.

Penelitian dari University of Tsukuba di Jepang menemukan bahwa durian mengandung senyawa sulfur yang dapat menghambat kerja enzim pemecah alkohol dalam tubuh. Akibatnya, proses metabolisme tertentu menjadi lebih lambat dan dapat menimbulkan gejala seperti pusing, mual, serta jantung berdebar.

Meskipun durian memiliki cita rasa yang sangat digemari, konsumsi yang tidak terkontrol dapat membawa dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Menjaga porsi dan frekuensi konsumsi menjadi langkah penting agar tubuh tetap seimbang dan terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.

Celo

Celo

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pacific Universal Jadi Pengendali Baru MAPI Usai Akuisisi 51 Persen

Pacific Universal Jadi Pengendali Baru MAPI Usai Akuisisi 51 Persen

Tata Kelola Korporasi Kunci Pikat Modal Asing di Tengah Ketidakpastian

Tata Kelola Korporasi Kunci Pikat Modal Asing di Tengah Ketidakpastian

PT Panca Budi Idaman Tebar Dividen Tunai Rp397,50 Miliar

PT Panca Budi Idaman Tebar Dividen Tunai Rp397,50 Miliar

Daftar 10 Saham dengan Bobot Terbesar di Indeks MSCI Indonesia

Daftar 10 Saham dengan Bobot Terbesar di Indeks MSCI Indonesia

Saham Teknologi Lemah, GOTO dan BUKA Tetap Rekomendasi Beli

Saham Teknologi Lemah, GOTO dan BUKA Tetap Rekomendasi Beli