Rabu, 06 Mei 2026

Strategi Schaeffler Ekspansi ke Kalimantan Lewat Kemitraan Lokal

Strategi Schaeffler Ekspansi ke Kalimantan Lewat Kemitraan Lokal
Chatchawan Somjeen, Presiden Vehicle Lifetime Solutions Japan and Southeast Asia Pacific; Yakin Wijaya, Presiden Direktur PT Dharma Bhakti Kapuas Mentaya; dan Craig D. Edwards, Country Manager PT Schaeffler Solutions Indonesia.

JAKARTA – Schaeffler Ekspansi ke Kalimantan melalui kemitraan strategis dengan PT Dharma Bhakti Kapuas Mentaya untuk mendistribusikan produk baterai unggulan TruPower.

Langkah besar ini diambil oleh Schaeffler Vehicle Lifetime Solutions Indonesia guna memperluas jangkauan pasar mereka di tanah air. Melalui kolaborasi tersebut, perusahaan bertujuan memperkuat distribusi komponen otomotif khususnya di wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah.

Pihak perusahaan melihat potensi besar pada pasar energi kendaraan listrik yang terus tumbuh di pulau tersebut. Produk yang menjadi fokus utama dalam agenda Schaeffler Ekspansi ke Kalimantan ini adalah Baterai Schaeffler TruPower.

Baca Juga

Lonjakan Transaksi QRIS BTN Per Maret Capai Target FBI Rp 10 Miliar

Inisiatif ini secara resmi diperkenalkan dalam agenda bertajuk Schaeffler TruPower Batteries Dealer Meet yang terlaksana di Banjarmasin. Pertemuan strategis itu dihadiri oleh para mitra lokal untuk menyamakan visi distribusi produk ke depannya.

Kehadiran PT Dharma Bhakti Kapuas Mentaya dipandang sebagai kunci keberhasilan penetrasi pasar di wilayah tersebut. Distributor ini dipilih karena rekam jejaknya yang sangat solid dalam industri pelumas dan ban selama 40 tahun.

Kerja sama ini diharapkan mampu mengatasi kendala logistik sehingga ketersediaan unit baterai tetap terjaga secara konsisten. Para pemilik bengkel dan dealer lokal kini memiliki akses lebih dekat terhadap teknologi mesin asal Jerman ini.

"Ekspansi ke Kalimantan merupakan tonggak penting dalam strategi Schaeffler untuk memperkuat kehadiran dan kemampuan layanan kami di seluruh Asia Tenggara. Melalui kemitraan kami dengan PT Dharma Bhakti Kapuas Mentaya, kami berada pada posisi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan spesifik wilayah ini dan menyediakan solusi baterai berkualitas tinggi serta andal bagi para dealer dan konsumen," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Chatchawan Somjeen selaku President of Vehicle Lifetime Solutions Japan and Southeast Asia Pacific. Ia menegaskan bahwa kemitraan ini adalah bagian dari rencana jangka panjang perusahaan di kawasan Asia Pasifik.

Baterai Schaeffler TruPower sendiri sebenarnya sudah mulai mewarnai pasar otomotif Indonesia sejak Mei 2025 yang lalu. Produk ini diklaim memiliki durabilitas tinggi dan performa yang sangat stabil untuk berbagai jenis kendaraan listrik.

Teknologi yang diusung dirancang khusus agar mampu bertahan dalam kondisi operasional yang berat dan menantang. Hal ini sangat relevan dengan karakteristik medan serta iklim yang ada di wilayah Kalimantan secara umum.

Selain aspek performa, pasokan daya yang konsisten menjadi nilai jual utama yang ditawarkan kepada para pengguna. Keandalan produk ini merupakan hasil dari pengembangan portofolio teknologi gerak yang telah diakui secara internasional.

Ke depannya, koordinasi antara pihak pabrikan dan distributor lokal akan terus ditingkatkan demi kepuasan pelanggan. Schaeffler berharap dukungan terhadap mitra lokal dapat memicu pertumbuhan ekosistem kendaraan yang lebih hijau di sana.

Melalui kemitraan ini, diharapkan tidak ada lagi kekosongan stok untuk kebutuhan mendesak para pemilik kendaraan. Komitmen ini menandai babak baru bagi operasional bisnis perusahaan dalam menjangkau pelosok nusantara dengan lebih efektif.

Dengan demikian, agenda Schaeffler Ekspansi ke Kalimantan bukan sekadar bisnis, melainkan upaya peningkatan standar layanan otomotif. Fokus pada kualitas dan aksesibilitas menjadi pilar utama dalam menjalankan kerja sama lintas negara ini.

Gemilang Ramadhan

Gemilang Ramadhan

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Restrukturisasi Sukses, Garuda Indonesia Bidik Pemulihan di 2026

Restrukturisasi Sukses, Garuda Indonesia Bidik Pemulihan di 2026

Analisis Penurunan Kinerja PT PP PTPP dan Realisasi Laba

Analisis Penurunan Kinerja PT PP PTPP dan Realisasi Laba

Pendapatan WIKA Turun ke Rp 2,6 Triliun pada Awal Tahun 2026

Pendapatan WIKA Turun ke Rp 2,6 Triliun pada Awal Tahun 2026

Capaian Positif Kuartal I, Laba Vale Indonesia INCO Naik Dua Lipat

Capaian Positif Kuartal I, Laba Vale Indonesia INCO Naik Dua Lipat

Capaian CIMB Niaga Bukukan Laba Konsolidasi Rp 2,3 Triliun di Awal 2026

Capaian CIMB Niaga Bukukan Laba Konsolidasi Rp 2,3 Triliun di Awal 2026