Breaking

Proyek Kabel Listrik Bawah Laut Pertama Sulawesi Capai 65,68 Persen

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 09 Juli 2026
Proyek Kabel Listrik Bawah Laut Pertama Sulawesi Capai 65,68 Persen
ILUSTRASI, Proyek kabel listrik bawah laut Sulawesi mencapai progres 65,68 persen di Kabupaten Gorontalo Utara. (Sumber Gambar : Net)

GORONTALO - Adanya proyek pembangunan Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) sebesar 20 kilovolt yang menyambungkan wilayah Desa Ilangata dengan Pulau Dudepo diharapkan mampu memicu pemerataan jangkauan listrik, sekaligus memajukan sektor ekonomi, pendidikan, serta pelayanan umum di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara.

Menurut penjelasan General Manajer PT PLN (Persero) UID Suluttenggo, Usman Bangun, di Pulau Dudepo pada hari Kamis, pengerjaan infrastruktur kabel listrik bawah air ini jadi bentuk nyata dari dedikasi PLN untuk memperluas rasio elektrifikasi hingga ke area kepulauan serta wilayah-wilayah terluar.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Hingga saat ini progres fisik pembangunan mencapai 65,68 persen. Pekerjaan saat ini memasuki tahap penggelaran kabel bawah laut dari titik pendaratan di Desa Ilangata menuju Pulau Dudepo. Secara keseluruhan proyek masih berjalan sesuai rencana dan kami optimistis dapat diselesaikan sesuai target," katanya.

Usman memaparkan bahwa instalasi kabel yang membentang sepanjang kurang lebih 1,95 kilometer tersebut nantinya bakal mengalirkan daya listrik dari jaringan Sistem SulutGo menuju ke Pulau Dudepo.

Sarana infrastruktur ini ditargetkan mampu menyuplai kebutuhan listrik untuk sekitar 390 kepala keluarga atau berkisar 1.400 jiwa.

Dirinya menilai, rangkaian proses peletakan kabel di bawah laut ini mempunyai tingkat hambatan yang cukup tinggi karena sangat bergantung pada situasi pasang surut air laut, pergerakan arah angin, hingga faktor cuaca. 

Oleh sebab itu, tiap tingkatan pengerjaan, mulai dari pengurusan izin, penyediaan material, pemindahan alat-alat berat, sampai kesiapan tim di lapangan, diatur secara matang dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengemukakan bahwa proyek kabel listrik bawah laut yang mengarah ke Pulau Dudepo ini menjadi yang pertama kalinya di wilayah Sulawesi, dan diharapkan bisa memperlebar jangkauan listrik untuk warga di daerah kepulauan.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran PLN dan para penyelam yang bekerja di lapangan. Semoga seluruh proses berjalan lancar, para pekerja selalu diberikan kesehatan dan keselamatan, sehingga proyek ini dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat Pulau Dudepo," katanya.

Ia mengimbuhkan bahwa realisasi pembangunan ini dapat berjalan berkat adanya kerja sama yang solid antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, PT PLN (Persero), Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, bersama dengan sokongan dari beragam elemen dalam menyediakan sarana kelistrikan bagi warga masyarakat di Pulau Dudepo.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua