Breaking

IHSG Naik, Reksadana Saham Catat Kenaikan Bulanan 3,60 persen

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Rabu, 02 September 2026
IHSG Naik, Reksadana Saham Catat Kenaikan Bulanan 3,60 persen
Ilustrasi IHSG naik 4,64% secara bulanan meski year-to-date masih mengalami penurunan 24,53%. (sumber foto: NET)

JAKARTA – Kinerja reksadana mencatatkan penguatan pada Agustus 2026. Seluruh kategori reksadana membukukan return positif bulanan, sejalan dengan penguatan IHSG dan sentimen domestik.

Data Infovesta menunjukkan, sepanjang year-to-date (YtD) hingga 31 Agustus 2026:

  • Reksadana pasar uang: return tertinggi 2,73%
  • Reksadana pendapatan tetap: return 0,07%
  • Reksadana campuran: return -4,88%
  • Reksadana saham: return -11,60%

Secara bulanan, reksadana saham naik rata-rata 3,60%, campuran 2,71%, pendapatan tetap 1,44%, dan pasar uang 0,44%. Penguatan ini sejalan dengan IHSG yang naik 4,64% MoM, meski secara YtD masih -24,53%.

Produk Unggulan:

  • 10 reksadana saham terbaik: return YtD -1,96% hingga 19,56%, bulanan 7,15%–13,51%
  • 10 reksadana campuran terbaik: return YtD 3,31%–8,19%, bulanan 5,31%–11,77%
  • 10 reksadana pendapatan tetap terbaik: return YtD 3,45%–4,41%, bulanan 2,33%–3,57%
  • 10 reksadana pasar uang terbaik: return YtD 3,47%–3,65%, bulanan 0,56%–1,55%

Direktur Infovesta Utama Wawan Hendrayana menyebut penguatan didorong BI-Rate tetap di 5,75%, kepastian suksesi kepemimpinan BI, serta laba emiten semester I yang lebih baik dari ekspektasi.

Untuk akhir tahun, Wawan memproyeksikan IHSG berpeluang menuju 6.800–7.200, membuka peluang perbaikan reksadana berbasis saham. Reksadana campuran berpotensi kembali positif, sementara reksadana saham lebih realistis mempersempit kerugian.

Sektor perbankan berkapitalisasi besar, infrastruktur, telekomunikasi, dan konsumer diperkirakan menjadi penggerak reksadana saham. Pada obligasi, SUN tenor menengah–panjang masih menarik dengan yield 10 tahun di kisaran 7%.

Strategi Investasi Berdasarkan Profil Risiko:

  • Konservatif: 70–80% pasar uang & pendapatan tetap
  • Moderat: 40% pendapatan tetap, 30% pasar uang, 30% saham/campuran
  • Agresif: 50–60% saham, masuk bertahap dengan cost averaging

Dengan prospek penguatan pasar hingga akhir tahun, kinerja reksadana berpeluang membaik, meski investor tetap perlu mencermati volatilitas dan menyesuaikan strategi sesuai profil risiko.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua