Kadinkes Kalteng Apresiasi Aksi dr. Rosa Bantu Persalinan Darurat

Kadinkes Kalteng Apresiasi Aksi dr. Rosa Bantu Persalinan Darurat
Kamis, 29 Januari 2026 | 11:51:36 WIB

JAKARTA - Aksi cepat dr. Rosa yang membantu persalinan darurat di dalam mobil menjadi perhatian luas dan menuai pujian dari banyak pihak. Kejadian yang berlangsung dramatis itu bukan hanya menyentuh sisi kemanusiaan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana profesionalisme tenaga medis dapat hadir kapan saja, bahkan di situasi yang jauh dari ruang praktik. Di tengah kondisi darurat, dr. Rosa bertindak sigap hingga berhasil menyelamatkan nyawa ibu dan bayinya.

Apresiasi tinggi pun datang langsung dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang juga menjabat sebagai Plt. Direktur Rumah Sakit Doris Sylvanus, Dr. Suyuti Syamsul. Ia menilai tindakan dr. Rosa layak menjadi contoh, sebab dilakukan tanpa ragu meski berada dalam kondisi yang tidak biasa, yakni ketika ia sedang bekerja sebagai mitra pengemudi taksi online.

Tindakan Cepat yang Mengundang Pujian Luas

Peristiwa yang melibatkan dr. Rosa menjadi sorotan setelah ia membantu seorang penumpang yang hendak melahirkan di dalam mobil yang sedang dikemudikannya. Situasi tersebut tentu jauh dari kondisi ideal untuk persalinan, namun tindakan sigap dr. Rosa membuat proses darurat itu bisa ditangani dengan cepat. Aksi penyelamatan ini kemudian memicu banyak respons positif dari masyarakat, yang menilai dr. Rosa telah menunjukkan keberanian dan kepedulian tinggi.

Bagi banyak orang, membantu persalinan dalam kondisi darurat bukanlah hal mudah, apalagi dilakukan di ruang sempit seperti kendaraan. Namun, dr. Rosa tetap menjalankan perannya sebagai dokter. Ia memanfaatkan kemampuan medis yang dimilikinya untuk memastikan keselamatan pasien, tanpa menunggu bantuan lain datang. Keberhasilan menyelamatkan ibu dan bayi menjadi bukti nyata bahwa pertolongan cepat dalam situasi kritis bisa menjadi penentu hidup dan mati.

Kadinkes Kalteng: Ini Bukan Sekadar Heroik, Tapi Kewajiban Profesi

Menanggapi peristiwa tersebut, Dr. Suyuti Syamsul menegaskan bahwa tindakan dr. Rosa bukan hanya sekadar aksi kemanusiaan yang heroik. Lebih dari itu, ia menilai langkah cepat tersebut merupakan bentuk kepatuhan terhadap amanah profesi sekaligus aturan hukum yang melekat pada tenaga medis.

Pernyataan itu menegaskan bahwa profesi dokter memiliki tanggung jawab yang melekat, tidak terbatas pada jam kerja atau lokasi tempat bertugas. Dengan kata lain, seorang dokter tetap memiliki kewajiban moral dan hukum untuk memberikan pertolongan pertama dalam kondisi darurat. Dalam konteks ini, dr. Rosa dianggap telah menjalankan amanah profesinya dengan sangat baik.

Teladan Saat Bertugas di Situasi Tak Biasa

Hal yang membuat kisah ini semakin menarik perhatian adalah situasi dr. Rosa saat kejadian berlangsung. Ia tidak sedang berada di rumah sakit atau fasilitas kesehatan, melainkan sedang bekerja sampingan sebagai mitra pengemudi taksi online menjelang malam hari. Namun kondisi tersebut tidak menghalanginya untuk bertindak sebagai tenaga medis ketika melihat keadaan darurat di hadapannya.

Menurut Dr. Suyuti, dr. Rosa telah menunjukkan contoh teladan dengan menjalankan kewajibannya meski dalam kondisi yang tidak biasa.

Pernyataan ini sekaligus memperkuat pesan bahwa profesi dokter tidak berhenti hanya karena seseorang sedang menjalani aktivitas lain. Kepekaan terhadap situasi dan keberanian untuk bertindak menjadi nilai utama yang terlihat dalam aksi dr. Rosa. Di saat orang lain mungkin panik atau kebingungan, ia mampu mengambil langkah cepat dan tepat demi menyelamatkan nyawa.

Kebanggaan Dinkes: Tenaga Kesehatan Kalteng Berjiwa Pengabdian

Lebih lanjut, Dr. Suyuti mengaku tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya terhadap aksi dr. Rosa. Ia menilai kejadian ini menjadi bukti bahwa tenaga kesehatan di Kalimantan Tengah memiliki jiwa pengabdian yang melekat, di mana pun mereka berada. Bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga kepedulian yang kuat terhadap masalah kemanusiaan.

Apresiasi tersebut sekaligus menjadi pengakuan resmi bahwa tindakan dr. Rosa bukan hanya mengharumkan nama pribadi, tetapi juga menunjukkan kualitas dan dedikasi tenaga kesehatan di daerah. Dalam situasi darurat, pengabdian seorang dokter dapat muncul secara spontan, dan itulah yang dinilai sebagai nilai penting dari profesi medis.

Pengakuan dr. Rosa: Pengalaman yang Sangat Berkesan

Di sisi lain, dr. Rosa juga menyampaikan bahwa dirinya merasa senang bisa membantu banyak orang, terutama mereka yang membutuhkan penanganan medis. Ia mengaku pengalaman membantu persalinan darurat di dalam mobil menjadi momen yang sangat berkesan baginya.

Pengakuan ini memperlihatkan bahwa bagi dr. Rosa, menolong bukanlah sesuatu yang dilakukan demi sorotan, melainkan panggilan hati yang sudah menjadi bagian dari profesinya. Aksi tersebut juga memperkuat pesan bahwa kepedulian dan kompetensi tenaga medis sangat dibutuhkan dalam kondisi apa pun, bahkan di luar lingkungan fasilitas kesehatan.

Melalui kejadian ini, publik kembali diingatkan bahwa tindakan cepat dan keberanian tenaga kesehatan bisa menjadi penyelamat dalam situasi genting. Aksi dr. Rosa bukan hanya menjadi kisah heroik, tetapi juga gambaran nyata bagaimana amanah profesi dijalankan sepenuh hati.

Reporter: Gemilang Ramadhan