Tur Dunia BTS Picu Ledakan Wisata ke Korea Selatan Tahun Ini
JAKARTA - Rencana tur dunia BTS kembali membuktikan bahwa pengaruh mereka tak berhenti di panggung musik. Begitu pengumuman tur resmi dirilis, dampaknya langsung terasa hingga ke sektor perjalanan internasional. Kota-kota yang masuk dalam daftar konser mendadak jadi incaran, bukan hanya bagi penggemar global yang ingin menonton langsung, tetapi juga bagi pelaku industri pariwisata yang melihat peluang lonjakan kunjungan.
Platform perjalanan mulai merekam perubahan yang tajam. Data Hotels.com yang disampaikan BigHit Music menunjukkan bahwa pencarian penerbangan dan akomodasi menuju Korea Selatan meningkat drastis hanya dalam waktu singkat. Seoul dan Busan menjadi dua kota yang paling terdorong, bahkan kenaikannya disebut ekstrem hingga ribuan persen. Fenomena ini memperlihatkan satu hal: tur BTS bukan sekadar agenda hiburan, melainkan pemicu mobilitas wisata lintas negara.
Pencarian ke Seoul Melonjak Dua Kali Lipat dalam Dua Hari
Tak lama setelah pengumuman resmi dirilis, platform perjalanan mulai mencatat perubahan signifikan. Data Hotels.com yang disampaikan BigHit Music menunjukkan peningkatan tajam pencarian penerbangan dan akomodasi menuju Seoul dari luar negeri.
Dalam kurun dua hari, minat perjalanan ke ibu kota Korea Selatan naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan pekan sebelumnya. Artinya, hanya dalam hitungan jam setelah tur diumumkan, banyak orang langsung menyusun rencana perjalanan: mencari tiket pesawat, hotel, hingga akomodasi alternatif.
Lonjakan pencarian ini juga memperlihatkan bagaimana Seoul tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan. Sebagai pusat budaya pop Korea, kota ini menjadi destinasi “wajib” bagi ARMY maupun wisatawan yang ingin merasakan langsung atmosfer negeri asal BTS.
Busan Jadi Sorotan: Kenaikan Pencarian hingga Ribuan Persen
Situasi serupa terjadi di Busan, bahkan dengan skala yang jauh lebih besar. Kota yang dijadwalkan menggelar konser BTS pada Juni itu mengalami lonjakan pencarian perjalanan internasional hingga ribuan persen.
Informasi ini dilaporkan oleh Korea Herald pada Selasa (27/1) waktu setempat. Kenaikan setajam itu menggambarkan betapa besar efek BTS terhadap destinasi yang mungkin sebelumnya tidak sepopuler Seoul untuk wisata konser.
Bagi banyak penggemar, Busan bukan hanya kota konser, melainkan pengalaman tambahan: perjalanan ke kota pelabuhan, suasana berbeda dari ibu kota, serta kesempatan menjelajahi Korea Selatan dengan rute yang lebih luas.
Jepang, Hong Kong, dan Taiwan Paling Agresif Cari Tiket ke Korea
Kenaikan tersebut paling terasa di negara-negara yang memiliki kedekatan geografis dengan Korea Selatan. Jepang, Hong Kong, dan Taiwan tercatat sebagai wilayah dengan peningkatan pencarian tertinggi, menandakan besarnya mobilitas penggemar yang siap datang langsung ke lokasi konser.
Faktor jarak yang relatif dekat membuat perjalanan ke Korea Selatan terasa lebih mudah dan cepat. Hal ini mendorong penggemar dari negara-negara tersebut untuk segera berburu penerbangan dan penginapan sebelum harga naik atau kuota habis.
Fenomena ini juga menunjukkan bagaimana tur BTS menciptakan gelombang wisata regional yang kuat. Bukan hanya sekadar penonton konser, tetapi perjalanan yang ikut memutar roda ekonomi pariwisata, transportasi, hingga sektor perhotelan.
Wisata Domestik Ikut Terdongkrak: Seoul dan Busan Diserbu Warga Korea
Fenomena ini tidak hanya terjadi pada wisatawan asing. Minat masyarakat Korea untuk bepergian ke Seoul dan Busan juga ikut meningkat tajam.
Berdasarkan data yang sama, pencarian domestik melonjak ratusan persen untuk Seoul dan meningkat hingga beberapa ribu persen untuk Busan. Ini menandakan bahwa masyarakat lokal pun ikut bergerak—baik untuk menonton konser, menikmati atmosfer event besar, maupun sekadar merasakan euforia tur BTS yang menjadi peristiwa nasional.
Kondisi ini memperkuat kesimpulan bahwa tur BTS berdampak ganda: menarik wisatawan internasional sekaligus menggerakkan mobilitas domestik.
Efek Tur BTS Mendunia: Brasil Ikut Rasakan Gelombang Perjalanan
Dampak tur BTS bahkan meluas hingga lintas benua. Di Brasil, konser yang dijadwalkan berlangsung di Sao Paulo disebut sebagai salah satu agenda hiburan terbesar tahun ini.
Platform transportasi lokal ClickBus mencatat lonjakan ekstrem pada pencarian tiket bus menuju kota tersebut tak lama setelah tur diumumkan. Artinya, efek BTS tak hanya menaikkan penerbangan dan hotel, tetapi juga transportasi darat di negara lain—menunjukkan bahwa tur dunia ini benar-benar menciptakan pergerakan massal penggemar di berbagai wilayah.
Tingginya minat perjalanan sejalan dengan respons pasar terhadap penjualan tiket konser. Sejak tahap pra-penjualan dibuka di Korea Selatan pada 22 Januari, seluruh tiket langsung ludes.
Tur dunia BTS sendiri akan dimulai pada 9 April di Stadion Goyang dan berlanjut ke puluhan kota dengan total lebih dari 80 pertunjukan. Dengan skala sebesar itu, tur ini bukan hanya rangkaian konser, tetapi juga agenda global yang menyentuh banyak sektor sekaligus.
Melalui rangkaian tur ini, BTS juga mencetak tonggak baru dalam sejarah K-pop. Mereka menjadi grup Korea pertama yang menggelar konser solo berskala stadion sebagai penampil utama di berbagai kota Amerika Serikat, termasuk Texas, California, Massachusetts, dan Maryland.