Mario Aji-Veda Latihan di Eropa, Wearpack Veda Mirip Marc Marquez

Mario Aji-Veda Latihan di Eropa, Wearpack Veda Mirip Marc Marquez
Kamis, 29 Januari 2026 | 11:51:46 WIB

JAKARTA - Menjelang balapan pertama MotoGP musim 2026, persiapan para pembalap mulai mengerucut ke tahap yang lebih serius. Saat sebagian besar rider kelas premier bersiap menuju Asia Tenggara untuk tes pramusim, dua wakil Indonesia justru mengambil rute berbeda: Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama memilih mematangkan diri lebih dulu di Eropa.

Keduanya sudah terlihat berlatih bersama tim Honda Team Asia di Sirkuit Aspar, Valencia, Spanyol, pada Selasa (27/1/2026). Latihan ini bukan sekadar rutinitas fisik, tetapi juga menjadi momen penting karena mereka kembali mengasah kecepatan setelah lama tidak turun lintasan dengan motor balap.

Di tengah sesi tertutup tersebut, perhatian publik juga tertuju pada penampilan Veda yang kini memakai baju balap Alpinestars—jenama besar yang identik dengan banyak bintang MotoGP, termasuk Marc Marquez.

Mario Aji dan Veda Pilih Eropa Saat Rider Lain ke Asia Tenggara

Seiring bertambah dekatnya jadwal balapan pertama MotoGP musim 2026, Mario Aji dan Veda Ega Pratama mulai mempersiapkan diri. Ketika para pembalap kelas para raja bersiap terbang ke Asia Tenggara untuk tes pramusim, dua wakil Indonesia di ajang balap motor Grand Prix sebaliknya.

Mario Aji dan Veda Ega terbang ke Eropa dan sudah terlihat berlatih bersama tim mereka, Honda Team Asia, di Sirkuit Aspar di Valencia, Spanyol, pada Selasa (27/1/2026).

Sirkuit Aspar sendiri dikenal sebagai tempat latihan bagi banyak pembalap papan atas. Nama-nama besar seperti Marc Marquez, Alex Marquez, hingga Maverick Vinales kerap berlatih di sana. Bahkan Maverick Vinales sempat berfoto dengan Mario Aji, memperlihatkan suasana latihan yang memang diisi oleh banyak figur penting dunia balap.

Latihan Tertutup, Pakai Honda CBR600RR karena Ada Batasan Regulasi

Mario Aji dan Veda Ega Pratama belum berlatih dengan motor balap mereka lagi sejak terakhir kali saat tes pada November lalu. Dalam latihan tertutup ini, rider Honda Team Asia di Moto2 (Mario) dan Moto3 (Veda) ini tampak mengasah kecepatan dengan motor produksi Honda CBR600RR.

Kesempatan menunggangi motor bagi para pembalap MotoGP memang dibatasi saat akhir pekan lomba dan tes resmi saja. Karena itulah, motor produksi menjadi pilihan utama dalam latihan privat seperti ini, tetap untuk menjaga ritme, refleks, dan ketajaman feeling mereka di atas lintasan.

Meski bukan motor balap Grand Prix, latihan di sirkuit dengan CBR600RR tetap bernilai besar, terutama untuk menjaga kebiasaan racing line, pengereman, dan kontrol motor pada kecepatan tinggi.

Veda Kini Pakai Alpinestars, Wearpack yang Dipakai Marc Marquez

Pemandangan menarik terlihat dari penampilan Veda karena dia mengenakan baju balap dari Alpinestars. Alpinestars merupakan salah satu jenama besar di MotoGP. Baju balap mereka dipakai oleh Marc Marquez, Alex Marquez, Francesco Bagnaia, Jorge Martin, hingga Pedro Acosta.

Perubahan ini cukup mencolok karena Veda sebelumnya mengenakan baju balap bikinan Kushitani, merek asal Jepang saat tampil di JuniorGP dan Asia Road Racing Championship. Begitu juga Mario Aji sampai saat ini.

Sedangkan baju balap Alpinestars yang dikenakan Veda dan Mario di Asia Talent Cup dan Red Bull Rookies Cup merupakan bagian dari kerja sama dengan kejuaraannya. Artinya, untuk level tersebut, penggunaan wearpack Alpinestars bukan hal baru, tetapi kini menjadi lebih spesial karena Veda tampak mulai mengarah ke sponsor personal.

Sempat Pakai Wearpack Taiyo Furusato, Kini Muncul Nomor 9 “Veda”

Dalam latihan privat ini, Veda sempat mengenakan baju balap Alpinestars milik pembalap Honda Team Asia di Moto2 yaitu Taiyo Furusato dengan nomor 72.

Namun, dia juga telah terlihat tampil dengan wearpack bernomor 9 yang menjadi nomornya di Moto3 dengan tulisan Veda di bagian belakangnya. Ini menjadi sinyal kuat bahwa Veda mulai memiliki identitas penuh sebagai rider Grand Prix, bukan lagi sekadar pembalap junior yang “meminjam perlengkapan”.

Alpinestars pun disebut menjadi jenama besar lainnya yang merapat sebagai sponsor pribadi Veda. Dukungan sponsor ini jelas akan memperkuat posisinya sebagai rookie yang sedang naik daun dan masuk radar banyak pihak.

Veda dan Mario Siap Tempur: Target Besar di Musim Baru

Tahun ini Veda juga mendapatkan support dari Arai sebagai penyedia helm balapnya dan produk minuman berenergi Red Bull. Veda memang menjadi salah satu rookie yang mendapat sorotan karena prestasi mentereng di kejuaraan level junior.

Setelah menjuarai Asia Talent Cup pada 2023, dia menjadi runner-up Red Bull Rookies Cup 2025 untuk hak debut Grand Prix di usia 17 tahun. Sosok berjuluk Rocket Boy alias manusia roket itu pun bersemangat untuk menghadapi musim pertamanya di Grand Prix.

Sementara itu, Mario Aji memasuki fase yang tak kalah krusial. Akan menjadi musim kelimanya di Grand Prix dan musim ketiganya di Moto2, Mario memerlukan hasil impresif untuk menjaga mimpi menembus MotoGP.

Super Mario sudah menunjukkan potensinya ketika mampu bersaing untuk posisi 10 besar pada awal musim lalu di Moto2. Hanya saja, kiprah Mario tersendat oleh cedera dislokasi bahu yang sering kambuh sehingga harus menjalani operasi dan rehabilitasi panjang.

Reporter: Gemilang Ramadhan