ICMI Pekanbaru dan DT Peduli MoU Perkuat SDM Umat Berkelanjutan

ICMI Pekanbaru dan DT Peduli MoU Perkuat SDM Umat Berkelanjutan
Kamis, 29 Januari 2026 | 15:03:49 WIB

JAKARTA - Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) umat terus menjadi perhatian sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam. Di tengah tantangan sosial yang makin kompleks, kolaborasi lintas lembaga dinilai sebagai jalan strategis untuk mempercepat pemberdayaan masyarakat secara nyata dan berkelanjutan.

Semangat itu pula yang ditunjukkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kota Pekanbaru. Setelah resmi dikukuhkan beberapa waktu lalu, ICMI Pekanbaru langsung bergerak membangun kerja sama yang menyentuh kebutuhan dasar umat, terutama dalam bidang peningkatan kapasitas dan kompetensi.

Langkah terbaru, ICMI Pekanbaru menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Daarut Tauhid Peduli (DT Peduli), lembaga yang dikenal aktif dalam program-program sosial dan pemberdayaan. Kerja sama ini dipusatkan pada penguatan SDM umat melalui pelatihan dan kegiatan berbasis keilmuan.

MoU ini sekaligus menjadi sinyal bahwa ICMI Pekanbaru tidak hanya ingin hadir sebagai organisasi pemikir, namun juga sebagai penggerak program nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Kolaborasi bersama DT Peduli pun dipandang sejalan dengan misi peningkatan kualitas umat melalui pendekatan edukatif dan pembinaan berkelanjutan.

Penandatanganan MoU di Tengah Kajian Tauhid Aa Gym

Penandatanganan MoU dilakukan dalam suasana religius dan penuh antusias. Kesepakatan tersebut diteken langsung oleh Ketua ICMI Pekanbaru Prof. Edi Erwan, M.Sc, Ph.D dan Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym sebagai perwakilan DT Peduli.

Momen penandatanganan berlangsung di sela acara Kajian Tauhid yang disampaikan Aa Gym, Minggu (25/1/2026), bertempat di Hotel Pangeran Pekanbaru. Dengan memilih momentum kajian, kerja sama ini tidak hanya diposisikan sebagai agenda organisasi semata, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan dakwah yang berorientasi pada penguatan umat.

Dalam konteks tersebut, MoU yang ditandatangani bukan sekadar dokumen formal, melainkan menjadi komitmen bersama untuk menggerakkan program-program peningkatan kapasitas masyarakat. Hadirnya Aa Gym juga memberi nilai simbolik bahwa penguatan SDM umat merupakan bagian dari jalan dakwah yang perlu dilakukan secara konsisten dan terstruktur.

ICMI Pekanbaru Tancap Gas Usai Dikukuhkan

Kerja sama ini juga menunjukkan ritme kerja ICMI Pekanbaru yang cepat setelah pengukuhan pengurus daerah. Organisasi ini ingin memastikan bahwa keberadaannya di tingkat kota bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar aktif menyusun program yang berdampak.

Dengan menggandeng DT Peduli, ICMI Pekanbaru mempertegas arah gerak organisasi: membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan jejaring profesional. Ini selaras dengan identitas ICMI sebagai organisasi cendekiawan, yang memiliki sumber daya berupa tenaga ahli dan jejaring kepakaran lintas bidang.

Melalui MoU ini, ICMI Pekanbaru juga membuka ruang lebih luas bagi kontribusi para akademisi, profesional, serta tokoh masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari jejaring organisasi. Sinergi tersebut diharapkan mempercepat realisasi program-program yang menyasar peningkatan kapasitas umat, bukan hanya pada aspek ekonomi, namun juga kompetensi dan kualitas diri.

Fokus Program: Pelatihan, Kursus, hingga Workshop untuk Masyarakat

Kerja sama ICMI Pekanbaru dan DT Peduli difokuskan pada pengembangan berbagai program peningkatan SDM. Program-program tersebut meliputi pelatihan, kursus, hingga workshop bagi masyarakat, dengan memanfaatkan jejaring keilmuan yang dimiliki oleh ICMI Orda Pekanbaru.

Kolaborasi ini dirancang agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan dalam bentuk konsumtif, melainkan memperoleh penguatan kapasitas yang bisa menjadi bekal jangka panjang. Dengan pelatihan dan kursus, masyarakat diharapkan bisa meningkatkan keterampilan, memperluas wawasan, serta lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja maupun tantangan kehidupan sosial.

Selain itu, workshop yang dirancang dalam kerja sama ini juga ditujukan untuk membangun pola pikir produktif. Melalui pembinaan yang terarah, program diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan memiliki daya saing.

Dengan melibatkan jejaring kepakaran ICMI, pelaksanaan program juga diproyeksikan berjalan lebih sistematis dan berbasis keilmuan, sehingga hasilnya tidak sekadar kegiatan sekali selesai, melainkan program yang terukur dan berkelanjutan.

Sinergi Keilmuan dan Pemberdayaan Berbasis Dakwah

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berbasis keilmuan. ICMI membawa kekuatan jejaring akademik dan profesional, sementara DT Peduli memiliki pengalaman panjang dalam pendampingan sosial dan penguatan masyarakat.

Gabungan keduanya dinilai dapat menghadirkan model pemberdayaan yang lebih efektif: program dirancang dengan pendekatan ilmiah, namun tetap membumi karena dijalankan bersama lembaga yang sudah terbiasa bekerja langsung di lapangan.

Dalam konteks lebih luas, MoU ini menjadi bagian dari gerakan memperkuat umat melalui peningkatan kualitas manusia. Ketika SDM umat diperkuat, maka efeknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga berdampak pada keluarga dan lingkungan sosial.

Melalui kerja sama ini, ICMI Pekanbaru dan DT Peduli menunjukkan bahwa pemberdayaan umat dapat dilakukan melalui sinergi dakwah dan pendidikan, serta menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat hari ini.

Reporter: Gemilang Ramadhan