Presiden Prabowo Targetkan 25.000 Koperasi Desa Mulai Beroperasi
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan penguatan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih. Ia menyebut, sedikitnya 25.000 koperasi akan mulai beroperasi pada Maret hingga April 2026, sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, meningkatkan distribusi hasil pertanian dan usaha mikro desa, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Target Nasional 80.000 Koperasi Desa Merah Putih
Presiden menjelaskan, pemerintah menargetkan pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih secara nasional dalam beberapa waktu ke depan. Jumlah ini diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi desa, menambah nilai produksi lokal, dan mendorong pemerataan kesejahteraan di berbagai wilayah.
Prabowo menegaskan optimisme bahwa jumlah koperasi aktif akan terus meningkat seiring dukungan lintas kementerian, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat desa. Ia menargetkan hingga akhir Desember 2026, setidaknya 60.000 koperasi telah beroperasi di seluruh Indonesia.
Koperasi Desa Sebagai Motor Ekonomi Kerakyatan
Presiden menekankan peran koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Dengan koperasi yang beroperasi, distribusi hasil pertanian, perikanan, dan usaha mikro desa diharapkan lebih efisien, sementara masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung dan berkelanjutan.
Koperasi desa juga dianggap mampu mengurangi ketergantungan pada rantai distribusi besar dan memperkuat posisi produsen lokal. Dengan demikian, pembangunan ekonomi tidak hanya bersifat makro, tetapi juga menyentuh masyarakat desa hingga lapisan paling bawah.
Sinergi Pendidikan dan Penguatan Ekonomi Desa
Dalam kesempatan yang sama, Presiden memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat dan penguatan koperasi desa. Ia menegaskan, sinergi antara pembangunan sumber daya manusia dan penguatan ekonomi lokal sangat penting.
Ia meminta guru dan kepala sekolah untuk membina peserta didik dengan baik sehingga mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang ada di lingkungan desa.
Presiden juga memberikan penghargaan kepada para siswa atas semangat belajar yang ditunjukkan. Menurutnya, pendidikan dan ekonomi desa merupakan dua agenda strategis pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan.
Harapan Pemerintah untuk Ekonomi Desa Berkelanjutan
Program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tidak hanya berfokus pada jumlah koperasi yang terbentuk, tetapi juga pada efektivitas operasionalnya. Presiden menekankan pentingnya pembinaan, pengawasan, dan dukungan teknis agar koperasi dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat ekonomi, dan berkelanjutan.
Selain itu, keberadaan koperasi yang aktif diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk mengembangkan usaha kecil, meningkatkan literasi keuangan, serta memperluas akses pasar lokal maupun nasional. Dengan demikian, program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang mandiri sekaligus menguatkan ketahanan ekonomi nasional.