Perbankan Syariah Makin Diminati, Ini Biaya Kuliahnya di Bandung
JAKARTA - Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia yang terus melaju dalam beberapa tahun terakhir ikut mengubah peta kebutuhan tenaga kerja. Bank syariah tumbuh, lembaga keuangan mikro syariah berkembang, dan fintech berbasis prinsip Islam semakin banyak bermunculan. Dampaknya, kebutuhan sumber daya manusia yang memahami keuangan syariah sekaligus mampu mengikuti praktik perbankan modern juga ikut meningkat.
Tren tersebut tidak hanya terasa di dunia industri, tetapi juga merambat ke dunia pendidikan tinggi. Program Studi Perbankan Syariah kini semakin dilirik calon mahasiswa karena menawarkan prospek kerja yang luas dan relevan dengan perkembangan ekonomi halal. Di Bandung, yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan di Jawa Barat, minat terhadap jurusan ini juga terus naik. Namun, selain prospek kerja, satu pertanyaan penting yang sering muncul dari calon mahasiswa adalah: berapa biaya kuliahnya?
Salah satu kampus yang menawarkan Program Studi Perbankan Syariah di Bandung adalah Universitas Ma’soem. Kampus ini menjadi sorotan karena menetapkan biaya kuliah yang dinilai terjangkau di tengah tren kenaikan biaya pendidikan tinggi. Biaya kuliah perbankan syariah di kampus tersebut disebut mulai dari sekitar Rp 5 juta per semester.
Industri Keuangan Syariah Tumbuh, SDM Perbankan Syariah Dibutuhkan
Pertumbuhan industri keuangan syariah di Indonesia saat ini bukan lagi sekadar wacana, melainkan tren yang nyata. Perbankan syariah berkembang, lembaga keuangan mikro syariah semakin banyak, dan layanan berbasis teknologi seperti fintech syariah ikut memperluas ekosistem ekonomi halal. Perubahan ini mendorong kebutuhan tenaga kerja yang bukan hanya memahami prinsip syariah, tetapi juga menguasai keterampilan modern di bidang perbankan dan jasa keuangan.
Kondisi tersebut menjadikan Program Studi Perbankan Syariah sebagai pilihan menarik, terutama bagi calon mahasiswa yang ingin mengambil jurusan dengan peluang karier jelas. Bukan hanya bank syariah yang membutuhkan lulusan kompeten, tetapi juga sektor lain seperti koperasi syariah hingga perusahaan teknologi keuangan berbasis halal.
Biaya Kuliah Terjangkau, Mulai Rp 5 Juta per Semester
Di tengah meningkatnya biaya pendidikan tinggi, faktor biaya menjadi pertimbangan penting bagi banyak calon mahasiswa dan orang tua. Universitas Ma’soem disebut menawarkan Program Studi Perbankan Syariah dengan biaya yang relatif terjangkau, yakni mulai dari sekitar Rp 5 juta per semester.
Rektor Universitas Ma’soem, Dadang Mohamad Ma’soem, menjelaskan bahwa kebijakan biaya tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kebijakan biaya bukan hanya soal angka, tetapi juga bagian dari misi sosial kampus dalam menyediakan pendidikan yang tetap berkualitas namun tetap bisa dijangkau lebih banyak kalangan.
Kurikulum Disusun Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja
Minat terhadap Program Studi Perbankan Syariah tidak hanya ditopang oleh tren industri, tetapi juga oleh kesiapan kampus dalam menyusun kurikulum yang relevan. Menurut Dadang, program studi ini dirancang agar lulusan tidak hanya memahami konsep keuangan Islam, tetapi juga siap menghadapi tantangan industri jasa keuangan yang terus berkembang.
Hal ini diperkuat oleh Wakil Rektor Universitas Ma’soem, Tonton Taufik, yang menyampaikan bahwa kurikulum perbankan syariah disusun berbasis kebutuhan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga dibekali kompetensi praktis.
Dengan cakupan pembelajaran seperti itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengerti landasan syariah, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan layanan keuangan yang kini semakin digital dan kompetitif.
Magang dan Praktik Lapangan, Terhubung dengan Ekosistem BPRS
Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa juga memperoleh pengalaman lapangan melalui program magang. Universitas Ma’soem berada dalam satu ekosistem dengan BPRS Al Ma’soem yang memiliki jaringan cabang di berbagai daerah. Kondisi ini membuka peluang praktik langsung di industri perbankan syariah.
Pengalaman lapangan tersebut dinilai penting untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman nyata mengenai operasional perbankan syariah. Mulai dari pelayanan nasabah, pembiayaan, hingga manajemen risiko, semua dapat dipelajari secara langsung sehingga mahasiswa tidak hanya menguasai teori di atas kertas.
Pihak kampus menilai dunia kerja membutuhkan lulusan yang siap pakai dan memahami ritme industri sejak dini. Karena itu, program magang dan praktik lapangan menjadi bagian yang memperkuat kompetensi mahasiswa.
Prospek Karier Luas: Bank Syariah hingga Fintech Halal
Dari sisi karier, lulusan Perbankan Syariah memiliki peluang kerja yang cukup luas. Mereka dapat berkarier di berbagai sektor, seperti:
bank syariah,
lembaga keuangan mikro,
koperasi syariah,
hingga sektor fintech berbasis keuangan halal.
Tidak hanya itu, pertumbuhan industri halal global juga membuka peluang kerja di tingkat nasional maupun internasional. Artinya, lulusan jurusan ini tidak terbatas pada peluang kerja lokal saja, tetapi juga berpotensi masuk ke jaringan industri halal yang lebih besar.
Dengan tren keuangan syariah yang terus berkembang dan kebutuhan SDM yang semakin tinggi, Program Studi Perbankan Syariah menjadi salah satu jurusan yang prospektif. Ditambah dengan biaya kuliah yang terjangkau mulai sekitar Rp 5 juta per semester di Universitas Ma’soem, jurusan ini semakin menarik bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di bidang keuangan dengan peluang kerja yang luas.