Tren Mudik Lebaran 2026: Puluhan Ribu Tiket KAI Daop 8 Surabaya Ludes
JAKARTA – Antusiasme masyarakat dalam menyambut tradisi mudik Lebaran 2026 mulai terlihat dari pergerakan cepat angka penjualan tiket kereta api. PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melaporkan bahwa puluhan ribu calon penumpang telah mengamankan posisi mereka untuk pulang ke kampung halaman. Hingga Senin 2 Februari 2026, tercatat sebanyak 31.402 tiket Kereta Api Jarak Jauh Reguler telah berpindah tangan ke calon pemudik yang berencana berangkat pada periode puncak menjelang hari raya.
Pergerakan angka ini menjadi indikator kuat bahwa kereta api masih menjadi primadona transportasi massal bagi warga Jawa Timur. Meskipun angka penjualan terus merangkak naik, pihak KAI memastikan bahwa ketersediaan kursi secara umum masih mencukupi untuk melayani lonjakan penumpang. Berikut adalah detail kesiapan dan tren pemesanan tiket di wilayah Daop 8 Surabaya.
Tingginya Kepercayaan Masyarakat Terhadap Moda Transportasi Kereta Api Jarak Jauh
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa capaian penjualan ini adalah bukti nyata dari tingginya kepercayaan publik terhadap layanan kereta api. Fasilitas yang semakin nyaman serta ketepatan waktu menjadi alasan utama mengapa masyarakat memilih moda ini untuk perjalanan mudik yang cukup jauh.
“Hingga 2 Februari 2026, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 31.402 tiket KA Jarak Jauh Reguler telah terjual untuk keberangkatan 11 hingga 19 Maret 2026,” kata Mahendro dalam keterangannya di Surabaya, Senin. Penjualan ini diprediksi akan terus mengalami eskalasi mengingat masa pemesanan masih terus berjalan dan banyak masyarakat yang baru akan menetapkan tanggal cuti mereka.
KAI Daop 8 Surabaya sendiri telah membuka keran pemesanan tiket sejak 2 Februari 2026 tepat pukul 00:00 WIB untuk keberangkatan hingga H-45. Kebijakan ini memungkinkan pelanggan merancang perjalanan mereka dengan lebih santai hingga jadwal keberangkatan 19 Maret 2026, atau tepat dua hari sebelum Lebaran (H-2).
Daftar Tanggal Keberangkatan Favorit dan Puncak Arus Mudik di Surabaya
Berdasarkan data yang dihimpun secara real-time, terdapat beberapa tanggal yang menjadi incaran utama para pemudik. Tanggal-tanggal ini biasanya berdekatan dengan hari libur nasional dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. Kepadatan mulai terlihat merata pada pertengahan bulan Maret.
“Untuk tanggal 19 Maret 2026, hingga saat ini tercatat sebanyak 6.543 tiket telah terjual dan menjadi salah satu tanggal keberangkatan favorit pelanggan,” ucap Mahendro. Namun, data volume pelanggan tertinggi sementara justru jatuh pada tanggal 18 Maret 2026 dengan total 7.706 penumpang. Disusul kemudian oleh tanggal 19 Maret dengan 6.543 pelanggan, serta 17 Maret 2026 yang mencatatkan angka 5.971 pelanggan.
Tingginya angka di tanggal-tanggal tersebut menunjukkan bahwa banyak warga yang memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan di puncak hari raya. Selain itu, bagi mereka yang membidik keberangkatan H-1 atau 20 Maret 2026, pemesanan baru mulai dibuka pada Selasa, 3 Februari 2026 tepat pukul 00:00 WIB.
Dominasi Tiga Stasiun Utama Sebagai Titik Keberangkatan Terbesar Jawa Timur
Dalam operasional Angkutan Lebaran 2026 ini, fokus konsentrasi penumpang masih terpusat di tiga titik utama di wilayah Daop 8. Ketiga stasiun ini merupakan urat nadi transportasi kereta api yang menghubungkan Surabaya dan Malang dengan berbagai kota besar di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.
Tiga stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi meliputi Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang. Ketiganya mencatatkan aktivitas pemesanan yang paling padat dibandingkan stasiun-stasiun lain di wilayah Daop 8. Pihak KAI pun terus memberikan fleksibilitas bagi pelanggan, mengingat masa pemesanan masih terbuka lebar hingga H+10 Lebaran.
Mahendro mengingatkan pentingnya perencanaan yang matang bagi siapa saja yang ingin mudik menggunakan kereta api. “Kami mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan sejak dini agar memperoleh tiket dan jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan,” tuturnya. Hal ini penting untuk menghindari kekecewaan akibat kehabisan kuota kursi pada relasi favorit.
Solusi Digital dan Fitur Alternatif Untuk Kemudahan Pemesanan Tiket
Memasuki era digital, KAI terus mendorong masyarakat untuk beralih ke transaksi mandiri melalui kanal-kanal resmi. Untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan, pihak KAI mengajak masyarakat membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, laman resmi kai.id, serta berbagai mitra resmi penjualan tiket lainnya. Penggunaan aplikasi ini dinilai lebih efektif karena pelanggan bisa memantau sisa kursi secara langsung.
Namun, Mahendro juga memberikan solusi cerdas bagi mereka yang kesulitan mendapatkan tiket langsung pada tanggal tertentu. Jika tiket pada tanggal atau relasi tertentu telah habis, pelanggan dapat memanfaatkan fitur connecting train sebagai alternatif perjalanan. Fitur ini memungkinkan sistem mencarikan rute transit sehingga penumpang tetap bisa sampai ke tujuan meskipun kereta langsung sudah penuh.
"KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal dalam mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026," ujar Mahendro mengakhiri pernyataan. Dengan sistem yang terintegrasi dan pelayanan yang prima, diharapkan momen mudik tahun ini berjalan lancar tanpa kendala berarti bagi seluruh lapisan masyarakat.