Laba Garuda Metalindo BOLT Melesat 31,75 Persen Kuartal I/2026

ILUSTRASI,
Jumat, 24 April 2026 | 12:22:45 WIB

JAKARTA - PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) meraih kenaikan laba bersih 31,75 persen pada kuartal I/2026 berkat strategi efisiensi beban pokok dan peningkatan penjualan.

Emiten produsen komponen otomotif ini menunjukkan ketangguhan finansial yang cukup solid pada awal tahun ini.

Capaian positif tersebut terangkum dalam laporan keuangan konsolidasian yang dirilis perusahaan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

"Pertumbuhan laba bersih yang signifikan ini mencerminkan keberhasilan langkah efisiensi operasional dan optimalisasi rantai pasok yang kami jalankan secara berkelanjutan," ujar Direktur Utama BOLT, Ervin Wijaya, sebagaimana dilansir dari bisnis.com, Jumat (24/4/2026).

Pihak manajemen menilai bahwa sektor manufaktur otomotif masih memberikan ruang gerak yang cukup lebar bagi pertumbuhan bisnis perusahaan.

Secara rinci, penjualan neto emiten tercatat mencapai angka Rp385,2 miliar dalam 3 bulan pertama tahun 2026.

Realisasi tersebut menunjukkan kenaikan tipis sekitar 2,5 persen jika dibandingkan dengan angka penjualan pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Ervin Wijaya menekankan bahwa penurunan beban pokok penjualan menjadi faktor krusial yang membantu memperlebar margin laba perusahaan di tengah fluktuasi harga bahan baku global.

"Kami berkomitmen untuk terus menjaga struktur biaya yang ramping guna memastikan profitabilitas tetap terjaga di level yang kompetitif," kata Ervin Wijaya, sebagaimana dilansir dari bisnis.com, Jumat (24/4/2026).

Laba usaha perusahaan juga terpantau meningkat secara linear mengikuti tren kenaikan margin kotor.

Total aset perusahaan hingga akhir Maret 2026 tercatat berada di angka Rp1,45 triliun dengan rasio utang yang masih berada dalam batas aman.

Kas dan setara kas perseroan menunjukkan posisi yang kuat untuk mendukung kebutuhan modal kerja maupun rencana ekspansi bisnis di masa mendatang.

Manajemen optimis bahwa target kinerja sepanjang tahun ini dapat tercapai seiring dengan pulihnya permintaan kendaraan bermotor di pasar domestik.

Sektor ekspor juga mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang diharapkan mampu menjadi mesin pertumbuhan tambahan bagi perusahaan.

Investasi pada teknologi produksi terbaru tetap menjadi prioritas utama guna meningkatkan standar kualitas produk metalindo.

Pasar bereaksi positif terhadap rilis laporan keuangan ini dengan adanya aktivitas perdagangan saham yang cukup dinamis di lantai bursa.

Reporter: Gemilang Ramadhan