JAKARTA – Ekspansi PT Summarecon Agung Tbk di wilayah timur Indonesia menunjukkan kemajuan yang nyata. Proyek pembangunan Summarecon Mall Makassar saat ini telah memasuki fase krusial setelah berhasil menyelesaikan 100 persen pekerjaan fondasi, yang menunjukkan kesiapan proyek untuk segera berlanjut ke tahap konstruksi utama.
Pemasangan tower crane yang direncanakan pada pertengahan 2026 akan menjadi titik balik yang signifikan. Hal ini bukan hanya sekadar perkembangan fisik, melainkan juga sebuah sinyal bahwa Makassar akan segera memiliki pusat bisnis dan gaya hidup baru yang berskala besar.
Direktur Summarecon, Soegianto Nagaria, memberikan penegasan bahwa mall ini akan menjadi jangkar utama bagi pengembangan kawasan terpadu Summarecon Mutiara Makassar.
Kawasan tersebut dicanangkan menjadi pusat aktivitas baru di Indonesia Timur yang menyatukan fungsi hiburan, bisnis, pendidikan, hingga ajang nasional dalam satu ekosistem.
“Perkembangan Summarecon Mall Makassar memperkuat posisi Summarecon Mutiara Makassar sebagai kawasan terpadu yang terus tumbuh dan menghadirkan berbagai aktivitas baru bagi masyarakat.
Kami ingin mendorong kawasan ini sebagai pusat bisnis, lifestyle, dan kegiatan berskala nasional di wilayah timur Indonesia,” kata Soegianto dalam keterangannya sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Sabtu (9/5/2026).
Summarecon Mall Makassar didirikan di atas lahan seluas 10,6 hektare dengan mengusung konsep family mall yang berperan sebagai destinasi belanja terpadu serta neighbourhood hub.
Desain bangunannya memadukan area indoor dan outdoor yang menyatu dengan ruang terbuka hijau, perkantoran, serta fasilitas parkir yang luas guna memenuhi kebutuhan gaya hidup urban masa kini.
The Downtown Walk menjadi salah satu daya tarik utama dengan konsep kuliner alfresco yang sebelumnya telah sukses diterapkan di berbagai proyek Summarecon. Area ini dipersiapkan sebagai magnet bagi pengunjung melalui pengalaman makan di ruang terbuka, pertunjukan musik harian, serta suasana rekreasi yang kental.
Selain itu, jajaran penyewa yang dihadirkan akan mencakup berbagai kebutuhan secara lengkap, mulai dari department store, bioskop, supermarket, hingga bermacam-macam merek fesyen, gaya hidup, dan hiburan keluarga. Mall ini diposisikan sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman lebih dari sekadar tempat berbelanja.
Namun, target Summarecon tidak hanya terbatas pada sektor ritel. Pembangunan Summarecon Mutiara Makassar turut diperkuat oleh ekosistem pendukung lainnya.
Pada sektor pendidikan, akan segera hadir Hoplin Preschool serta Sekolah Islam Al Azhar. Di sisi olahraga dan gaya hidup, telah dibangun Celebes Padel Hub sebagai fasilitas olahraga modern dengan pelatihan profesional.
Di sisi lain, kegiatan MICE ikut diperkuat lewat kehadiran Summarecon Mutiara Makassar Convention Center yang akan menjadi lokasi berbagai acara nasional sepanjang tahun 2026, contohnya Muslim Life Fair Makassar 2026 dan Big Bad Wolf. Hal tersebut memperkuat peran Makassar sebagai gerbang utama di kawasan timur Indonesia.
Executive Director Summarecon Mutiara Makassar, Indra Widjaja Antono, menyatakan bahwa pengembangan kawasan ini difokuskan untuk membangun kota terpadu yang dinamis.
“Kami membangun lebih dari sekadar hunian. Ini adalah ruang tumbuh bagi komunitas, ekonomi, dan berbagai aktivitas masyarakat,” papar Indra sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Kawasan ini memiliki keunggulan strategis karena didukung oleh akses langsung ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan pusat kota, sehingga sangat potensial untuk menarik berbagai acara berskala nasional maupun internasional.