Analisis Mekanis Saham BBCA, PGAS, dan DEWA Hari Ini

Ilustrasi IHSG Melemah (Sumber Gambar : Net)
Selasa, 02 Juni 2026 | 12:15:34 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat bergerak naik tajam pada sesi I malah berbalik turun di perdagangan sesi II pada Jumat akhir pekan lalu (29/5).

IHSG pada akhirnya menyudahi perdagangan di zona merah dengan koreksi tipis sebesar 2,81 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.127,38 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Di tengah penurunan tersebut, modal asing keluar melalui aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 8,52 triliun di seluruh pasar.

Catatan net sell investor asing di pasar reguler menyentuh Rp 8,36 triliun, sedangkan di pasar tunai serta pasar negosiasi berada di angka Rp 159,59 triliun.

Di bawah ini merupakan analisis teknikal untuk beberapa saham pilihan menjelang perdagangan Selasa (2/6/2026) dari sejumlah analis.

Simak ulasan lengkapnya:

1. PT. Bank Central Asia Tbk (BBCA) Arah pergerakan saham BBCA terpantau sedang mengalami tren penurunan (downtrend) dan diperkirakan masih berpeluang untuk melanjutkan pelemahannya menuju rentang level 5300-5500.

Dalam transaksi Jumat (29/5/2026), saham BBCA ditutup merosot 4,60 persen dari perdagangan hari sebelumnya ke angka Rp 5.700 per saham.

Rekomendasi: Buy on Support
Support: Rp 5300
Resistance: Rp 5800
Analis: Andhika Cipta Labora, Kanaka Hita Solvera

2. PT. Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Saham PGAS terpantau masih belum mampu menembus (breakout) batas atas (resistance) jangka menengahnya di level 1.895 atau MA50, sementara untuk indikator MACD menunjukkan tren yang mulai bergerak mendatar.

Oleh karena itu, langkah yang diambil saat ini adalah wait and see, tetapi para pelaku pasar bisa mulai mengambil opsi buy on weakness pada area level 1.785-1.810.

Jika terjadi technical rebound, pergerakan harga saham berpeluang menuju resistance 1.930, dan investor wajib membatasi risiko apabila terjadi breakdown support 1.750.

Dalam transaksi Jumat (29/5/2026), PGAS berlabuh di zona merah dengan pelemahan 3,69 persen dari hari sebelumnya ke posisi Rp 1.825 per saham.

Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 1.750
Resistance: Rp 1.930
Analis: Oktavianus Audi, Kiwoom Sekuritas Indonesia

3. PT. Darma Henwa Tbk (DEWA) "Saham DEWA disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi DEWA saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C)," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dalam transaksi Jumat (29/5/2026), DEWA ditutup menguat 1,21 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya ke level Rp 334 per saham.

Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 270
Resistance: Rp 384
Analis: Herditya Wicaksana, Head of Retail Research MNC Sekuritas

Reporter: Gemilang Ramadhan