JAKARTA – Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diyakini memiliki peluang besar untuk berbalik arah ke zona hijau. Indeks saham diprediksi bakal melaju dan menguji rentang level antara 6.100 hingga 6.240 setelah berakhirnya sentimen penyeimbangan ulang (rebalancing) indeks global.
Sebelumnya, laju indeks saham terpaksa mendarat di teritori negatif dengan koreksi tipis sebesar -2,81 poin atau menyusut 0,05 persen, sehingga menempati posisi 6.127,38 pada penutupan transaksi akhir pekan lalu, Jumat, 29 Mei 2026.
"Hari ini IHSG berpotensi menguat," sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Menurut pemaparan dari tim analis pasar modal tersebut, pergerakan indeks acuan bursa domestik saat ini diperkirakan sedang berada di akhir gelombang penyusutan. Situasi teknikal ini membuka ruang bagi indeks untuk melakukan rebound atau berbalik naik dalam waktu dekat.
"Posisi IHSG diperkirakan sedang berada di akhir wave [ii] dari wave 3, sehingga kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat untuk menguji rentang area 6.100 sampai 6.240," sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Meskipun demikian, para pelaku pasar tetap diminta untuk selalu waspada terhadap potensi risiko koreksi lanjutan yang membayangi pasar modal. Jika indeks saham tertekan hingga menembus ke bawah batas level penopang (support) krusial di 5.986, maka hal tersebut dapat memicu pelemahan yang lebih dalam lagi.
"Apabila IHSG menembus support di 5.986, maka IHSG akan melanjutkan pelemahannya ke rentang level 5.856 hingga 5.940," sebagaimana dilansir dari berita sumber.